Oasis Reuni! Liam dan Noel Akhirnya Naik Panggung Bersama setelah 16 Tahun
Sabtu, 05 Juli 2025 - 09:30 WIB
loading...
Dunia musik gempar menyambut reuni band legendaris Oasis, yang kembali naik panggung lewat konser spektakuler di Principality Stadium, Cardiff, Jumat malam (4/7/2025). Foto/AP.
A
A
A
INGGRIS - Penantian panjang selama 16 tahun akhirnya berakhir! Dunia musik gempar menyambut reuni band legendaris Oasis , yang kembali naik panggung lewat konser spektakuler di Principality Stadium, Cardiff, Jumat malam (4/7/2025).
Dua bersaudara yang dikenal penuh konflik, Liam Gallagher dan Noel Gallagher, tampil bersama untuk pertama kalinya sejak perpecahan penuh drama pada tahun 2009.
Baca juga: 7 Konser Dibatalkan karena Alasan yang Aneh, Oasis Paling Tidak Masuk Akal
Mereka membuka tur reuni ini dengan menyalakan nostalgia lewat deretan lagu klasik dari era kejayaan Britpop 1990-an seperti "Hello", "Cigarettes and Alcohol", hingga "Wonderwall". Konser ini menjadi titik awal tur yang akan berlangsung di Inggris dan Irlandia sebelum berlanjut ke Amerika Utara pada Agustus 2025.
Dengan lebih dari 60.000 penonton yang memadati stadion, malam itu menjadi saksi lahirnya kembali salah satu band terbesar sepanjang masa. Sorak sorai membahana saat Oasis muncul di atas panggung, mengawali konser dengan sapaan yang simbolis, "Senang bisa kembali."
Baca juga: Pangeran Harry Harus Meniru Oasis untuk Kembali Diterima Keluarga Kerajaan
Melansir AP, para penggemar datang dari berbagai belahan dunia untuk menyaksikan momen bersejarah ini. Spanduk-spanduk bertuliskan “Penantian yang Hebat Telah Berakhir” berkibar di antara lautan manusia yang larut dalam euforia.
Kharisma khas Liam Gallagher tetap tak tergoyahkan. Dengan jaket parka ikoniknya dan tamborin di tangan, ia memimpin penonton menyanyikan lagu demi lagu dengan gaya angkuhnya yang melegenda. Di sisi lain, Noel lebih kalem, fokus pada gitar dan vokal untuk lagu-lagu emosional seperti "Half the World Away" dan "Don’t Look Back in Anger."
Baca juga: Bob Vylan Didepak dari Festival Musik Manchester usai Serukan Dukungan Palestina
Meski hanya sempat bergandengan tangan singkat di atas panggung, momen tersebut cukup menyulut harapan akan perdamaian antara dua kakak-beradik yang selama bertahun-tahun terlibat perang dingin.
Malam penuh kenangan itu juga dibalut sentuhan emosional saat lagu "Live Forever" dipersembahkan untuk mengenang Diogo Jota, pesepakbola Liverpool FC yang wafat akibat kecelakaan mobil sehari sebelumnya. Wajah Jota diproyeksikan di layar utama, menciptakan momen haru di tengah riuhnya konser.
Dengan tata panggung penuh proyeksi warna-warni dan efek visual psikedelik, fokus pertunjukan tetap tertuju pada kekuatan lagu-lagu Oasis yang tak lekang oleh waktu. Tidak banyak canda, tapi Liam tetap menyapa penonton dengan celetukan khasnya.
"Apakah ini sepadan dengan 40.000 pound yang kalian bayarkan untuk tiket?" ujarnya, merujuk pada harga tiket yang fantastis dan ludes diburu penggemar dalam hitungan menit.
Tur reuni Oasis masih akan berlanjut ke beberapa kota di Inggris dan Irlandia sebelum akhirnya menyeberang ke Amerika Utara. Bagi para penggemar di luar Eropa, harapan untuk melihat Oasis live kembali hidup.
Dua bersaudara yang dikenal penuh konflik, Liam Gallagher dan Noel Gallagher, tampil bersama untuk pertama kalinya sejak perpecahan penuh drama pada tahun 2009.
Baca juga: 7 Konser Dibatalkan karena Alasan yang Aneh, Oasis Paling Tidak Masuk Akal
Mereka membuka tur reuni ini dengan menyalakan nostalgia lewat deretan lagu klasik dari era kejayaan Britpop 1990-an seperti "Hello", "Cigarettes and Alcohol", hingga "Wonderwall". Konser ini menjadi titik awal tur yang akan berlangsung di Inggris dan Irlandia sebelum berlanjut ke Amerika Utara pada Agustus 2025.
Dengan lebih dari 60.000 penonton yang memadati stadion, malam itu menjadi saksi lahirnya kembali salah satu band terbesar sepanjang masa. Sorak sorai membahana saat Oasis muncul di atas panggung, mengawali konser dengan sapaan yang simbolis, "Senang bisa kembali."
Baca juga: Pangeran Harry Harus Meniru Oasis untuk Kembali Diterima Keluarga Kerajaan
Melansir AP, para penggemar datang dari berbagai belahan dunia untuk menyaksikan momen bersejarah ini. Spanduk-spanduk bertuliskan “Penantian yang Hebat Telah Berakhir” berkibar di antara lautan manusia yang larut dalam euforia.
Liam Tetap Angkuh, Noel Tetap Fokus
Kharisma khas Liam Gallagher tetap tak tergoyahkan. Dengan jaket parka ikoniknya dan tamborin di tangan, ia memimpin penonton menyanyikan lagu demi lagu dengan gaya angkuhnya yang melegenda. Di sisi lain, Noel lebih kalem, fokus pada gitar dan vokal untuk lagu-lagu emosional seperti "Half the World Away" dan "Don’t Look Back in Anger."
Baca juga: Bob Vylan Didepak dari Festival Musik Manchester usai Serukan Dukungan Palestina
Meski hanya sempat bergandengan tangan singkat di atas panggung, momen tersebut cukup menyulut harapan akan perdamaian antara dua kakak-beradik yang selama bertahun-tahun terlibat perang dingin.
Penampilan Emosional dan Teknologi Spektakuler
Malam penuh kenangan itu juga dibalut sentuhan emosional saat lagu "Live Forever" dipersembahkan untuk mengenang Diogo Jota, pesepakbola Liverpool FC yang wafat akibat kecelakaan mobil sehari sebelumnya. Wajah Jota diproyeksikan di layar utama, menciptakan momen haru di tengah riuhnya konser.
Dengan tata panggung penuh proyeksi warna-warni dan efek visual psikedelik, fokus pertunjukan tetap tertuju pada kekuatan lagu-lagu Oasis yang tak lekang oleh waktu. Tidak banyak canda, tapi Liam tetap menyapa penonton dengan celetukan khasnya.
"Apakah ini sepadan dengan 40.000 pound yang kalian bayarkan untuk tiket?" ujarnya, merujuk pada harga tiket yang fantastis dan ludes diburu penggemar dalam hitungan menit.
Tur Dunia Siap Lanjut
Tur reuni Oasis masih akan berlanjut ke beberapa kota di Inggris dan Irlandia sebelum akhirnya menyeberang ke Amerika Utara. Bagi para penggemar di luar Eropa, harapan untuk melihat Oasis live kembali hidup.
(nnz)
Lihat Juga :