Polisi Inggris Turun Tangan usai Bob Vylan Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025
Selasa, 01 Juli 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Pihak penyelenggara Glastonbury turut memberikan respons resmi. Dalam unggahan Instagram, mereka menyebut seruan dari Bob Vylan sebagai tindakan yang “melampaui batas.” Mereka menegaskan bahwa tidak ada ruang di Glastonbury bagi antisemitisme, ujaran kebencian, atau ajakan kekerasan.
“Kehadiran seorang artis bukan berarti kami menyetujui pandangan pribadi mereka,” tulis pernyataan tersebut.
Bob Vylan, yang dibentuk pada 2017 dan telah merilis empat album, terdiri dari dua anggota yang memilih untuk merahasiakan identitas asli mereka. Sementara itu, Kneecap tetap tampil dengan penuh semangat di hadapan puluhan ribu penggemar, meski menghadapi sorotan tajam dari publik dan pemerintah.
Baca Juga: Coldplay Ajak Penonton Glastonbury Kirim Cinta untuk Palestina dan Israel, Serukan Perdamaian
Festival Glastonbury 2025 diikuti sekitar 200.000 pengunjung dengan lebih dari 4.000 penampilan di 120 panggung. Nama-nama besar seperti Rod Stewart, Olivia Rodrigo, dan The Prodigy turut meramaikan hari terakhir acara musik terbesar di Inggris ini.
“Kehadiran seorang artis bukan berarti kami menyetujui pandangan pribadi mereka,” tulis pernyataan tersebut.
Bob Vylan, yang dibentuk pada 2017 dan telah merilis empat album, terdiri dari dua anggota yang memilih untuk merahasiakan identitas asli mereka. Sementara itu, Kneecap tetap tampil dengan penuh semangat di hadapan puluhan ribu penggemar, meski menghadapi sorotan tajam dari publik dan pemerintah.
Baca Juga: Coldplay Ajak Penonton Glastonbury Kirim Cinta untuk Palestina dan Israel, Serukan Perdamaian
Festival Glastonbury 2025 diikuti sekitar 200.000 pengunjung dengan lebih dari 4.000 penampilan di 120 panggung. Nama-nama besar seperti Rod Stewart, Olivia Rodrigo, dan The Prodigy turut meramaikan hari terakhir acara musik terbesar di Inggris ini.
(dra)
Lihat Juga :