JMFW 2026 Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia, Libatkan 100 Desainer dan Targetkan Transaksi USD10 Juta
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Peringkat tersebut tidak hanya didasarkan pada volume ekonomi, tetapi juga pada aspek kesadaran (awareness), regulasi, fasilitasi pemerintah terhadap pelaku usaha, penyelenggaraan berbagai kegiatan modest fashion skala besar, serta keikutsertaan pengusaha Indonesia di ajang internasional.
Mendag Busan mengatakan, JMFW 2026 dapat memperluas konektivitas antara pelaku UMKM fesyen dan pasar global melalui skema business matching yang difasilitasi oleh perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri.
“Kemendag memiliki 46 perwadag di 33 negara yang bertugas menjual produk Indonesia, termasuk produk fesyen. Kami memiliki program business matching yang sejauh ini telah memfasilitasi kurang lebih 800 UMKM dengan total potensi transaksi mencapai USD90,04 juta,” katanya.
JMFW 2026 Targetkan Transaksi USD10 Juta
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menargetkan potensi transaksi JMFW 2026 mencapai USD10 juta. Ia berharap capaian aktual dapat melampaui target seiring meningkatnya partisipasi dan jangkauan acara.
“Kami ingin JMFW 2026 bisa mencapai target USD10 juta. Harapannya, capaian tahun ini bisa lebih dari capaian tahun sebelumnya,” ujar Puntodewi.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, JMFW terus mencatatkan capaian positif. Pada 2024, JMFW menghadirkan lebih dari 239 jenama lokal dengan lebih dari 1.000 koleksi modest fashion. Sementara itu, JMFW 2025 mencatatkan potensi transaksi sebesar USD20,40 juta, jauh melampaui target awal sebesar USD 3 juta.
Pemilihan lokasi Balai Kartini untuk JMFW 2026 menjadi bagian dari strategi meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi pemangku kepentingan.
“Pemilihan lokasi ini karena pertimbangan strategis di jantung kota, sehingga dapat terjangkau semua pihak untuk berkolaborasi dan menyukseskan JMFW,” kata Puntodewi.
Mendag Busan mengatakan, JMFW 2026 dapat memperluas konektivitas antara pelaku UMKM fesyen dan pasar global melalui skema business matching yang difasilitasi oleh perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri.
“Kemendag memiliki 46 perwadag di 33 negara yang bertugas menjual produk Indonesia, termasuk produk fesyen. Kami memiliki program business matching yang sejauh ini telah memfasilitasi kurang lebih 800 UMKM dengan total potensi transaksi mencapai USD90,04 juta,” katanya.
JMFW 2026 Targetkan Transaksi USD10 Juta
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menargetkan potensi transaksi JMFW 2026 mencapai USD10 juta. Ia berharap capaian aktual dapat melampaui target seiring meningkatnya partisipasi dan jangkauan acara.
“Kami ingin JMFW 2026 bisa mencapai target USD10 juta. Harapannya, capaian tahun ini bisa lebih dari capaian tahun sebelumnya,” ujar Puntodewi.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, JMFW terus mencatatkan capaian positif. Pada 2024, JMFW menghadirkan lebih dari 239 jenama lokal dengan lebih dari 1.000 koleksi modest fashion. Sementara itu, JMFW 2025 mencatatkan potensi transaksi sebesar USD20,40 juta, jauh melampaui target awal sebesar USD 3 juta.
Pemilihan lokasi Balai Kartini untuk JMFW 2026 menjadi bagian dari strategi meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi pemangku kepentingan.
“Pemilihan lokasi ini karena pertimbangan strategis di jantung kota, sehingga dapat terjangkau semua pihak untuk berkolaborasi dan menyukseskan JMFW,” kata Puntodewi.
Lihat Juga :