Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee

Jum'at, 11 Juli 2025 - 19:58 WIB
loading...
Sukses di Usia Muda:...
Ferdi, pendiri Alasfotoprops yang memulai bisnis di usia muda yakni 21 tahun pada 2017 silam.
A A A
JAKARTA - Di tengah laju era digital yang kian pesat, visual bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kunci utama penentu keberhasilan. Sebuah foto produk yang memukau di layar gadget bisa menjadi penentu apakah karya atau momen Anda akan menarik perhatian. Tak heran, industri kreatif, terutama fotografi produk, mengalami lonjakan permintaan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Fenomena ini membuka gerbang peluang emas bagi mereka yang jeli melihat kebutuhan pasar dan piawai memadukan hobi, tren, serta solusi bisnis dalam satu kesatuan. Melanjutkan seri Kisah UMKM Shopee "Sukses Berkarya Sebelum 30", kali ini kami hadirkan kisah inspiratif Ferdi. Di usianya yang baru 21 tahun pada 2017 silam, Ferdi mendirikan Alasfotoprops. Kini, UMKM lokal ini telah menjadi andalan utama bagi para pelaku UMKM, fotografer, food stylist, dan content creator untuk menciptakan visual produk yang estetik dan memukau.

Kecintaannya pada fotografi sejak remaja menjadi awal perjalanan Ferdi membangun Alasfotoprops. Seiring berkembangnya tren belanja online, ia peka melihat munculnya kebutuhan akan visual produk yang lebih menarik. Sayangnya, ia melihat banyak UMKM belum memiliki akses terhadap peralatan foto yang mendukung. Kebutuhan ini kemudian direspon Ferdi dengan menciptakan solusi sederhana, alas foto yang estetik, ekonomis, dan mudah digunakan oleh siapa pun.

“Lantas, saya berpikir, bagaimana kalau saya bantu mereka membuat tampilan produk lebih menarik dengan cara yang simpel dan terjangkau? Dari situlah lahir ide membuat alas foto khusus, latar belakang yang bisa digunakan pelaku UMKM untuk mengambil foto produk layaknya profesional, namun tetap ekonomis dan mudah digunakan. Kini, di usia 29 tahun,

Ferdi telah berhasil membesarkan Alasfotoprops dari bisnis rumahan menjadi UMKM yang berdikari menjual ribuan produk setiap bulan, dengan mengoptimalkan berbagai peluang yang dihadirkan ekosistem Shopee,“ jelas Ferdi.

Merintis dari rumah menciptakan solusi visual fungsional dan estetik bagi masyarakat

Bermodalkan ide, kreativitas, dan keberanian, Ferdi mulai merintis usaha kecil-kecilan Alasfotoprops dari rumah. Ia memproduksi sendiri, bereksperimen dengan bahan, desain, ukuran, hingga pada akhirnya memasarkan produk perdananya di Shopee. Tentu saja tidak langsung sukses. Prosesnya penuh trial and error, tetapi satu demi satu pesanan datang, dan feedback dari pelanggan menjadi bahan evaluasi untuk terus menyempurnakan produk. Keuletan dan semangat belajar inilah yang menjadi fondasi kuat Alasfotoprops bertumbuh.

Di tengah persaingan industri aksesori fotografi yang semakin padat, Ferdi sadar bahwa Alasfotoprops harus tampil berbeda. Ia tidak hanya ingin menjual produk alas foto, tetapi menawarkan solusi visual yang praktis dan estetik bagi pelaku bisnis, fotografer, hingga content creator. Maka, ia membangun keunggulan Alasfotoprops melalui kombinasi fungsionalitas, estetika, dan kualitas bahan. Produk Alasfotoprops dibuat dari material yang ringan namun kokoh, tahan air, tidak mudah kusut, serta mampu menghasilkan visual yang optimal saat difoto.

"Dari segi desain, Alasfotoprops menghadirkan beragam pilihan warna dan tekstur—mulai dari motif kayu rustic, marmer, hingga warna-warna pastel kekinian. Format produknya pun beragam, dari alas gulung, alas papan, hingga alas lipat yang portabel, demi mengakomodasi kebutuhan para fotografer dan content creator dengan mobilitas tinggi," jelas Ferdi.

Menemukan ruang bertumbuh: Shopee bantu Alasfotoprops bertransformasi

Peka terhadap tren digital dan perubahan perilaku belanja masyarakat yang semakin bergeser ke ranah online, Ferdi memutuskan untuk memasarkan berbagai varian produk Alasfotoprops di ekosistem Shopee sejak tahun 2017. Sejak awal, ia melihat Shopee sebagai ruang yang inklusif bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan berkreasi, terutama dengan dukungan ekosistem terintegrasi yang aktif membantu memperluas akses pasar. Melalui kampanye belanja tanggal kembar, fitur interaktif, dan program-program inkubasi usaha, produk-produk karya UMKM mendapat panggung untuk lebih mudah dijangkau dan diapresiasi oleh masyarakat luas.

Sejak bergabung, Shopee telah menjadi kanal penjualan utama, sekaligus bagian penting dari perjalanan bisnis mereka di ranah digital. Ferdi merasakan langsung bagaimana tingginya permintaan dari pelanggan setia di Shopee, yang turut didukung oleh rangkaian festival kampanye belanja, fitur-fitur seperti Shopee Live dan Shopee Video, serta kehadiran laman Shopee Pilih Lokal dan Shopee Affiliate Program. Semua ini menciptakan pengalaman belanja yang aman dan nyaman setiap check-out produk dari ‘Keranjang Oren’, sekaligus membantu membangun loyalitas pelanggan terhadap produk Alasfotoprops.

“Setiap kali kampanye belanja tanggal kembar berlangsung, kami selalu mencatat peningkatan penjualan yang signifikan. Bahkan secara rata-rata, pesanan saat kampanye tanggal kembar bisa melonjak lebih dari 3 kali lipat dibanding hari biasa. Dari momentum inilah kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar,” tutur Ferdi.

Di tahun 2025, Ferdi membawa visi yang lebih besar untuk Alasfotoprops. Ia tengah menyiapkan koleksi spesial dengan desain yang lebih dinamis dan inovatif, menggabungkan kombinasi tekstur, warna tematik, serta ukuran yang lebih fleksibel, menyesuaikan tren visual branding yang terus berkembang. Tak hanya berfokus pada produk, ia juga merancang strategi penjualannya di Shopee, mulai dari bundling produk dengan promo eksklusif, hingga kolaborasi dengan content creator untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Merancang masa depan, mulailah belajar dari setiap proses jatuh bangun usaha

Menjadi pengusaha muda bukan tanpa tantangan. Di usia awal 20-an, Ferdi harus belajar dari nol, mulai dari manajemen produksi, pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga manajemen SDM. Kurangnya pengalaman membuatnya sering melakukan kesalahan, tapi semua itu menjadi proses belajar yang tak tergantikan. Mengelola tim juga menjadi tantangan tersendiri. Ferdi membangun budaya kerja yang inklusif dan saling mendukung, dengan komunikasi terbuka dan semangat bertumbuh bersama.

Bagi Ferdi, kunci bertahan di bisnis adalah tiga hal, yaitu konsistensi, adaptasi, dan inovasi. Ia selalu terbuka terhadap perubahan, terus belajar mengikuti tren pasar, dan tidak takut untuk mencoba hal baru. Baginya, setiap tantangan adalah ruang bertumbuh yang berharga. “Untuk anak muda yang ingin memulai bisnis serupa, jangan tunggu semua sempurna. Mulailah dari modal yang ada, belajar dari proses, maksimalkan platform dan terus dengarkan kebutuhan masyarakat, sebab banyak peluang besar datang dari masalah kecil yang kita temukan di sekitar,” pungkas Ferdi.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Park Hyatt Jakarta Gelar...
Park Hyatt Jakarta Gelar Mother’s Day Artisan Market, Libatkan 20 UMKM Lokal
Park Hyatt Jakarta Perkenalkan...
Park Hyatt Jakarta Perkenalkan Artisan Market Perdana dengan Nuansa Seni dan Budaya Lokal
UMK Pangan Olahan Didorong...
UMK Pangan Olahan Didorong Naik Kelas Lewat Kolaborasi
Handicraft Indonesia...
Handicraft Indonesia Kembali Guncang Tokyo Dome 2026, Ikut Pameran Deposito Hanya Rp1 Juta
Viewers Instagram Melonjak,...
Viewers Instagram Melonjak, Aura Kasih Bantu Promosi UMKM
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Rekomendasi
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Berita Terkini
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya, Nuca Adakan 'LAGI Sama Nuca
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved