Bob Vylan Kutuk Tentara Israel di Glastonbury 2025, Dukung Palestina Depan Ribuan Penonton
Senin, 30 Juni 2025 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Inggris Buka Suara
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut angkat suara, mengecam keras ujaran kebencian yang dianggap tidak bisa dibenarkan. Ia juga menyoroti peran BBC dalam memverifikasi konten yang ditayangkan. Sementara itu, Menteri Kesehatan Wes Streeting menilai nyanyian tersebut mengerikan, namun juga mengkritisi Israel atas tindakan kekerasan di Tepi Barat.
Baca Juga: Voice of Baceprot Band Indonesia Pertama yang Tampil di Glastonbury Festival 2024
"Tidak ada alasan untuk ujaran kebencian yang mengerikan seperti ini. Saya katakan bahwa Kneecap tidak boleh diberi panggung dan hal itu berlaku untuk artis lain yang membuat ancaman atau menghasut kekerasan. BBC perlu menjelaskan bagaimana adegan ini bisa disiarkan," ujar Starmer.
"Saya juga ingin mengatakan kepada kedutaan besar Israel, bereskan rumah Anda sendiri dalam hal perilaku warga negara Anda sendiri dan para pemukim di Tepi Barat. Jadi, Anda tahu, saya pikir ada hal serius yang saya tanggapi dengan serius oleh kedutaan besar Israel. Saya berharap mereka menanggapi kekerasan yang dilakukan warga negara mereka sendiri terhadap warga Palestina dengan lebih serius," sambung Steeting.
Meskipun begitu, di mata sebagian aktivis dan musisi, pernyataan Bob Vylan dianggap sebagai bentuk keberanian dalam menggunakan panggung besar untuk mengangkat isu yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian. Khususnya dalam konteks penderitaan rakyat Palestina.
Glastonbury 2025 menjadi momen yang memperlihatkan bagaimana musik dan aktivisme bisa bertemu dalam ruang yang sama. Namun juga menunjukkan bahwa batas antara kritik, solidaritas, dan ujaran kebencian dapat menjadi sangat kabur di hadapan publik yang beragam.
(dra)
Lihat Juga :