Kronologi Dewi Yull Alami Kebutaan Mata Kanan, Minus Tinggi Jadi Penyebab
Jum'at, 04 Juli 2025 - 17:40 WIB
loading...
Kronologi Dewi Yull alami kebutaan mata kanan bermula dari gejala ringan yang akhirnya berujung serius. Bahwa minus tinggi menyebabkan retina terlepas. Foto/Instagram Dewi Yull
A
A
A
JAKARTA - Kronologi Dewi Yull alami kebutaan mata kanan bermula dari gejala ringan yang akhirnya berujung serius. Sang aktris senior mengungkap bahwa minus tinggi pada matanya, yang mencapai angka 25, menyebabkan retina terlepas hingga membuat penglihatan di mata kanannya hilang total.
Dewi Yull mengungkapkan bahwa tanda-tanda kebutaan mulai muncul sejak tahun 2023. Kala itu, ia menyadari ada gelembung menyerupai cairan bening di dalam matanya yang lama-kelamaan berubah menjadi kuning pekat, membuat penglihatannya semakin kabur.
"Minusku terlalu tinggi, minusku 25. Yang kanan, yang kiri 19. Jadi waktu tahun 2023 itu, keluar cairan gelembung di dalam, kayak air gelembung, kayak balon gitu ya," kata Dewi di Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kondisi itu mendorong Dewi untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Hanya berselang dua hari setelah pemeriksaan, ia langsung dijadwalkan menjalani operasi besar dengan pembiusan total.
Baca Juga: Dewi Yull Hadiri Pemakaman Ray Sahetapy, Sampaikan Pesan Haru dan Bijak
![Kronologi Dewi Yull Alami Kebutaan Mata Kanan, Minus Tinggi Jadi Penyebab]()
Foto/Instagram Dewi Yull
"Lusa diambil tindakan operasi besar, karena dibius total. Pas bangun operasinya sebentar, tapi pas bangun saya, rupanya udah dikasih silicon yang kanan. Jadi ada cahaya, masih bisa lihat cahaya," jelasnya.
Dokter yang menanganinya menjelaskan bahwa retina matanya mengalami abrasi hingga terlepas dari bola mata, yang memang rentan terjadi pada penderita minus tinggi karena bentuk bola mata yang cembung.
"Ternyata itu udah tanda-tanda akan ada pelepasan. Jadi retinanya abrasi, jadi lepas dari biji mata itu. Karena dia kalau minus tinggi kan katanya cembung, jadi lepas," ungkapnya.
Meski kini hanya bergantung pada penglihatan mata kiri, Dewi tetap memilih untuk bersyukur. Baginya, bisa melihat dari satu mata dan tetap menjalankan aktivitas adalah anugerah yang patut dihargai.
Baca Juga: Dewi Yull Bagikan Jadwal Pemakaman Jenazah Ray Sahetapy
"Mata aku tinggal satu yang berfungsi tinggal yang kiri. Alhamdulillah, tetap disyukuri. Artinya masih ada kan, masih bisa bekerja, masih bisa bermanfaat," ucapnya.
Melalui pengalamannya, penyanyi 64 tahun itu mengimbau masyarakat, terutama mereka yang memiliki gangguan penglihatan seperti minus tinggi, untuk tidak menyepelekan gejala sekecil apa pun dan segera memeriksakan diri ke dokter.
"Hati-hati kalau sudah ada gelembung di dalam mata yang buat masyarakat Indonesia yang punya minus tinggi. Cepat-cepat langsung ke dokter mata," pungkasnya.
Baca Juga: Dewi Yull Berduka Ray Sahetapy Meninggal Dunia: Telah Berpulang Ayah dari Anakku
Dewi Yull mengungkapkan bahwa tanda-tanda kebutaan mulai muncul sejak tahun 2023. Kala itu, ia menyadari ada gelembung menyerupai cairan bening di dalam matanya yang lama-kelamaan berubah menjadi kuning pekat, membuat penglihatannya semakin kabur.
"Minusku terlalu tinggi, minusku 25. Yang kanan, yang kiri 19. Jadi waktu tahun 2023 itu, keluar cairan gelembung di dalam, kayak air gelembung, kayak balon gitu ya," kata Dewi di Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kondisi itu mendorong Dewi untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Hanya berselang dua hari setelah pemeriksaan, ia langsung dijadwalkan menjalani operasi besar dengan pembiusan total.
Baca Juga: Dewi Yull Hadiri Pemakaman Ray Sahetapy, Sampaikan Pesan Haru dan Bijak

Foto/Instagram Dewi Yull
"Lusa diambil tindakan operasi besar, karena dibius total. Pas bangun operasinya sebentar, tapi pas bangun saya, rupanya udah dikasih silicon yang kanan. Jadi ada cahaya, masih bisa lihat cahaya," jelasnya.
Dokter yang menanganinya menjelaskan bahwa retina matanya mengalami abrasi hingga terlepas dari bola mata, yang memang rentan terjadi pada penderita minus tinggi karena bentuk bola mata yang cembung.
"Ternyata itu udah tanda-tanda akan ada pelepasan. Jadi retinanya abrasi, jadi lepas dari biji mata itu. Karena dia kalau minus tinggi kan katanya cembung, jadi lepas," ungkapnya.
Meski kini hanya bergantung pada penglihatan mata kiri, Dewi tetap memilih untuk bersyukur. Baginya, bisa melihat dari satu mata dan tetap menjalankan aktivitas adalah anugerah yang patut dihargai.
Baca Juga: Dewi Yull Bagikan Jadwal Pemakaman Jenazah Ray Sahetapy
"Mata aku tinggal satu yang berfungsi tinggal yang kiri. Alhamdulillah, tetap disyukuri. Artinya masih ada kan, masih bisa bekerja, masih bisa bermanfaat," ucapnya.
Melalui pengalamannya, penyanyi 64 tahun itu mengimbau masyarakat, terutama mereka yang memiliki gangguan penglihatan seperti minus tinggi, untuk tidak menyepelekan gejala sekecil apa pun dan segera memeriksakan diri ke dokter.
"Hati-hati kalau sudah ada gelembung di dalam mata yang buat masyarakat Indonesia yang punya minus tinggi. Cepat-cepat langsung ke dokter mata," pungkasnya.
Baca Juga: Dewi Yull Berduka Ray Sahetapy Meninggal Dunia: Telah Berpulang Ayah dari Anakku
(dra)
Lihat Juga :