Sebelum Makan Manis, Pastikan Kamu Catat Hal Ini untuk Kesehatan!
Jum'at, 25 Juli 2025 - 18:20 WIB
loading...
Memperhatikan apa yang kita konsumsi sangat penting untuk kesehatan. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Memperhatikan apa yang kita konsumsi sangat penting untuk kesehatan , makanan manis seringkali menjadi asupan favorit kita ketika kita merasa dalam tekanan atau merasa stres. Namun, satu hal yang harus kita lakukan adalah mengetahui kandungan glikemiks indeks dari makanan yang kita konsumsi tersebut. Apa sih itu glikemiks? Yuk cari tahu!
Glikemiks indeks adalah sistem pengukuran yang mengatur seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Makanan dengan kandungan glikemiks indeks tinggi mencerna makanan dengan cepat sehingga menyebabkan kadar gula darah yang cepat. Sementara itu, makanan dengan kandungan glikemiks indeks rendah mencerna makanan lebih lambat sehigga menyebabka peningkatan kadar gula yang lebih stabil.
Ahli nutrisi dalam kanal YouTube Yava Bali menjelaskan bahwa apa kita harus memperhatikan apa yang kita konsumsi termasuk makanan yang mengandung glikemiks indeks tinggi. Mengonsumsi makanan manis secara berlebih menyebabkan kelonjakan kadar gula darah.
“Kenapa GI itu penting karena kalau misal kita makan yang GI nya itu tinggi lonjakan gula darah kita kan akan cepat naik” tutur Mikayla nutrisionist pada kanal YouTube Yava Bali berjudul ‘Hati-hati! Makanan Manis Saat Buka Puasa Bisa Picu Lonjakan Gula Darah’.
Tubuh kita memiliki sistem yang secara otomatis akan mengeluarkan hormon insulin. Hormon insulin ini memiliki peran penting seperti mengatur kadar gula darah (glukosa) dan memungkinkan sel-sel tubuh, seperti otot, lemak, dan hati, untuk menyerap glukosa sebagai sumber energi. Hormon insulin berfungsi untuk menjaga kadar gula darah dalam rentang ang normal.
Baca Juga: Olahraga vs Diabetes? Siapa yang Menang?
“Kita punya sistem tubuh yang secara otomatis itu akan ngeluarin hormon namanya itu insulin dan itu akan nandain kaya guys ini gula udah banyak banget di dalam pembuluh darah harus segera disimpan karena kalau kelebihan kalau kita tes darah itu gula darah tinggi kalau misalnya berkelanjutan disebutnya dengan diabetes makanya ga boleh terlalu banyak nih di dalam pembuluh darah,” paparnya.
Ketika kita terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan glikemiks indeks yang tinggi akan menyebabkan penyakit diabetes. Ahli nutrisi menyarankan untuk membiasakan pola makan sehat dengan mengimbangi asupan kadar gula rendah.
“Nah makanya kenapa akhirnya kita simpan ke dalam sel-sel. Kalau misalnya itu berkelanjutan itu akan menyebabkan yang tadi diabetes itu makanya kenapa harus dibiasakan untuk makan yang GI-nya itu enggak terlalu tinggi atau misalnya diiimbangi dengan yang lain,”
Manfaat dari mengonsumsi yang GI-nya rendah dapat membuat tubuh kita lebih berenergi. Energi yang tersimpan dari gula berlebih dalam tubuh kita ketika kita mengonsumsi gula yang kandungan GI-nya tinggi dapat membuat berat badan kita naik dan berujung menggagalkan diet.
Memahami dan memperhatikan indeks glikemik makanan yang kita konsumsi sangat krusial untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dan kesehatan secara menyeluruh. Makanan dengan glikemik indeks tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, meningkatkan risiko diabetes dan kegagalan dalam pengelolaan berat badan. Sebaliknya, konsumsi makanan dengan glikemik indeks rendah membantu menjaga energi tubuh tetap stabil, mendukung fungsi hormon insulin secara optimal, serta mencegah penyakit kronis terkait gula darah.
Baca Juga: Kanker Usus Bisa Dicegah, Ini Caranya!
Dengan membiasakan pola makan sehat yang mengutamakan makanan rendah GI dan mengurangi asupan gula berlebih, kita dapat menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan kualitas hidup, dan menghindari risiko penyakit yang berbahaya.
Penasaran dengan informasi selanjutnya? Yuk berkunjung ke channel YouTube Yava Bali supaya enggak tertinggal informasi seputar kesehatan tubuh kamu.
Glikemiks indeks adalah sistem pengukuran yang mengatur seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Makanan dengan kandungan glikemiks indeks tinggi mencerna makanan dengan cepat sehingga menyebabkan kadar gula darah yang cepat. Sementara itu, makanan dengan kandungan glikemiks indeks rendah mencerna makanan lebih lambat sehigga menyebabka peningkatan kadar gula yang lebih stabil.
Ahli nutrisi dalam kanal YouTube Yava Bali menjelaskan bahwa apa kita harus memperhatikan apa yang kita konsumsi termasuk makanan yang mengandung glikemiks indeks tinggi. Mengonsumsi makanan manis secara berlebih menyebabkan kelonjakan kadar gula darah.
“Kenapa GI itu penting karena kalau misal kita makan yang GI nya itu tinggi lonjakan gula darah kita kan akan cepat naik” tutur Mikayla nutrisionist pada kanal YouTube Yava Bali berjudul ‘Hati-hati! Makanan Manis Saat Buka Puasa Bisa Picu Lonjakan Gula Darah’.
Tubuh kita memiliki sistem yang secara otomatis akan mengeluarkan hormon insulin. Hormon insulin ini memiliki peran penting seperti mengatur kadar gula darah (glukosa) dan memungkinkan sel-sel tubuh, seperti otot, lemak, dan hati, untuk menyerap glukosa sebagai sumber energi. Hormon insulin berfungsi untuk menjaga kadar gula darah dalam rentang ang normal.
Baca Juga: Olahraga vs Diabetes? Siapa yang Menang?
“Kita punya sistem tubuh yang secara otomatis itu akan ngeluarin hormon namanya itu insulin dan itu akan nandain kaya guys ini gula udah banyak banget di dalam pembuluh darah harus segera disimpan karena kalau kelebihan kalau kita tes darah itu gula darah tinggi kalau misalnya berkelanjutan disebutnya dengan diabetes makanya ga boleh terlalu banyak nih di dalam pembuluh darah,” paparnya.
Ketika kita terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan glikemiks indeks yang tinggi akan menyebabkan penyakit diabetes. Ahli nutrisi menyarankan untuk membiasakan pola makan sehat dengan mengimbangi asupan kadar gula rendah.
“Nah makanya kenapa akhirnya kita simpan ke dalam sel-sel. Kalau misalnya itu berkelanjutan itu akan menyebabkan yang tadi diabetes itu makanya kenapa harus dibiasakan untuk makan yang GI-nya itu enggak terlalu tinggi atau misalnya diiimbangi dengan yang lain,”
Manfaat dari mengonsumsi yang GI-nya rendah dapat membuat tubuh kita lebih berenergi. Energi yang tersimpan dari gula berlebih dalam tubuh kita ketika kita mengonsumsi gula yang kandungan GI-nya tinggi dapat membuat berat badan kita naik dan berujung menggagalkan diet.
Memahami dan memperhatikan indeks glikemik makanan yang kita konsumsi sangat krusial untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dan kesehatan secara menyeluruh. Makanan dengan glikemik indeks tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, meningkatkan risiko diabetes dan kegagalan dalam pengelolaan berat badan. Sebaliknya, konsumsi makanan dengan glikemik indeks rendah membantu menjaga energi tubuh tetap stabil, mendukung fungsi hormon insulin secara optimal, serta mencegah penyakit kronis terkait gula darah.
Baca Juga: Kanker Usus Bisa Dicegah, Ini Caranya!
Dengan membiasakan pola makan sehat yang mengutamakan makanan rendah GI dan mengurangi asupan gula berlebih, kita dapat menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan kualitas hidup, dan menghindari risiko penyakit yang berbahaya.
Penasaran dengan informasi selanjutnya? Yuk berkunjung ke channel YouTube Yava Bali supaya enggak tertinggal informasi seputar kesehatan tubuh kamu.
(dra)
Lihat Juga :