Waspada, 40 Persen Pria Berusia 50 Tahun ke Atas Berisiko Pembesaran Prostat
Kamis, 31 Juli 2025 - 20:00 WIB
loading...
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak masih menjadi masalah kesehatan yang menghantui para pria, seiring dengan bertambahnya usia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak masih menjadi masalah kesehatan yang menghantui para pria, seiring dengan bertambahnya usia. Pasalnya, berdasarkan studi, penyakit ini mempengaruhi 50 persen pria berusia di atas 50 tahun dan 80 persen pria berusia 70 – 80 tahun. Namun, berkat perkembangan dunia medis, tersedia lebih banyak pilihan untuk menangani BPH, salah satu inovasi itu adalah prosedur Rezum.
Untuk membangun kesadaran masyarakat akan penyakit ini, Primaya Hospital PGI Cikini menggelar media talkshow bertajuk “Puluhan Kisah, Satu Solusi: Hidup Dimulai Kembali dengan Rezum di Primaya PGI Cikini” di Jakarta.
“Sebagai pria yang berusia memasuki 50 tahun keatas dan masih aktif berkegiatan, saya menyadari pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh termasuk memeriksakan prostat secara rutin,” ujar Marcelino.
“Apalagi, data menunjukkan bahwa lebih dari 40% pria di usia saya berisiko mengalami gangguan prostat. Sayangnya, masih banyak pria yang menganggap isu ini tabu atau justru mengabaikannya. Padahal, deteksi dini sangat penting agar kita tetap produktif dan menjaga kualitas hidup. Pemeriksaan pun sebaiknya dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan teknologi mumpuni, agar prosesnya berjalan aman, nyaman dan komprehensif,” kata dr. Egi Manuputty, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi Primaya Hospital PGI Cikini.
Mengusung semangat untuk memajukan layanan kesehatan pria dengan pendekatan modern dan minimal invasif, Primaya Hospital PGI Cikini hingga saat ini telah sukses melaksanakan tindakan Rezūm Water Vapor Therapy, menjadikannya salah satu rumah sakit unggulan yang menyediakan layanan urologi berbasis teknologi di Indonesia, juga tercatat memiliki jumlah dokter operator Rezum tersertifikasi resmi terbanyak di Tanah Air.
Sementara, dr. Egi Manuputty menjelaskan bahwa Rezum Water Vapor Therapy merupakan terapi inovatif untuk menangani BPH. Teknologi ini bekerja dengan menyuntikkan uap air steril ke jaringan prostat yang membesar, tanpa memerlukan pembedahan terbuka.
“Keunggulan Rezum adalah prosedurnya singkat, aman, dan minim resiko inkontinensia urine atau disfungsi seksual dibandingkan operasi konvensional. Pemulihannya juga cepat, pasien bisa kembali ke aktivitas normal dalam waktu relatif singkat,” jelas dr. Egi.
Melalui Rezum, pasien mendapatkan pilihan yang lebih nyaman dibandingkan metode konvensional seperti TURP (Transurethral Resection of the Prostate), serta tidak harus bergantung pada obat-obatan jangka panjang.
Pencapaian ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Primaya Hospital Group untuk memberikan solusi kesehatan terpercaya melalui layanan menyeluruh, aman, dan penuh kepedulian, dengan keunggulan klinis dan ketulusan hati, terutama bagi mereka yang membutuhkannya.
“Kami di Primaya Hospital PGI Cikini berkomitmen menghadirkan layanan urologi terbaik yang berpusat pada kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Teknologi Rezum Water Vapor Therapy menjadi salah satu solusi inovatif dalam penanganan pembesaran prostat, dan kami berharap kedepannya rumah sakit ini dapat menjadi rujukan utama layanan urologi di Indonesia,” ujar dr. Monica Desylia Sutjiadi, MARS, Direktur Primaya Hospital PGI Cikini.
Dengan lebih banyak pria Indonesia kini menyadari pentingnya menjaga kesehatan prostat, Rezum di Primaya Hospital PGI Cikini hadir sebagai langkah nyata menuju kehidupan yang lebih sehat, aktif dan bermakna.
Untuk membangun kesadaran masyarakat akan penyakit ini, Primaya Hospital PGI Cikini menggelar media talkshow bertajuk “Puluhan Kisah, Satu Solusi: Hidup Dimulai Kembali dengan Rezum di Primaya PGI Cikini” di Jakarta.
“Sebagai pria yang berusia memasuki 50 tahun keatas dan masih aktif berkegiatan, saya menyadari pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh termasuk memeriksakan prostat secara rutin,” ujar Marcelino.
“Apalagi, data menunjukkan bahwa lebih dari 40% pria di usia saya berisiko mengalami gangguan prostat. Sayangnya, masih banyak pria yang menganggap isu ini tabu atau justru mengabaikannya. Padahal, deteksi dini sangat penting agar kita tetap produktif dan menjaga kualitas hidup. Pemeriksaan pun sebaiknya dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan teknologi mumpuni, agar prosesnya berjalan aman, nyaman dan komprehensif,” kata dr. Egi Manuputty, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi Primaya Hospital PGI Cikini.
Mengusung semangat untuk memajukan layanan kesehatan pria dengan pendekatan modern dan minimal invasif, Primaya Hospital PGI Cikini hingga saat ini telah sukses melaksanakan tindakan Rezūm Water Vapor Therapy, menjadikannya salah satu rumah sakit unggulan yang menyediakan layanan urologi berbasis teknologi di Indonesia, juga tercatat memiliki jumlah dokter operator Rezum tersertifikasi resmi terbanyak di Tanah Air.
Sementara, dr. Egi Manuputty menjelaskan bahwa Rezum Water Vapor Therapy merupakan terapi inovatif untuk menangani BPH. Teknologi ini bekerja dengan menyuntikkan uap air steril ke jaringan prostat yang membesar, tanpa memerlukan pembedahan terbuka.
“Keunggulan Rezum adalah prosedurnya singkat, aman, dan minim resiko inkontinensia urine atau disfungsi seksual dibandingkan operasi konvensional. Pemulihannya juga cepat, pasien bisa kembali ke aktivitas normal dalam waktu relatif singkat,” jelas dr. Egi.
Melalui Rezum, pasien mendapatkan pilihan yang lebih nyaman dibandingkan metode konvensional seperti TURP (Transurethral Resection of the Prostate), serta tidak harus bergantung pada obat-obatan jangka panjang.
Pencapaian ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Primaya Hospital Group untuk memberikan solusi kesehatan terpercaya melalui layanan menyeluruh, aman, dan penuh kepedulian, dengan keunggulan klinis dan ketulusan hati, terutama bagi mereka yang membutuhkannya.
“Kami di Primaya Hospital PGI Cikini berkomitmen menghadirkan layanan urologi terbaik yang berpusat pada kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Teknologi Rezum Water Vapor Therapy menjadi salah satu solusi inovatif dalam penanganan pembesaran prostat, dan kami berharap kedepannya rumah sakit ini dapat menjadi rujukan utama layanan urologi di Indonesia,” ujar dr. Monica Desylia Sutjiadi, MARS, Direktur Primaya Hospital PGI Cikini.
Dengan lebih banyak pria Indonesia kini menyadari pentingnya menjaga kesehatan prostat, Rezum di Primaya Hospital PGI Cikini hadir sebagai langkah nyata menuju kehidupan yang lebih sehat, aktif dan bermakna.
(dra)
Lihat Juga :