Ari Lasso Sentil Musisi Muda yang Ribet soal Riders: Aji Mumpung!
Senin, 07 Juli 2025 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ari Lasso Kenang Momen Hengkang dari Dewa 19: Saya Membuat Kesalahan Fatal
“Dari dulu hingga kini sering senyum kecut, ketawa miris, melihat perilaku adik-adik band/musisi-musisi baru yang sedang bersinar, yang kadang raiders or refreshmentnya mboten mboten mawon,” ungkapnya.
Melihat fenomena musisi baru yang seolah memanfaatkan momen popularitas, Ari Lasso mengaku kerap mengurut dada. Ia menilai bahwa kejayaan sesaat tak sebanding dengan pentingnya membangun fondasi profesional yang kuat. Menurutnya, yang lebih utama adalah disiplin pribadi, tim produksi yang bisa diandalkan, serta manajemen yang mampu beradaptasi dengan kondisi apa pun.
“Suka mengurut dada, kayak ada aji mumpung mumpung lagi di atas. Dik adik, ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yaitu manajemen diri yang ketat, tim produksi yang solid, manajemen yang komunikatif dan adaptif dengan situasi dan kondisi,” ucapnya.
Sahabat Ahmad Dhani ini pun menegaskan bahwa kesederhanaan bukan hal yang memalukan, bahkan bandnya bersama Dewa 19 dikenal dengan julukan “band legendaris dengan riders yang bisa dibeli di Indomaret atau Alfamart.”
Ia menyampaikan bahwa tulisannya adalah pengingat diri, bahwa kesuksesan sejati bukan hanya soal berada di puncak, tetapi juga kesiapan menghadapi kemungkinan untuk jatuh. Di akhir pesannya, Ari mengajak semua musisi untuk tetap rendah hati dan tak lupa pada akar perjuangan.
“Bahkan Ari Lassso band dan @officialdewa19 sampe dapat julukan, band lejen dengan raiders yang bisa dibeli di Indo/Alfamart. Tulisan ini lebih kepada self reminder, bahwa di atas itu memang enak, tapi jatuh terbanting juga sangat menyakitkan,” tuturnya.
“Just remember where we came from, hidup musik Indonesia,” tandasnya.
“Dari dulu hingga kini sering senyum kecut, ketawa miris, melihat perilaku adik-adik band/musisi-musisi baru yang sedang bersinar, yang kadang raiders or refreshmentnya mboten mboten mawon,” ungkapnya.
Melihat fenomena musisi baru yang seolah memanfaatkan momen popularitas, Ari Lasso mengaku kerap mengurut dada. Ia menilai bahwa kejayaan sesaat tak sebanding dengan pentingnya membangun fondasi profesional yang kuat. Menurutnya, yang lebih utama adalah disiplin pribadi, tim produksi yang bisa diandalkan, serta manajemen yang mampu beradaptasi dengan kondisi apa pun.
“Suka mengurut dada, kayak ada aji mumpung mumpung lagi di atas. Dik adik, ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yaitu manajemen diri yang ketat, tim produksi yang solid, manajemen yang komunikatif dan adaptif dengan situasi dan kondisi,” ucapnya.
Sahabat Ahmad Dhani ini pun menegaskan bahwa kesederhanaan bukan hal yang memalukan, bahkan bandnya bersama Dewa 19 dikenal dengan julukan “band legendaris dengan riders yang bisa dibeli di Indomaret atau Alfamart.”
Ia menyampaikan bahwa tulisannya adalah pengingat diri, bahwa kesuksesan sejati bukan hanya soal berada di puncak, tetapi juga kesiapan menghadapi kemungkinan untuk jatuh. Di akhir pesannya, Ari mengajak semua musisi untuk tetap rendah hati dan tak lupa pada akar perjuangan.
“Bahkan Ari Lassso band dan @officialdewa19 sampe dapat julukan, band lejen dengan raiders yang bisa dibeli di Indo/Alfamart. Tulisan ini lebih kepada self reminder, bahwa di atas itu memang enak, tapi jatuh terbanting juga sangat menyakitkan,” tuturnya.
“Just remember where we came from, hidup musik Indonesia,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :