WAMI Minta Maaf ke Ari Lasso, Akui Terjadi Kesalahan dalam Laporan Royalti

Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:00 WIB
loading...
WAMI Minta Maaf ke Ari...
Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Ari Lasso terkait kejanggalan laporan royalti yang memicu protes. Foto/Instagram @ari_lasso
A A A
JAKARTA - Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Ari Lasso terkait kejanggalan laporan royalti yang sempat memicu protes sang musisi. Permintaan maaf ini disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani langsung oleh President Director WAMI Adi Adrian.

Dalam suratnya, WAMI menjelaskan bahwa kesalahan yang terjadi bukan pada nominal transfer royalti, melainkan pada proses pengiriman email laporan penyesuaian royalti periode 2025-1 yang diterima Ari Lasso pada 28 Juli 2025. Surat ini dibagikan mantan vokalis Dewa 19 itu melalui Instagram pribadinya.

"Sehubungan dengan unggahan bapak Ari Lasso pada tanggal 11 Agustus 2025 di platform media sosial Instagram terkait kesalahan pengiriman email laporan penyesuaian royalti 2025-1 yang bapak terima pada 28 Juli 2025, izinkan kami menyampaikan permohonan maaf dan penjelasan secara resmi," bunyi pembuka surat WAMI dikutip dari Instagram @ari_lasso, Rabu (13/8/2025).

WAMI Minta Maaf ke Ari Lasso, Akui Terjadi Kesalahan dalam Laporan Royalti

Foto/Instagram @ari_lasso

Baca Juga: Geger! Ari Lasso Ngamuk ke WAMI Gegara Royalti Nyasar ke Nama Lain

Akui Terjadi Human Error dalam Pengiriman Laporan



Pihak WAMI mengakui adanya human error ketika melakukan penggabungan alamat email dan file laporan. Akibat kesalahan tersebut, sejumlah anggota, termasuk Ari, menerima lampiran laporan yang tidak sesuai dengan nama mereka.

"Wahana Musik Indonesia (WAMI) sebagai Lembaga Manajemen Kolektif telah menyiapkan sistem pengendalian mutu (quality control) tata kelola operasional kami, dengan tujuan mewujudkan proses kerja yang akurat dan zero eror. Namun demikian, pada proses pengiriman email blast tanggal tersebut, terjadi human error dalam penggabungan alamat email dan file terlampir," jelasnya.

"Kesalahan ini disebabkan karena beberapa data laporan tidak sesuai dengan alamat anggota yang dituju sehingga terdapat anggota yang menerima lampiran laporan bukan atas namanya sendiri, termasuk bapak," sambungnya.

Kronologi Kesalahan Pengiriman Data



WAMI merinci kronologi insiden tersebut. Pada 11 Agustus 2025, sekitar pukul 20.46 WIB, terjadi pengiriman email blast yang mengandung laporan royalti. Beberapa menit kemudian, pada pukul 20.49 WIB, pihak WAMI menerima laporan dari anggota lain terkait ketidaksesuaian data.

Baca Juga: Tak Terima Royalti Salah Transfer, Ari Lasso Desak WAMI Diperiksa BPK dan KPK

Setelah dilakukan pengecekan, kesalahan dipastikan terjadi pada proses penggabungan file, sehingga sistem secara otomatis mengirimkan laporan milik anggota lain. WAMI pun langsung melakukan recall email pada pukul 20.58 WIB untuk mencegah kebingungan lebih lanjut.

"Kesalahan tersebut terjadi pada saat pengiriman data laporan kepada beberapa anggota yang terjadi pada pukul 20.46 WIB. Setelah kami menerima laporan dari anggota lain pada pukul 20.49 WIB, kami segera melakukan pengecekan ulang dan recall email pada pukul 20.58 WIB," ujarnya.

Tegaskan Tidak Ada Dampak pada Jumlah Royalti



Dalam klarifikasinya, WAMI menegaskan bahwa kejadian ini tidak berdampak pada jumlah royalti yang telah ditransfer ke rekening pelantun Hampa itu. Proses perhitungan dan pencairan dana tetap berjalan sesuai prosedur, sehingga hak finansial Ari tetap terpenuhi. Meski begitu, WAMI menyadari bahwa kesalahan administrasi ini telah menimbulkan ketidaknyamanan serta persepsi negatif di mata publik dan anggotanya.

"Kami telah memastikan bahwa kejadian ini tidak berdampak pada proses maupun jumlah transfer royalti yang bapak terima. Meski demikian, kami memahami bahwa kesalahan ini menimbulkan ketidaknyamanan dan persepsi yang tidak semestinya," ungkapnya.

Baca Juga: Protes Keras ke WAMI, Ari Lasso Bebaskan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Bayar Royalti

Janji Perbaikan Sistem dan Prosedur



Sebagai bentuk tanggung jawab, WAMI berkomitmen untuk memperbaiki sistem agar kesalahan serupa tidak terulang. Langkah yang akan diambil meliputi pengetatan prosedur pengiriman, verifikasi data berlapis, serta peningkatan kualitas sistem quality control. WAMI menyatakan bahwa upaya ini penting untuk menjaga marwah organisasi dan mempertahankan kepercayaan para pencipta musik yang tergabung sebagai anggota.

"WAMI sebagai organisasi yang menjaga marwah dan kepercayaan para anggota pencipta musik akan berkomitmen melakukan perbaikan, termasuk pengetatan prosedur pengiriman, verifikasi berlapis, dan peningkatan sistem agar kesalahan serupa tidak terjadi di masa mendatang," ucapnya.

Undang Ari Lasso untuk Diskusi Langsung



Selain permintaan maaf, WAMI juga mengundang sahabat Ahmad Dhani itu untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan manajemen. Pertemuan ini diharapkan menjadi ajang klarifikasi lebih detail, sarana untuk mendengar masukan dari Ari, sekaligus membicarakan langkah perbaikan bersama demi kebaikan ekosistem musik di Indonesia.

"Sebagai wujud itikad baik, kami juga ingin mengundang bapak untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan manajemen WAMI. Sehingga kami dapat menyampaikan klarifikasi lebih rinci, mendengar masukan bapak, serta membicarakan langkah perbaikan yang dapat dilakukan bersama demi kebaikan ekosistem musik Indonesia," tuturnya.

Harapan untuk Menjaga Hubungan Baik



WAMI menutup suratnya dengan harapan agar hubungan baik dengan Ari tetap terjalin meski terjadi insiden ini. Mereka berharap komunikasi terbuka dan transparansi dapat menjadi landasan kerja sama yang kuat antara lembaga pengelola royalti dan para anggotanya, demi masa depan industri musik Indonesia yang lebih profesional dan kredibel.

"Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Kami memohon maaf atas kejadian ini dan berharap hubungan baik antara WAMI dan bapak dapat terus terjalin dengan baik," bebernya.

Sebelumnya, penyanyi 52 tahun ini menduga WAMI melakukan kesalahan transfer royalti miliknya ke nama orang lain. Dalam laporan distribusi royalti periode 2025-2-B (Juli) yang ia terima, tercatat nominal hanya Rp765.594 setelah dipotong pajak 15 persen atau sekitar Rp135.105, jumlah yang dinilainya jauh dari seharusnya mengingat frekuensi pemutaran lagu-lagunya di berbagai platform dan acara.

Ari mengaku sudah mencoba meminta klarifikasi kepada sahabatnya, Meidy Aquarius, yang pernah bekerja di WAMI, namun tidak mendapatkan penjelasan memuaskan. Yang membuatnya semakin geram adalah adanya nama Mutholah Rizal sebagai penerima dana dalam laporan tersebut, yang menurutnya bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan kelalaian serius yang berpotensi merugikan musisi dan industri musik.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ari Lasso dan Dearly...
Ari Lasso dan Dearly Djoshua Balikan usai Berseteru Hebat
Dari Tur Dunia hingga...
Dari Tur Dunia hingga Royalti, Penghasilan G-Dragon Tembus Rp731 Miliar
ARDI Tolak Royalti LMKN...
ARDI Tolak Royalti LMKN Senilai Rp25 Juta, Ikke Nurjanah: Harus Transparan!
Royalti ARDI Anjlok...
Royalti ARDI Anjlok ke Rp25 Juta, Ikke Nurjanah Desak Transparansi LMKN
Jelang Lebaran, LMKN...
Jelang Lebaran, LMKN Distribusi Royalti Sebesar Rp24, 9 Miliar kepada 5 LMK
Di Tengah Duka Kepergian...
Di Tengah Duka Kepergian Vidi Aldiano, Unggahan Ahmad Dhani soal Royalti Tuai Kritikan
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Isu Royalti Musik Mengemuka,...
Isu Royalti Musik Mengemuka, Menteri HAM dan AKSI Dukung Langkah 60 Pencipta Lagu
Puluhan Pencipta Lagu...
Puluhan Pencipta Lagu Datangi KPK, Laporkan LMKN
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved