Wisma Tumapel Malang: Hotel Bersejarah Warisan Belanda, Langganan Pejabat di Masanya
Rabu, 06 Agustus 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun segalanya berubah saat Jepang menduduki Indonesia. Bangunan ini diambil alih dan diubah fungsinya menjadi markas Kempetei, yakni polisi militer Jepang. Balai Kota tetap difungsikan sebagai pusat pemerintahan, sementara kawasan SMA Tugu digunakan sebagai markas penahanan.
“Saat Jepang datang, fungsinya bergeser. Wisma Tumapel dijadikan markas militer, SMA Tugu menjadi tempat tahanan, dan Balai Kota tetap menjadi pusat komando," ujarnya.
Hingga kini, Wisma Tumapel tetap berdiri kokoh dan menjadi pengingat akan masa lalu Kota Malang yang penuh sejarah. Meski beberapa bagian bangunan telah mengalami perubahan, struktur aslinya masih terlihat jelas dan menyimpan banyak kisah dari era kolonial hingga masa pendudukan Jepang.
Sebagai salah satu warisan budaya, Wisma Tumapel tak hanya penting dari sisi sejarah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah yang edukatif di Malang.
Baca Juga: Misteri Wisma Tumapel, Bangunan Angker Tempat Penginapan Petinggi Belanda
“Saat Jepang datang, fungsinya bergeser. Wisma Tumapel dijadikan markas militer, SMA Tugu menjadi tempat tahanan, dan Balai Kota tetap menjadi pusat komando," ujarnya.
Simbol Sejarah yang Terlupakan
Hingga kini, Wisma Tumapel tetap berdiri kokoh dan menjadi pengingat akan masa lalu Kota Malang yang penuh sejarah. Meski beberapa bagian bangunan telah mengalami perubahan, struktur aslinya masih terlihat jelas dan menyimpan banyak kisah dari era kolonial hingga masa pendudukan Jepang.
Sebagai salah satu warisan budaya, Wisma Tumapel tak hanya penting dari sisi sejarah, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah yang edukatif di Malang.
Baca Juga: Misteri Wisma Tumapel, Bangunan Angker Tempat Penginapan Petinggi Belanda
(dra)
Lihat Juga :