Ari Lasso Buat Petisi Audit WAMI, Ajak Musisi Galang Dana untuk Libatkan Auditor Independen

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:20 WIB
loading...
Ari Lasso Buat Petisi...
Penyanyi Ari Lasso mengumumkan inisiatif membuat petisi untuk mengaudit Wahana Musik Indonesia (WAMI). Ia mengajak para rekan musisi mendukung langkahnya. Foto/Instagram @ari_lasso
A A A
JAKARTA - Penyanyi Ari Lasso mengumumkan inisiatif membuat petisi untuk mengaudit Wahana Musik Indonesia (WAMI). Dalam unggahan di media sosial, ia mengajak para rekan musisi dan masyarakat yang peduli untuk ikut mendukung langkahnya.

Ari Lasso menegaskan bahwa gerakan ini bukanlah bentuk permusuhan personal, melainkan murni upaya mencari kebenaran dan transparansi dalam pengelolaan royalti musik di Indonesia. Khususnya yang dilakukan oleh WAMI .

Mantan vokalis Dewa 19 itu mengajak para pendukungnya untuk menunjukkan solidaritas dengan simbol kepalan tangan sebagai tanda persetujuan terhadap petisi tersebut.

"Yuk yang setuju petisi kepalkan tangan Anda!!" kata Ari dikutip dari Instagram @ari_lasso, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga: Tak Terima Royalti Salah Transfer, Ari Lasso Desak WAMI Diperiksa BPK dan KPK

Ari Lasso Buat Petisi Audit WAMI, Ajak Musisi Galang Dana untuk Libatkan Auditor Independen

Foto/Instagram @ari_lasso

Menurutnya, langkah ini akan menjadi bentuk kebersamaan para pelaku industri musik dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Ia menilai, jika dilakukan secara kolektif, suara para musisi akan lebih terdengar dan mampu memberikan tekanan moral kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Dalam pernyataannya, pelantun Hampa itu menyebut bahwa ia tidak berniat meminta bantuan langsung kepada lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Alasannya, menurut Ari, lembaga-lembaga tersebut sudah memiliki beban kerja besar dalam menangani berbagai persoalan bangsa yang lebih mendesak. Karena itu, ia menawarkan solusi lain yang lebih cepat dan terarah untuk memeriksa kinerja WAMI.

"Dan kita jangan minta bantuan BPK atau KPK atau siapa pun. Mereka pasti sibuk dengan urusan bangsa yang lebih urgent," jelasnya.

Baca Juga: Geger! Ari Lasso Ngamuk ke WAMI Gegara Royalti Nyasar ke Nama Lain

Solusi yang dimaksud adalah dengan menggalang dana secara mandiri untuk menyewa jasa auditor independen. Ari bahkan menyinggung kemungkinan menggunakan jasa firma akuntansi ternama seperti PricewaterhouseCoopers (PwC) jika dana yang terkumpul mencukupi.

Menurutnya, keterlibatan auditor independen akan memastikan hasil pemeriksaan yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan di mata publik.

"Kita patungan aja menyewa lembaga auditor independen. Kalau duitnya cukup sekalian misal PricewaterhouseCoopers," ujarnya.

Ia juga optimistis banyak pihak yang akan bersedia membantu perjuangan ini. Termasuk para pemilik lembaga auditor yang memiliki kepedulian terhadap industri musik.

Baca Juga: Protes Keras ke WAMI, Ari Lasso Bebaskan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Bayar Royalti

Ari meyakini, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, proses audit terhadap WAMI dapat dilakukan tanpa hambatan berarti. Baginya, hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa sistem distribusi royalti dijalankan secara adil dan profesional.

"Tapi saya yakin teman-teman yang memiliki lembaga auditor akan dengan ringan tangan membantu perjuangan ini," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Ari menegaskan bahwa ia tidak akan berhenti sebelum kebenaran terungkap secara jelas. Ia menekankan bahwa perjuangannya ini bukanlah urusan pribadi, melainkan persoalan bisnis dan profesionalisme yang harus ditegakkan.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa dirinya dan komunitas musik tetap menghormati WAMI sebagai lembaga. Namun menginginkan perbaikan sistem.

"Saya tidak akan berhenti hingga ada kebenaran yang pasti. Nothing personal. It's just business. PS : we all love you @wami.id," tandasnya.

Menariknya, aksi Ari ini mendapat respons dari warganet yang menyarankan agar Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) juga menjadi target petisi audit. Saran ini mencerminkan semakin tingginya keinginan publik untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas di seluruh lembaga pengelola hak cipta musik di Indonesia.

Selain itu, hal ini menunjukkan bahwa isu pengelolaan royalti kini bukan hanya perhatian musisi, tetapi juga masyarakat luas yang peduli pada industri musik nasional.

"LMKN juga dipetisi sekalian, om," kata warganet.

"Setuju! Gas mas lejen!" komentar warganet.

"Lanjutkan pakdhe," tulis warganet.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ari Lasso dan Dearly...
Ari Lasso dan Dearly Djoshua Balikan usai Berseteru Hebat
Dari Tur Dunia hingga...
Dari Tur Dunia hingga Royalti, Penghasilan G-Dragon Tembus Rp731 Miliar
ARDI Tolak Royalti LMKN...
ARDI Tolak Royalti LMKN Senilai Rp25 Juta, Ikke Nurjanah: Harus Transparan!
Royalti ARDI Anjlok...
Royalti ARDI Anjlok ke Rp25 Juta, Ikke Nurjanah Desak Transparansi LMKN
Jelang Lebaran, LMKN...
Jelang Lebaran, LMKN Distribusi Royalti Sebesar Rp24, 9 Miliar kepada 5 LMK
Di Tengah Duka Kepergian...
Di Tengah Duka Kepergian Vidi Aldiano, Unggahan Ahmad Dhani soal Royalti Tuai Kritikan
Isu Royalti Musik Mengemuka,...
Isu Royalti Musik Mengemuka, Menteri HAM dan AKSI Dukung Langkah 60 Pencipta Lagu
Puluhan Pencipta Lagu...
Puluhan Pencipta Lagu Datangi KPK, Laporkan LMKN
Sidang SCCR Ke-47, Proposal...
Sidang SCCR Ke-47, Proposal Indonesia Didukung Banyak Negara dan Kelompok Regional Besar
Rekomendasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved