Klarifikasi Heni Sagara soal Rekaman Sidang Nikita Mirzani dan Isu Mafia Skincare

Selasa, 12 Agustus 2025 - 04:00 WIB
loading...
Klarifikasi Heni Sagara...
Nama Heni Purnamasari atau yang lebih dikenal publik sebagai Heni Sagara, apoteker sekaligus pengusaha di industri kulit dan kecantikan, menjadi sorotan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Nama Heni Purnamasari atau yang lebih dikenal publik sebagai Heni Sagara, apoteker sekaligus pengusaha sukses di industri kulit dan kecantikan, kembali menjadi sorotan.

Pemilik pabrik skincare yang seluruh produknya terdaftar resmi di BPOM ini angkat bicara terkait tuduhan rekaman suara dalam sidang Nikita Mirzani serta isu lama yang menyeretnya sebagai “mafia skincare.”

Heni Sagara, yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat, dikenal luas atas keahliannya meracik dan memasarkan produk skincare dengan standar keamanan ketat.

Kesuksesan bisnis yang dibangunnya selama bertahun-tahun menjadi penopang bagi ribuan pekerja. Namun, reputasinya terguncang ketika pada tahun lalu ia tiba-tiba disebut-sebut dalam podcast yang menampilkan dr. Oky Pratama dan dr. Richard Lee.

Istilah “mafia skincare” yang dilontarkan tanpa bukti mengarah ke Heni, memicu stigma di media sosial dan bahkan dugaan upaya pemerasan.

“Semua kerja keras saya nyaris hancur akibat stigma yang ditempelkan begitu saja tanpa dasar,” ujar Heni.

Baca Juga: Alasan Nikita Mirzani Laporkan Dugaan Reza Gladys Suap Hakim dan Jaksa ke KPK

Terseret Isu Rekaman Suara Sidang


Belum usai menghadapi tuduhan lama, Heni kembali dihantam gelombang fitnah baru. Dalam sidang antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys, beredar rekaman suara yang diklaim berisi percakapan pengaturan aparat.

Tanpa verifikasi, sejumlah pihak langsung menuding bahwa suara tersebut milik Heni. Serangan hujatan membanjiri media sosialnya.

Namun, situasi berubah ketika Lucinta Luna mengunggah rekaman tersebut di Instagram dan menyebut nama pemilik suara yang ternyata bukan Heni.

Unggahan ini diperkuat dengan repost dari Nikita Mirzani, yang mengonfirmasi bahwa suara tersebut sama sekali tidak terkait dengan Heni.

“Fakta ini membuktikan tuduhan terhadap saya salah alamat. Semoga ini menjadi pelajaran untuk selalu tabayyun sebelum menyebarkan kabar,” kata Heni.

Klarifikasi dan Penegasan

Heni menegaskan bahwa seluruh produknya telah lolos uji dan memiliki izin BPOM. Pabrik yang ia kelola tetap beroperasi sesuai standar pemerintah. “Saya bukan mafia skincare, saya apoteker yang bekerja mengikuti aturan. Nama saya dicatut dan reputasi saya diserang, tapi saya percaya kebenaran akan menemukan jalannya,” tegasnya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Laporkan Dugaan Reza Gladys Suap Hakim dan Jaksa ke KPK

Deretan Serangan Digital

Selain tuduhan publik, Heni pernah menjadi korban hoaks kematian pada Oktober 2024. Berita palsu itu membuat keluarga panik sebelum akhirnya terbukti tidak benar.

Pada April 2025, situs resmi Marwah—brand yang terkait bisnisnya—dibajak dan dipalsukan. Ia juga mengalami doxing, di mana data pribadinya disebarkan ke publik, mengancam keamanan dirinya dan keluarganya.

Langkah Hukum

Kuasa hukum Heni memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah, hoaks, melakukan peretasan, maupun doxing. Heni mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi.

“Di era banjir informasi, kabar bohong bisa lebih cepat menyebar daripada klarifikasi. Prinsip tabayyun bukan hanya ajaran agama, tapi pedoman moral agar kita tidak ikut merusak nama baik orang yang tak bersalah,” katanya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Tuding Keluarga Reza Gladys Rekayasa Persidangan, Klaim Kantongi Bukti
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Kuasa Hukum Nikita Mirzani...
Kuasa Hukum Nikita Mirzani Sebut Reza Gladys Hadirkan Saksi Palsu di Persidangan
Soal Nikita Mirzani...
Soal Nikita Mirzani Live saat Ditahan, Begini Tanggapan Menteri Imipas
Nikita Mirzani Divonis...
Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan Reza Gladys
Vonis Nikita Mirzani...
Vonis Nikita Mirzani Lebih Ringan dari Tuntutan, Begini Respons Kejagung
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved