Ari Lasso Sentil Musisi Muda yang Ribet soal Riders: Aji Mumpung!
Senin, 07 Juli 2025 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
“Karena EO/promotor bukanlah badan yang harus kita peras. Namun adalah partner, tanpa mereka, roda tidak berjalan lancar,” sambungnya.
Di sisi lain, Ari sendiri bukan hanya dikenal sebagai penyanyi legendaris, tetapi juga memiliki rekam jejak panjang di balik panggung sebagai promotor dan pengelola event. Ia mengungkap bahwa sejak 2009, dirinya telah terlibat langsung dalam dunia EO dan bahkan pernah menangani festival besar seperti Soundrenaline selama lima tahun.
Baca Juga: Ari Lasso Puji Kekompakan Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Pernikahan Al Ghazali-Alyssa Daguise
![Ari Lasso Sentil Musisi Muda yang Ribet soal Riders: Aji Mumpung!]()
Foto/Instagram Ari Lasso
Pengalaman ini memberinya sudut pandang berbeda tentang dinamika antara musisi dan penyelenggara acara.
“Saya founder, EO/promotor dari 2009 pernah juga megang Soundrenaline dari 2012-2017 (ah long story). Hingga saat ini pun saya masih ber EO/agency 'acteevee ind', dengan dua sahabat, juga founder dan owner Alass Manajemen sejak 2003,” ujarnya.
Sebagai sosok senior di industri musik, penyanyi 52 tahun itu tak bisa menahan senyum kecut saat menyaksikan perubahan perilaku para musisi muda masa kini. Ia menyayangkan adanya pola pikir instan yang muncul ketika popularitas mulai menanjak.
Salah satu hal yang menurutnya menggelitik adalah permintaan riders yang kelewat mewah dan tak masuk akal. Bagi pelantun Hampa ini, hal seperti itu justru mencerminkan kurangnya pemahaman akan esensi menjadi musisi sejati.
Di sisi lain, Ari sendiri bukan hanya dikenal sebagai penyanyi legendaris, tetapi juga memiliki rekam jejak panjang di balik panggung sebagai promotor dan pengelola event. Ia mengungkap bahwa sejak 2009, dirinya telah terlibat langsung dalam dunia EO dan bahkan pernah menangani festival besar seperti Soundrenaline selama lima tahun.
Baca Juga: Ari Lasso Puji Kekompakan Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Pernikahan Al Ghazali-Alyssa Daguise

Foto/Instagram Ari Lasso
Pengalaman ini memberinya sudut pandang berbeda tentang dinamika antara musisi dan penyelenggara acara.
“Saya founder, EO/promotor dari 2009 pernah juga megang Soundrenaline dari 2012-2017 (ah long story). Hingga saat ini pun saya masih ber EO/agency 'acteevee ind', dengan dua sahabat, juga founder dan owner Alass Manajemen sejak 2003,” ujarnya.
Sebagai sosok senior di industri musik, penyanyi 52 tahun itu tak bisa menahan senyum kecut saat menyaksikan perubahan perilaku para musisi muda masa kini. Ia menyayangkan adanya pola pikir instan yang muncul ketika popularitas mulai menanjak.
Salah satu hal yang menurutnya menggelitik adalah permintaan riders yang kelewat mewah dan tak masuk akal. Bagi pelantun Hampa ini, hal seperti itu justru mencerminkan kurangnya pemahaman akan esensi menjadi musisi sejati.
Lihat Juga :