Ari Lasso Curhat Diminta Bayar Royalti saat Nyanyikan Lagu Sendiri
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 04:30 WIB
loading...
Penyanyi Ari Lasso membagikan pengalaman mengejutkan saat dirinya diminta membayar royalti ketika menyanyikan lagu ciptaannya sendiri melalui Instagram. Foto/Instagram Ari Lasso
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Ari Lasso membagikan pengalaman mengejutkan saat dirinya diminta membayar royalti ketika menyanyikan lagu ciptaannya sendiri. Melalui unggahan di Instagram, Ari menceritakan kejadian yang terjadi pada 2015 itu.
Dalam unggahan yang sama, Ari Lasso sekaligus menyinggung soal carut-marut sistem pembagian royalti musik di Indonesia.
"Saya bersaksi dalam nama Tuhan dan anak-anak saya. Apa yang saya ceritakan ini adalah kisah nyata. Ada dua orang saksi yang mendengar obrolan ini," tulis Ari dikutip dari Instagram @ari_lasso, Jumat (22/8/2025).
Baca Juga: Tolak Royalti WAMI, Ari Lasso: Saya Tidak Mau Beri Makan Anak dari Keringat Musisi Lain
Dalam cerita panjangnya, Ari menyebut kejadian itu berlangsung pada tahun 2015. Kala itu, ia bekerja sama dengan sebuah event organizer (EO) yang menyelenggarakan acara musik besar tahunan.
Ari menuturkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika seorang rekannya dari lembaga manajemen kolektif meminta pembayaran royalti.
“Alkisah di tahun 2015 di negeri Konoha, saya punya EO sebut saja NGGILAP. Dan punya event tahunan besar namanya SONELIN, yang disponsori sebuah perusahaan rokok sebut saja SAMPURASUN. Lalu ditagih teman dari lembaga sebut saja WANI, nama sahabat saya sebut saja Mas Meidan," jelasnya.
Mantan vokalis Dewa 19 itu juga membagikan potongan percakapan dengan temannya yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh canda, meski topiknya cukup serius. Ia bahkan sampai mempertanyakan logika harus membayar royalti untuk lagu ciptaan sendiri.
Menurut Ari, dirinya bahkan sempat menantang rekannya untuk menagihkan pembayaran langsung ke pihak EO atau promotor jika memang wajib dibayar. Namun, ujung-ujungnya tagihan tersebut urung dilakukan.
"'Wah tetap bayar lah. 'Meski band/penyanyi bawain lagu ciptaan sendiri (bayar royalti)'. 'Iya lah'," ujarnya.
"'Oh kalau gitu aku kirim list manggungku ya dari Januari–September, tagihin ke EO/promotornya, kalau berhasil, aku komit bayar kewajibanku sebagai penyelenggara Soneline'. 'Wah ya udah nggak jadi'," lanjutnya.
![Ari Lasso Curhat Diminta Bayar Royalti saat Nyanyikan Lagu Sendiri]()
Foto/Instagram @ari_lasso
Baca Juga: Ari Lasso Putuskan Kembalikan Royalti dari WAMI: Saya Transfer Balik
Meski sempat dibuat bingung, Ari mengaku kini melihat pengalaman itu dengan kacamata yang lebih ringan. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang lucu, meskipun tetap menyiratkan kritik terhadap sistem pengelolaan royalti di Indonesia.
"Lucu ya," ucapnya, menambahkan bahwa masalah royalti memang masih perlu banyak pembenahan agar lebih adil bagi semua musisi.
Dalam unggahannya, Ari juga menyinggung tentang uang royalti yang sempat ia terima dari pihak Wahana Musik Indonesia (WAMI). Dengan tegas, ia menyatakan akan mengembalikan dana tersebut.
"Dan uang yang saya terima akan saya transfer balik ke @wami.id. Saya tidak mau memberi makan anak-anak saya dari hasil keringat teman musisi lain," tuturnya.
Tak hanya ingin mengembalikan uang ke WAMI, pelantun Hampa itu juga membuka opsi lain. Ia menyebut kemungkinan menyumbangkan dana tersebut ke lembaga sosial demi kebaikan bersama.
“Ada yang tahu nomor rekeningnya? Atau saya sumbangkan ke Yayasan Kanker Indonesia. Gimana? Saya nurut teman-teman aja," tandasnya.
Baca Juga: Ari Lasso Sebut Anggota DPR Inisial B Siap Audit WAMI, Kisruh Royalti Makin Panas
Dalam unggahan yang sama, Ari Lasso sekaligus menyinggung soal carut-marut sistem pembagian royalti musik di Indonesia.
"Saya bersaksi dalam nama Tuhan dan anak-anak saya. Apa yang saya ceritakan ini adalah kisah nyata. Ada dua orang saksi yang mendengar obrolan ini," tulis Ari dikutip dari Instagram @ari_lasso, Jumat (22/8/2025).
Baca Juga: Tolak Royalti WAMI, Ari Lasso: Saya Tidak Mau Beri Makan Anak dari Keringat Musisi Lain
Ari Lasso Ceritakan Pengalaman di Tahun 2015
Dalam cerita panjangnya, Ari menyebut kejadian itu berlangsung pada tahun 2015. Kala itu, ia bekerja sama dengan sebuah event organizer (EO) yang menyelenggarakan acara musik besar tahunan.
Ari menuturkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika seorang rekannya dari lembaga manajemen kolektif meminta pembayaran royalti.
“Alkisah di tahun 2015 di negeri Konoha, saya punya EO sebut saja NGGILAP. Dan punya event tahunan besar namanya SONELIN, yang disponsori sebuah perusahaan rokok sebut saja SAMPURASUN. Lalu ditagih teman dari lembaga sebut saja WANI, nama sahabat saya sebut saja Mas Meidan," jelasnya.
Dialog Bersahabat tapi Menggelitik
Mantan vokalis Dewa 19 itu juga membagikan potongan percakapan dengan temannya yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh canda, meski topiknya cukup serius. Ia bahkan sampai mempertanyakan logika harus membayar royalti untuk lagu ciptaan sendiri.
Menurut Ari, dirinya bahkan sempat menantang rekannya untuk menagihkan pembayaran langsung ke pihak EO atau promotor jika memang wajib dibayar. Namun, ujung-ujungnya tagihan tersebut urung dilakukan.
"'Wah tetap bayar lah. 'Meski band/penyanyi bawain lagu ciptaan sendiri (bayar royalti)'. 'Iya lah'," ujarnya.
"'Oh kalau gitu aku kirim list manggungku ya dari Januari–September, tagihin ke EO/promotornya, kalau berhasil, aku komit bayar kewajibanku sebagai penyelenggara Soneline'. 'Wah ya udah nggak jadi'," lanjutnya.

Foto/Instagram @ari_lasso
Baca Juga: Ari Lasso Putuskan Kembalikan Royalti dari WAMI: Saya Transfer Balik
Ari Lasso Sebut Pengalaman Itu Lucu
Meski sempat dibuat bingung, Ari mengaku kini melihat pengalaman itu dengan kacamata yang lebih ringan. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang lucu, meskipun tetap menyiratkan kritik terhadap sistem pengelolaan royalti di Indonesia.
"Lucu ya," ucapnya, menambahkan bahwa masalah royalti memang masih perlu banyak pembenahan agar lebih adil bagi semua musisi.
Putuskan Kembalikan Royalti yang Diterima
Dalam unggahannya, Ari juga menyinggung tentang uang royalti yang sempat ia terima dari pihak Wahana Musik Indonesia (WAMI). Dengan tegas, ia menyatakan akan mengembalikan dana tersebut.
"Dan uang yang saya terima akan saya transfer balik ke @wami.id. Saya tidak mau memberi makan anak-anak saya dari hasil keringat teman musisi lain," tuturnya.
Pertimbangkan untuk Donasi
Tak hanya ingin mengembalikan uang ke WAMI, pelantun Hampa itu juga membuka opsi lain. Ia menyebut kemungkinan menyumbangkan dana tersebut ke lembaga sosial demi kebaikan bersama.
“Ada yang tahu nomor rekeningnya? Atau saya sumbangkan ke Yayasan Kanker Indonesia. Gimana? Saya nurut teman-teman aja," tandasnya.
Baca Juga: Ari Lasso Sebut Anggota DPR Inisial B Siap Audit WAMI, Kisruh Royalti Makin Panas
(dra)
Lihat Juga :