Sarah Keihl Bagikan Tips Menjadi Ibu Muda Tanpa Kehilangan Jati Diri
Senin, 07 Juli 2025 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya menyusui, Sarah juga menghadapi tantangan kurang tidur di masa awal menjadi orang tua. Untuk mengatasinya, ia dan suaminya menerapkan sistem shift malam. “Aku siasatin dengan gantian shift-shiftan dengan suami. Kita bikin jadwalnya,” ungkapnya.
Baca juga: Heboh! Dokter Temukan Belut Hidup di Rongga Perut Pria, Diduga Masuk Lewat Usus
Ia juga mulai mengenalkan sleep training kepada anaknya dengan pendekatan lembut dan bertahap. “Awalnya jangan terlalu dipaksakan. Butuh kesabaran ekstra. Jadi aku berikan dia waktu khusus untuk belajar tidur sendiri. Nantinya dia akan terbiasa dan nyaman,” paparnya.
Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan mentalnya. “Itu big support system aku. Untuk menjaga mental aku agar tetap waras. Agar aku tidak merasa kehilangan identitas,” katanya.
Sarah merasa beruntung memiliki pasangan dan keluarga yang memberikan dukungan penuh. “Sebulan dua bulan memang enggak bisa me time. Jadi butuh dukungan dari suami dan orang-orang dekat termasuk orangtua aku,” tambahnya. Bagi Sarah, me time bukanlah bentuk pelarian, tapi cara mengisi ulang energi agar tetap bisa menjadi ibu yang penuh kasih dan perempuan yang tetap memiliki arah hidup.
Baca juga: Heboh! Dokter Temukan Belut Hidup di Rongga Perut Pria, Diduga Masuk Lewat Usus
Ia juga mulai mengenalkan sleep training kepada anaknya dengan pendekatan lembut dan bertahap. “Awalnya jangan terlalu dipaksakan. Butuh kesabaran ekstra. Jadi aku berikan dia waktu khusus untuk belajar tidur sendiri. Nantinya dia akan terbiasa dan nyaman,” paparnya.
Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan mentalnya. “Itu big support system aku. Untuk menjaga mental aku agar tetap waras. Agar aku tidak merasa kehilangan identitas,” katanya.
Sarah merasa beruntung memiliki pasangan dan keluarga yang memberikan dukungan penuh. “Sebulan dua bulan memang enggak bisa me time. Jadi butuh dukungan dari suami dan orang-orang dekat termasuk orangtua aku,” tambahnya. Bagi Sarah, me time bukanlah bentuk pelarian, tapi cara mengisi ulang energi agar tetap bisa menjadi ibu yang penuh kasih dan perempuan yang tetap memiliki arah hidup.
(nnz)
Lihat Juga :