Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina

Rabu, 02 Juli 2025 - 09:00 WIB
loading...
Bob Vylan Tak Gentar!...
Bob Vylan kembali mencuri perhatian publik. Meski dikecam usai meneriakkan Matilah IDF, mereka justru menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Foto/Deadline
A A A
JAKARTA - Bob Vylan kembali mencuri perhatian publik setelah pernyataan kontroversialnya di panggung Glastonbury 2025. Meski dikecam usai meneriakkan “Matilah IDF”, mereka justru melanjutkan aksinya dengan menyuarakan dukungan terbuka terhadap kemerdekaan Palestina.

Dalam penampilan panggung mereka di Glastonbury 2025 pada Sabtu, 28 Juni 2025, Bob Vylan memicu kontroversi dengan memimpin teriakan “matilah IDF”, yang kemudian disusul dengan seruan lantang, “Dari sungai hingga laut, Palestina akan merdeka.”

Aksi mereka langsung memicu gelombang kecaman, terutama di media sosial dan dari berbagai kalangan politik serta organisasi Yahudi di Inggris dan Amerika Serikat. Banyak pihak menilai pernyataan Bob Vylan provokatif dan menyinggung isu sensitif yang tengah berlangsung di Timur Tengah.

Namun, melalui pernyataan tertulis di akun media sosial mereka pada Selasa, 1 Juli 2025, Bob Vylan menjelaskan bahwa maksud dari pernyataan mereka bukan untuk menyebarkan kebencian. Melainkan mengkritik kekejaman sistem militer yang menindas warga sipil.

Baca Juga: Bob Vylan Kutuk Tentara Israel di Glastonbury 2025, Dukung Palestina Depan Ribuan Penonton

Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina

Foto/The New York Post

“Kami tidak mendukung kematian orang Yahudi, Arab, atau kelompok mana pun. Kami menentang mesin militer yang memerintahkan prajuritnya menggunakan kekuatan mematikan terhadap warga sipil tak bersenjata,” tulis mereka dilansir dari Geo TV, Rabu (2/7/2025).

Bob Vylan juga merujuk laporan investigatif dari media Israel Haaretz, yang mengungkap perintah menembak warga Palestina di dekat lokasi bantuan di Gaza, meskipun tak ada ancaman langsung. Mereka menegaskan bahwa sorotan yang mereka terima hanyalah pengalihan isu dari penderitaan sebenarnya di lapangan.

“Kami, seperti banyak yang diserang sebelum kami, hanyalah pengalih perhatian. Pemerintah lebih takut pada suara-suara yang bertanya, ‘Mengapa mereka tetap diam terhadap kekejaman ini?’” ujar mereka dalam pernyataan tersebut.

Akibat aksinya di Glastonbury, Bob Vylan menghadapi sejumlah sanksi. Visa mereka ke Amerika Serikat dicabut, mereka juga diputus kontrak oleh agensi besar UTA, dan BBC mendapat kecaman karena tetap menayangkan penampilan mereka tanpa penyensoran.

Baca Juga: Polisi Inggris Turun Tangan usai Bob Vylan Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025

Meski berada di tengah badai kritik, Bob Vylan tak mundur dari sikapnya. Mereka mengajak publik untuk tidak diam terhadap kekerasan, dan mengingatkan bahwa seruan mereka adalah bagian dari kebebasan berekspresi yang harus dijaga.

“Kami menjadi sasaran karena bersuara. Kami bukan yang pertama dan tidak akan jadi yang terakhir. Jika kamu peduli pada kesucian hidup manusia dan kebebasan bicara, bersuaralah. Bebaskan Palestina,” tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved