Koki Muda Koepoe Koepoe Siap Cetak Bintang Kuliner Indonesia
Rabu, 06 Agustus 2025 - 14:30 WIB
loading...
Koepoe Koepoe mempersembahkan ajang bergengsi Koki Muda Koepoe Koepoe, sebuah kompetisi memasak antar pelajar SMA/SMK jurusan Tata Boga. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya melestarikan kekayaan cita rasa Indonesia sekaligus memperkenalkan rempah-rempah khas Indonesia kepada generasi muda, PT Anggana Catur Prima, melalui brand Koepoe Koepoe, mempersembahkan ajang bergengsi “Koki Muda Koepoe Koepoe” — sebuah kompetisi memasak antar pelajar SMA/SMK jurusan Tata Boga yang akan diselenggarakan di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
Melibatkan 45 sekolah dan 675 tim dari tiga kota, kompetisi ini akan dimulai dengan ROADSHOW ke masing-masing sekolah. Para pemenang dari tahap ini akan mewakili sekolah mereka untuk melaju ke babak selanjutnya, yaitu BIGBANG yang akan digelar di masing-masing Kota. Pemenang dari ajang BIGBANG kemudian akan bersaing kembali dalam GRAND FINAL yang akan diselenggarakan di lokasi khusus, yaitu di Jakarta atau Yogyakarta.
Dalam kompetisi ini, peserta ditantang untuk menciptakan masakan khas Indonesia secara kreatif, inovatif, dan penuh cita rasa, dengan menggunakan berbagai rempah-rempah khas Indonesia dari Koepoe Koepoe.
Para peserta akan memperebutkan hadiah berupa tabungan pendidikan, trofi eksklusif, sertifikat, serta kesempatan untuk dikenal di dunia kuliner profesional.
Mengapa kami menjalankan program Koki Muda Koepoe Koepoe?
Sebagai merek rempah-rempah yang telah menjadi bagian dari dapur Indonesia selama lebih dari 70 tahun, Koepoe Koepoe percaya bahwa menjaga warisan kuliner bukan hanya tanggung jawab pelaku industri, tetapi juga harus dimulai dari generasi muda. Melalui Event ini, Koepoe Koepoe ingin membuka ruang edukatif yang menginspirasi para calon chef muda untuk mengenal lebih dalam tentang rempah-rempah Indonesia, mengasah keterampilan mereka, dan menumbuhkan cinta terhadap budaya bangsa melalui kekayaan kuliner kita.
“Koki Muda Koepoe Koepoe adalah bukti nyata komitmen kami dalam menjaga cita rasa warisan bangsa. Kami ingin pelajar mengenal lebih dekat ragam rempah Indonesia melalui produk Koepoe Koepoe dan belajar mengolahnya dengan cara yang kreatif. Melalui kompetisi ini, Koepoe Koepoe ingin menjadi jembatan edukatif antara sekolah dan dunia kuliner Indonesia.” ujar Pak Harry Widjaja selaku CEO PT. Anggana Catur Prima.
Ibu Irene Umar selaku Ibu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, menambahkan, “Kami sangat mendukung program seperti Koki Muda Koepoe Koepoe yang bukan hanya mendidik, tapi juga mengangkat budaya bangsa. Kuliner adalah salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi fokus pengembangan nasional, karena memiliki potensi besar dalam membentuk identitas dan daya saing Indonesia di kancah global. Kolaborasi seperti ini—antara dunia usaha, pendidikan, dan pelaku kreatif—sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air".
Sementara itu, Chef Ron Tokilov atau kerap disapa Chef Ron selaku Juri di acara Koki Muda Koepoe Koepoe adalah seorang professional Chef dan juga penggiat rempah - rempah Indonesia, mengungkapkan, “Saya percaya, masa depan kuliner Indonesia ada di tangan generasi muda yang paham akar budayanya dan berani berinovasi. Koki Muda Koepoe Koepoe bukan hanya sekadar lomba, tapi ruang belajar yang nyata dimana pelajar bisa bereksperimen dengan rempah lokal dan menciptakan sesuatu yang otentik. Ini langkah penting untuk regenerasi chef Indonesia yang punya rasa, punya karakter, dan bangga akan identitasnya.”
Senada dengan hal tersebut, Chef Rafael Triloko Basanto selaku Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia turut memberikan pandangannya terhadap program ini, “Saya melihat program ini sebagai tonggak penting dalam pendidikan kuliner anak muda. Koki Muda Koepoe Koepoe menghadirkan kombinasi antara tradisi dan inovasi, serta memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Ini adalah investasi nyata untuk mencetak generasi chef Indonesia yang siap bersaing secara global dengan tetap mengangkat kearifan lokal," jelas Chef Rafael, Presiden Association Culinary Professionals Indonesia
Misi Kegiatan
Koki Muda Koepoe Koepoe digelar dengan tujuan utama yakni :
1. Melestarikan warisan kuliner Indonesia melalui eksplorasi rempah-rempah khas Indonesia.
2. Menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia di generasi muda lewat dunia kuliner.
3. Mengenalkan Koepoe Koepoe sebagai solusi rempah praktis dan modern bagi calon chef masa depan.
4. Menciptakan ruang kompetisi yang sehat, edukatif, dan bergengsi untuk melahirkan pelajar-pelajar berprestasi di bidang kuliner.
5. Meningkatkan apresiasi terhadap keragaman kuliner Indonesia di usia muda.
Dengan semangat #BanggaRasaIndonesia, Koki Muda Koepoe Koepoe hadir bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai wadah pencetak talenta muda yang membawa cita rasa khas Indonesia ke masa depan. Koepoe Koepoe percaya bahwa setiap langkah kecil di dapur sekolah hari ini adalah awal dari perjalanan besar kuliner Indonesia di kancah dunia.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku industri, dan pemerintah, program ini diharapkan dapat memperkuat jembatan antara tradisi dan inovasi, serta membangun ekosistem kuliner yang berkelanjutan dan inklusif.
Melibatkan 45 sekolah dan 675 tim dari tiga kota, kompetisi ini akan dimulai dengan ROADSHOW ke masing-masing sekolah. Para pemenang dari tahap ini akan mewakili sekolah mereka untuk melaju ke babak selanjutnya, yaitu BIGBANG yang akan digelar di masing-masing Kota. Pemenang dari ajang BIGBANG kemudian akan bersaing kembali dalam GRAND FINAL yang akan diselenggarakan di lokasi khusus, yaitu di Jakarta atau Yogyakarta.
Dalam kompetisi ini, peserta ditantang untuk menciptakan masakan khas Indonesia secara kreatif, inovatif, dan penuh cita rasa, dengan menggunakan berbagai rempah-rempah khas Indonesia dari Koepoe Koepoe.
Para peserta akan memperebutkan hadiah berupa tabungan pendidikan, trofi eksklusif, sertifikat, serta kesempatan untuk dikenal di dunia kuliner profesional.
Mengapa kami menjalankan program Koki Muda Koepoe Koepoe?
Sebagai merek rempah-rempah yang telah menjadi bagian dari dapur Indonesia selama lebih dari 70 tahun, Koepoe Koepoe percaya bahwa menjaga warisan kuliner bukan hanya tanggung jawab pelaku industri, tetapi juga harus dimulai dari generasi muda. Melalui Event ini, Koepoe Koepoe ingin membuka ruang edukatif yang menginspirasi para calon chef muda untuk mengenal lebih dalam tentang rempah-rempah Indonesia, mengasah keterampilan mereka, dan menumbuhkan cinta terhadap budaya bangsa melalui kekayaan kuliner kita.
“Koki Muda Koepoe Koepoe adalah bukti nyata komitmen kami dalam menjaga cita rasa warisan bangsa. Kami ingin pelajar mengenal lebih dekat ragam rempah Indonesia melalui produk Koepoe Koepoe dan belajar mengolahnya dengan cara yang kreatif. Melalui kompetisi ini, Koepoe Koepoe ingin menjadi jembatan edukatif antara sekolah dan dunia kuliner Indonesia.” ujar Pak Harry Widjaja selaku CEO PT. Anggana Catur Prima.
Ibu Irene Umar selaku Ibu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, menambahkan, “Kami sangat mendukung program seperti Koki Muda Koepoe Koepoe yang bukan hanya mendidik, tapi juga mengangkat budaya bangsa. Kuliner adalah salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi fokus pengembangan nasional, karena memiliki potensi besar dalam membentuk identitas dan daya saing Indonesia di kancah global. Kolaborasi seperti ini—antara dunia usaha, pendidikan, dan pelaku kreatif—sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air".
Sementara itu, Chef Ron Tokilov atau kerap disapa Chef Ron selaku Juri di acara Koki Muda Koepoe Koepoe adalah seorang professional Chef dan juga penggiat rempah - rempah Indonesia, mengungkapkan, “Saya percaya, masa depan kuliner Indonesia ada di tangan generasi muda yang paham akar budayanya dan berani berinovasi. Koki Muda Koepoe Koepoe bukan hanya sekadar lomba, tapi ruang belajar yang nyata dimana pelajar bisa bereksperimen dengan rempah lokal dan menciptakan sesuatu yang otentik. Ini langkah penting untuk regenerasi chef Indonesia yang punya rasa, punya karakter, dan bangga akan identitasnya.”
Senada dengan hal tersebut, Chef Rafael Triloko Basanto selaku Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia turut memberikan pandangannya terhadap program ini, “Saya melihat program ini sebagai tonggak penting dalam pendidikan kuliner anak muda. Koki Muda Koepoe Koepoe menghadirkan kombinasi antara tradisi dan inovasi, serta memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Ini adalah investasi nyata untuk mencetak generasi chef Indonesia yang siap bersaing secara global dengan tetap mengangkat kearifan lokal," jelas Chef Rafael, Presiden Association Culinary Professionals Indonesia
Misi Kegiatan
Koki Muda Koepoe Koepoe digelar dengan tujuan utama yakni :
1. Melestarikan warisan kuliner Indonesia melalui eksplorasi rempah-rempah khas Indonesia.
2. Menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia di generasi muda lewat dunia kuliner.
3. Mengenalkan Koepoe Koepoe sebagai solusi rempah praktis dan modern bagi calon chef masa depan.
4. Menciptakan ruang kompetisi yang sehat, edukatif, dan bergengsi untuk melahirkan pelajar-pelajar berprestasi di bidang kuliner.
5. Meningkatkan apresiasi terhadap keragaman kuliner Indonesia di usia muda.
Dengan semangat #BanggaRasaIndonesia, Koki Muda Koepoe Koepoe hadir bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai wadah pencetak talenta muda yang membawa cita rasa khas Indonesia ke masa depan. Koepoe Koepoe percaya bahwa setiap langkah kecil di dapur sekolah hari ini adalah awal dari perjalanan besar kuliner Indonesia di kancah dunia.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku industri, dan pemerintah, program ini diharapkan dapat memperkuat jembatan antara tradisi dan inovasi, serta membangun ekosistem kuliner yang berkelanjutan dan inklusif.
(dra)
Lihat Juga :