Ari Lasso Tegas Tolak Klarifikasi WAMI, Minta Penjelasan Terbuka untuk Semua Musisi
Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
"Wahai superstar-superstar yang seperti sahabat baik saya, kok diam saja ya? Katanya sahabat?" ungkapnya.
Tak hanya itu, penyanyi kelahiran Madiun ini juga mempertanyakan instansi pemerintah yang menaungi industri musik di Indonesia. Ia meminta bantuan warganet untuk menandai atau menyebutkan kementerian atau lembaga terkait.
Dengan cara ini, mantan suami Vita Dessy Catur Purnama itu berharap ada perhatian serius dari pemerintah terhadap permasalahan yang dialami para musisi.
"Saya kurang paham, departemen atau dirjen atau kementerian apa yang menaungi industri musik? Mohon teman-teman yang tahu memention atau tag. Barangkali ada kepedulian dari pemerintah sebagai pelindung semua anak bangsa, musisi menunggu," tandasnya.
Sebelumnya, sahabat Ahmad Dhani ini menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama lain. Dalam unggahan Instagram yang berbeda, Ari menjelaskan bahwa laporan yang ia terima terkait distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli) menunjukkan angka yang membuatnya terkejut. Royalti yang dikumpulkan dari platform ATLAS hanya berjumlah Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Menurut Ari, jumlah ini sangat jauh dari nilai yang semestinya diterima jika melihat besarnya pemutaran lagu-lagunya di berbagai platform dan acara. Ia bahkan mengaku sempat menghubungi sahabatnya, Meidy Aquarius, yang pernah bekerja di WAMI, untuk meminta klarifikasi, namun tidak mendapat jawaban memuaskan.
Hal yang membuat penyanyi tersebut semakin geram adalah adanya indikasi salah transfer royalti. Dalam laporannya, tertera bahwa dana justru dikirim ke rekening atas nama Mutholah Rizal. Baginya, kesalahan ini bukan sekadar kekeliruan administrasi biasa, melainkan bentuk kelalaian serius yang berpotensi merugikan musisi dan industri musik secara keseluruhan.
Tak hanya itu, penyanyi kelahiran Madiun ini juga mempertanyakan instansi pemerintah yang menaungi industri musik di Indonesia. Ia meminta bantuan warganet untuk menandai atau menyebutkan kementerian atau lembaga terkait.
Dengan cara ini, mantan suami Vita Dessy Catur Purnama itu berharap ada perhatian serius dari pemerintah terhadap permasalahan yang dialami para musisi.
"Saya kurang paham, departemen atau dirjen atau kementerian apa yang menaungi industri musik? Mohon teman-teman yang tahu memention atau tag. Barangkali ada kepedulian dari pemerintah sebagai pelindung semua anak bangsa, musisi menunggu," tandasnya.
Sebelumnya, sahabat Ahmad Dhani ini menduga WAMI salah mentransfer royalti miliknya ke nama lain. Dalam unggahan Instagram yang berbeda, Ari menjelaskan bahwa laporan yang ia terima terkait distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli) menunjukkan angka yang membuatnya terkejut. Royalti yang dikumpulkan dari platform ATLAS hanya berjumlah Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105.
Menurut Ari, jumlah ini sangat jauh dari nilai yang semestinya diterima jika melihat besarnya pemutaran lagu-lagunya di berbagai platform dan acara. Ia bahkan mengaku sempat menghubungi sahabatnya, Meidy Aquarius, yang pernah bekerja di WAMI, untuk meminta klarifikasi, namun tidak mendapat jawaban memuaskan.
Hal yang membuat penyanyi tersebut semakin geram adalah adanya indikasi salah transfer royalti. Dalam laporannya, tertera bahwa dana justru dikirim ke rekening atas nama Mutholah Rizal. Baginya, kesalahan ini bukan sekadar kekeliruan administrasi biasa, melainkan bentuk kelalaian serius yang berpotensi merugikan musisi dan industri musik secara keseluruhan.
(dra)
Lihat Juga :