Profil Bob Vylan, Duo Punk yang Serukan Matilah IDF dan Dukung Palestina di Glastonbury
Kamis, 03 Juli 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bob Vylan Tak Gentar! setelah Matilah IDF, Kini Serukan Kemerdekaan Palestina
Meski tetap termasuk dalam kategori musisi underground, Bob Vylan telah merilis empat album studio dan tampil di berbagai festival besar, termasuk Coachella 2025. Penampilan mereka di Glastonbury seharusnya menjadi puncak karier, tetapi justru menjadi awal krisis akibat sikap politik mereka.
Di panggung West Holts, mereka tampil bersama band Irlandia Kneecap, yang juga dikenal kontroversial karena menyuarakan pesan-pesan keras tentang isu geopolitik, termasuk soal Israel dan Palestina. Penonton membentangkan bendera Palestina, dan layar di panggung menampilkan pesan-pesan tajam seperti “PBB menyebutnya genosida. BBC menyebutnya konflik.”
Kasus Bob Vylan menambah panjang daftar musisi yang menghadapi sanksi, pembatalan tur, hingga penolakan visa karena menyuarakan pendapat politik. Beberapa artis lain, termasuk dari Kanada dan Inggris, juga mengalami pembatasan serupa karena kritik terhadap Israel, kebijakan imigrasi AS, hingga isu identitas gender.
Namun, kasus Bob Vylan menjadi yang pertama di mana Departemen Luar Negeri AS secara terbuka mengumumkan pelarangan musisi karena pernyataan politik di atas panggung.
Baca Juga: Polisi Inggris Turun Tangan usai Bob Vylan Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025
Karier dan Popularitas yang Meningkat
Meski tetap termasuk dalam kategori musisi underground, Bob Vylan telah merilis empat album studio dan tampil di berbagai festival besar, termasuk Coachella 2025. Penampilan mereka di Glastonbury seharusnya menjadi puncak karier, tetapi justru menjadi awal krisis akibat sikap politik mereka.
Di panggung West Holts, mereka tampil bersama band Irlandia Kneecap, yang juga dikenal kontroversial karena menyuarakan pesan-pesan keras tentang isu geopolitik, termasuk soal Israel dan Palestina. Penonton membentangkan bendera Palestina, dan layar di panggung menampilkan pesan-pesan tajam seperti “PBB menyebutnya genosida. BBC menyebutnya konflik.”
Ketegangan Global dan Sensor Terhadap Musisi
Kasus Bob Vylan menambah panjang daftar musisi yang menghadapi sanksi, pembatalan tur, hingga penolakan visa karena menyuarakan pendapat politik. Beberapa artis lain, termasuk dari Kanada dan Inggris, juga mengalami pembatasan serupa karena kritik terhadap Israel, kebijakan imigrasi AS, hingga isu identitas gender.
Namun, kasus Bob Vylan menjadi yang pertama di mana Departemen Luar Negeri AS secara terbuka mengumumkan pelarangan musisi karena pernyataan politik di atas panggung.
Baca Juga: Polisi Inggris Turun Tangan usai Bob Vylan Serukan Matilah IDF di Glastonbury 2025
(dra)
Lihat Juga :