WAMI Klarifikasi Dugaan Salah Transfer Royalti Ari Lasso, Tegaskan Distribusi Sudah Sesuai Data

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:20 WIB
loading...
WAMI Klarifikasi Dugaan...
WAMI memberikan penjelasan resmi terkait unggahan Ari Lasso yang menyoroti dugaan salah transfer royalti. WAMI menegaskan penyaluran royalti tepat sasaran. Foto/dok WAMI
A A A
JAKARTA - Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait unggahan Ari Lasso yang menyoroti dugaan salah transfer royalti. Dalam pernyataan tertulisnya, WAMI menegaskan bahwa perhitungan dan penyaluran royalti sang musisi telah dilakukan secara tepat sasaran, sesuai data yang sah, dan tanpa adanya kekeliruan dalam jumlah yang diterima.

WAMI ingin meluruskan bahwa tidak ada hak royalti Ari Lasso yang hilang ataupun terpengaruh akibat kesalahan teknis. "Terkait laporan yang diterima oleh bapak Ari Lasso melalui email, kami ingin meluruskan beberapa hal," tulis WAMI dikutip dari Instagram @wani.id, Rabu (13/8/2025).

"WAMI memastikan penghitungan dan distribusi royalti dilakukan dengan benar, tepat tujuan, dan sesuai data yang sah. Tidak ada hak royalti yang salah atau terpengaruh dalam proses maupun jumlah yang diterima oleh bapak Ari Lasso. Hak royalti beliau telah dibayarkan sesuai dengan jumlah yang sebenarnya," sambungnya.

WAMI mengakui memang sempat terjadi kendala teknis pada proses pengiriman email laporan royalti. Kesalahan ini menyebabkan data yang dikirim ke mantan vokalis Dewa 19 itu tidak sesuai dengan laporan sebenarnya. Namun, pihak WAMI menyebut masalah tersebut langsung diperbaiki dalam hitungan menit, dengan mengirimkan data terbaru yang valid.

Baca Juga: WAMI Minta Maaf ke Ari Lasso, Akui Terjadi Kesalahan dalam Laporan Royalti

WAMI Klarifikasi Dugaan Salah Transfer Royalti Ari Lasso, Tegaskan Distribusi Sudah Sesuai Data

Foto/Instagram @wani.id

Mereka juga meminta maaf kepada Ari atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini, sembari memastikan bahwa hal tersebut murni masalah teknis. Bukan persoalan dalam perhitungan royalti.

"Namun, WAMI mengakui adanya kesalahan teknis alam pengiriman email laporan, yang telah kami perbaiki dengan mengirimkan data yang benar dalam beberapa menit berikutnya. Kami memohon maaf atas kesalahan ini," jelasnya.

Pihak WAMI juga menekankan bahwa angka nominal Rp765.594 yang sempat diunggah Ari di Instagram bukanlah jumlah royalti yang ia terima secara keseluruhan. Menurut penjelasan mereka, data tersebut hanya mencakup royalti untuk periode distribusi Juli 2025, bukan akumulasi setahun penuh.

WAMI menyebut hal ini penting untuk dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat mengenai jumlah royalti yang diterima seorang musisi ternama. "Data nominal yang diterima bapak Ari Lasso bukan merupakan nominal Rp765.594 yang terdapat pada unggahan beliau di tanggal 11 dan 12 Agustus 2025," ujarnya.

Baca Juga: Geger! Ari Lasso Ngamuk ke WAMI Gegara Royalti Nyasar ke Nama Lain

"Laporan royalti tersebut hanya mencakup periode distribusi Juli 2025 dan bukan keseluruhan royalti yang diterima selama setahun penuh," lanjutnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, WAMI mengaku sudah mengomunikasikan klarifikasi ini secara langsung kepada Ari, termasuk melalui surat resmi. Mereka berharap penjelasan tersebut dapat menjadi pelurusan informasi sekaligus menghindari kesalahpahaman lebih lanjut.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen WAMI untuk menjaga hubungan baik dengan para anggotanya yang bergantung pada transparansi dan akurasi data royalti.

"Hal ini telah kami komunikasikan dan klarifikasikan kepada bapak Ari Lasso, termasuk melalui surat resmi," ungkapnya.

Baca Juga: WAMI Minta Maaf, Ari Lasso: Masalah Tata Kelola Masih Jauh dari Selesai

WAMI menambahkan bahwa laporan keuangan mereka diaudit setiap tahun oleh Kantor Akuntan Publik (Auditor Independen). Hasil audit tersebut tidak hanya dipublikasikan di media cetak, tetapi juga dapat diakses oleh publik melalui situs resmi WAMI. Transparansi ini diharapkan mampu membangun kepercayaan para anggota, sekaligus menunjukkan bahwa WAMI memiliki mekanisme pengawasan yang jelas dalam pengelolaan royalti.

"Laporan keuangan WAMI diaudit setiap tahun oleh Kantor Akuntan Publik (Auditor Independen), dipublikasikan di media cetak, dan tersedia untuk diakses di website resmi WAMI," ucapnya.

"Sebagai organisasi yang menjaga kepercayaan para anggota pencipta musik, WAMI berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan. Termasuk pengetatan prosedur pengiriman, verifikasi berlapis, dan peningkatan sistem untuk memastikan ketepatan dan keamanan distribusi informasi di masa mendatang," tambahnya.

Selain memberikan klarifikasi, WAMI juga menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Mereka berencana memperketat prosedur pengiriman laporan, menerapkan verifikasi berlapis, serta meningkatkan sistem keamanan data. Tujuannya adalah memastikan setiap laporan royalti yang dikirimkan ke anggota selalu akurat, tepat waktu, dan terhindar dari kesalahan teknis serupa di masa depan.

"Apa yang sudah terjadi adalah momentum untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan. Pintu WAMI terbuka untuk setiap dialog, masukan, kritik, dan saran konstruktif untuk kemajuan kinerja lembaga ini," tuturnya.

Pihak WAMI menganggap kejadian ini sebagai momentum untuk introspeksi dan memperbaiki sistem agar lebih solid. Mereka juga membuka pintu dialog seluas-luasnya bagi para anggota, musisi, organisasi musik, maupun media, untuk memberikan masukan, kritik, dan saran konstruktif.

Menurut WAMI, sinergi antara lembaga pengelola hak cipta, para kreator, dan publik sangat penting untuk membangun industri musik yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

"Terima kasih dan apresiasi kami ucapkan kepada seluruh masyarakat, dalam konteks isu terakhir kepada bapak Ari Lasso, juga organisasi musik dan musisi, dan teman-teman media yang memberikan perhatian dan kepedulian kepada WAMI serta pengelolaan royalti performing rights di Indonesia," tandasnya.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ari Lasso dan Dearly...
Ari Lasso dan Dearly Djoshua Balikan usai Berseteru Hebat
Dari Tur Dunia hingga...
Dari Tur Dunia hingga Royalti, Penghasilan G-Dragon Tembus Rp731 Miliar
ARDI Tolak Royalti LMKN...
ARDI Tolak Royalti LMKN Senilai Rp25 Juta, Ikke Nurjanah: Harus Transparan!
Royalti ARDI Anjlok...
Royalti ARDI Anjlok ke Rp25 Juta, Ikke Nurjanah Desak Transparansi LMKN
Jelang Lebaran, LMKN...
Jelang Lebaran, LMKN Distribusi Royalti Sebesar Rp24, 9 Miliar kepada 5 LMK
Di Tengah Duka Kepergian...
Di Tengah Duka Kepergian Vidi Aldiano, Unggahan Ahmad Dhani soal Royalti Tuai Kritikan
Isu Royalti Musik Mengemuka,...
Isu Royalti Musik Mengemuka, Menteri HAM dan AKSI Dukung Langkah 60 Pencipta Lagu
Puluhan Pencipta Lagu...
Puluhan Pencipta Lagu Datangi KPK, Laporkan LMKN
Sidang SCCR Ke-47, Proposal...
Sidang SCCR Ke-47, Proposal Indonesia Didukung Banyak Negara dan Kelompok Regional Besar
Rekomendasi
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Berita Terkini
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved