Masalah Internal Jadi Alasan Ashanty Tutup 15 Outlet Lu'miere, Bukan Sepi Pembeli
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 10:20 WIB
loading...
Ashanty akhirnya mengungkap alasannya menutup seluruh outlet bisnis kue Lu’miere yang sudah memiliki 15 gerai. Banyak yang mengira karena bisnis sepi peminat. Foto/Instagram Ashanty
A
A
A
JAKARTA - Ashanty akhirnya mengungkap alasannya menutup seluruh outlet bisnis kue Lu’miere yang sudah memiliki 15 gerai di berbagai pusat perbelanjaan. Banyak yang mengira penutupan ini terjadi karena bisnis sepi peminat.
Namun, Ashanty menegaskan bahwa justru penjualan Lu’miere masih stabil dan diminati banyak pelanggan. Menurut istri Anang Hermansyah itu, alasan utama di balik penutupan bisnisnya adalah adanya masalah internal yang berkaitan dengan kualitas produk.
"Jujur benar-benar hanya ada ada masalah internal tapi yang aku nggak bisa ceritakan juga apa masalah internalnya. Mungkin yang bisa aku bilang adalah Lu'mier ini aku jual kan kualitas," kata Ashanty dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (1/8/2025).
"Lumi'er ini aku masih PD banget, masih banyak banget peminatnya. Pembeliannya juga maksudnya orang masih pas. Aku memutuskan tutup itu semua komen nggak ada yang jelek," sambungnya.
Baca Juga: Ashanty Lulus Ujian Proposal Disertasi S3, Raih Nilai A
![Masalah Internal Jadi Alasan Ashanty Tutup 15 Outlet Lu'miere, Bukan Sepi Pembeli]()
Foto/Instagram Ahsanty
Sebagai sosok yang idealis, ibu sambung Aurel Hermansyah tersebut memilih mundur daripada harus berkompromi dengan standar kualitas yang selama ini dijaganya dengan ketat.
"Kualitas nomor satu. Jadi di saat dalam perjalanan kualitas ini sudah berbeda antara satu dengan yang satu dan tidak ada titik temu dan aku juga orangnya idealis banget dengan yang namanya kualitas," jelasnya.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah perubahan bahan baku seperti keju yang memengaruhi cita rasa produk. Perbedaan kecil ini dianggap krusial bagi artis 41 tahun tersebut, dan ia tidak ingin mengecewakan pelanggan setia hanya demi mempertahankan produksi.
Karena tidak menemukan titik temu dengan pihak-pihak terkait, ia pun memilih mengakhiri operasional Lu'miere dengan tetap menjaga integritasnya sebagai pelaku usaha.
Baca Juga: Ashanty Jadi Korban Mafia Tanah, Warisan sang Ayah Dirampas
"Mungkin dari 10 faktor misalnya, salah satu nih yang nomor terakhir lah (bahan). Misalnya aku udah berbulan-bulan mencoba pakai contoh keju lah gitu ya mereknya yang misalnya kita rubah gitu, tapi rasanya jadi berubah gitu. Hal-hal yang bukan hal krusial buat orang lain tapi krusial buat saya," ujarnya.
Di sisi lain, ibunda Arsy Hermansyah tersebut juga menyampaikan bahwa tidak ada konflik pribadi atau masalah besar di balik keputusannya.
"Banyak banget orang yang menyayangkan sekali ini bisa gerakan atau di-prank gitu kan ya. Ini jujur nggak ada berantem siapa-siapa, nggak ada nggak suka sama siapa-siapa," ucapnya.
Ibu mertua Atta Halilintar tersebut bahkan menyiapkan penutupan ini dengan matang. Termasuk memberi tahu seluruh karyawan dua hingga tiga bulan sebelumnya agar mereka memiliki waktu untuk mencari pekerjaan baru.
Baca Juga: Tidak Dipandang sebagai Artis, Ashanty Nangis saat Sidang Kualifikasi S3
"Kita kasih tahu (karyawan) dua, tiga bulan sebelumnya. Jadi kita kasih tahu bahwa di 31 jadi kita tutup, jadi udah banyak yang dapat kerjaan juga Alhamdulillah," ungkapnya.
Meski berat, Ashanty dan Anang percaya bahwa langkah ini adalah yang terbaik. Dengan menutup Lu’miere di saat bisnis masih digemari, mereka ingin mengakhiri perjalanan brand ini dengan elegan dan tetap menjaga nama baiknya.
"Karena karyawan kita juga udah hampir 200 orang kan di mall ada udah 15 outlet juga kan. Jadi memang nggak mudah lah sebenarnya, tapi aku sama Mas Anang yakin ini jalan keluar terbaik," tandasnya.
Namun, Ashanty menegaskan bahwa justru penjualan Lu’miere masih stabil dan diminati banyak pelanggan. Menurut istri Anang Hermansyah itu, alasan utama di balik penutupan bisnisnya adalah adanya masalah internal yang berkaitan dengan kualitas produk.
"Jujur benar-benar hanya ada ada masalah internal tapi yang aku nggak bisa ceritakan juga apa masalah internalnya. Mungkin yang bisa aku bilang adalah Lu'mier ini aku jual kan kualitas," kata Ashanty dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (1/8/2025).
"Lumi'er ini aku masih PD banget, masih banyak banget peminatnya. Pembeliannya juga maksudnya orang masih pas. Aku memutuskan tutup itu semua komen nggak ada yang jelek," sambungnya.
Baca Juga: Ashanty Lulus Ujian Proposal Disertasi S3, Raih Nilai A

Foto/Instagram Ahsanty
Sebagai sosok yang idealis, ibu sambung Aurel Hermansyah tersebut memilih mundur daripada harus berkompromi dengan standar kualitas yang selama ini dijaganya dengan ketat.
"Kualitas nomor satu. Jadi di saat dalam perjalanan kualitas ini sudah berbeda antara satu dengan yang satu dan tidak ada titik temu dan aku juga orangnya idealis banget dengan yang namanya kualitas," jelasnya.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah perubahan bahan baku seperti keju yang memengaruhi cita rasa produk. Perbedaan kecil ini dianggap krusial bagi artis 41 tahun tersebut, dan ia tidak ingin mengecewakan pelanggan setia hanya demi mempertahankan produksi.
Karena tidak menemukan titik temu dengan pihak-pihak terkait, ia pun memilih mengakhiri operasional Lu'miere dengan tetap menjaga integritasnya sebagai pelaku usaha.
Baca Juga: Ashanty Jadi Korban Mafia Tanah, Warisan sang Ayah Dirampas
"Mungkin dari 10 faktor misalnya, salah satu nih yang nomor terakhir lah (bahan). Misalnya aku udah berbulan-bulan mencoba pakai contoh keju lah gitu ya mereknya yang misalnya kita rubah gitu, tapi rasanya jadi berubah gitu. Hal-hal yang bukan hal krusial buat orang lain tapi krusial buat saya," ujarnya.
Di sisi lain, ibunda Arsy Hermansyah tersebut juga menyampaikan bahwa tidak ada konflik pribadi atau masalah besar di balik keputusannya.
"Banyak banget orang yang menyayangkan sekali ini bisa gerakan atau di-prank gitu kan ya. Ini jujur nggak ada berantem siapa-siapa, nggak ada nggak suka sama siapa-siapa," ucapnya.
Ibu mertua Atta Halilintar tersebut bahkan menyiapkan penutupan ini dengan matang. Termasuk memberi tahu seluruh karyawan dua hingga tiga bulan sebelumnya agar mereka memiliki waktu untuk mencari pekerjaan baru.
Baca Juga: Tidak Dipandang sebagai Artis, Ashanty Nangis saat Sidang Kualifikasi S3
"Kita kasih tahu (karyawan) dua, tiga bulan sebelumnya. Jadi kita kasih tahu bahwa di 31 jadi kita tutup, jadi udah banyak yang dapat kerjaan juga Alhamdulillah," ungkapnya.
Meski berat, Ashanty dan Anang percaya bahwa langkah ini adalah yang terbaik. Dengan menutup Lu’miere di saat bisnis masih digemari, mereka ingin mengakhiri perjalanan brand ini dengan elegan dan tetap menjaga nama baiknya.
"Karena karyawan kita juga udah hampir 200 orang kan di mall ada udah 15 outlet juga kan. Jadi memang nggak mudah lah sebenarnya, tapi aku sama Mas Anang yakin ini jalan keluar terbaik," tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :