7 Jenis Garam yang Dapat Menambah Kenikmatan Masakan

Jum'at, 11 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
A A A
3. Garam Merah Muda Himalaya (Sendha Namak)
Seperti namanya, warna garam ini merah muda terang karena adanya oksida besi di dalamnya. Karena lebih sedikit diproses, kristal berukuran lebih besar dan cukup sulit larut saat dimasak. Keunikan garam ini adalah alih-alih mencampurkannya saat dimasak, garam justru ditaburkan di atas sayuran untuk meningkatkan rasa. Garam ini terbuat dari kristal garam yang ditambang dari daerah Himalaya. Garam diekstraksi dengan tangan dan mengalami pemrosesan minimum, sehingga menjadi produk yang lebih alami dibandingkan dengan garam meja.

4. Garam Seledri (Ajmod Ka Namak)
Garam seledri pada dasarnya adalah campuran garam meja biasa dengan seledri. Biji seledri digunakan sejak zaman kuno dalam pengobatan ayurveda. Meski biasa digunakan dalam salad, garam seledri tidak aman bagi ibu hamil karena bisa membuat rahim berkontraksi dan menyebabkan keguguran. Kandungan natrium yang rendah menjadikan garam ini pilihan yang baik untuk penderita diabetes atau penderita hipertensi.

5. Garam Asap
Paling populer di kalangan vegan, garam asap memberikan rasa berasap pada makanan. "Garam asap dapat ditambahkan dalam konsumsi harian Anda terutama untuk rasa diasap daripada khasiat kesehatannya," ungkapnya.

6. Garam Alaea
Garam alaea biasanya digunakan sebagai pengawet makanan. Warnanya merah karena kadar zat besi yang tinggi dalam garam. Garam Alaea dibuat dengan menguapkan air laut dengan energi matahari. Garam tersebut kemudian dilapisi dengan tanah liat merah dari China atau Hawaii. Anda juga dapat menambahkannya ke dalam makanan biasa dengan mencampurkannya ke dalam sup, salad, atau persiapan cokelat. Karena kandungan natrium yang sangat rendah, garam ini membantu mengurangi kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit ginjal kronis.

7. Garam Laut
Garam laut merupakan salah satu bentuk garam paling murni dan belum diproses yang diperoleh secara alami dari perairan laut. Itu terkandung dalam proses penguapan. Garam laut transparan dan tidak berwarna dalam bentuk kristal alaminya. Butirannya relatif lebih besar dari butiran garam meja. Banyak orang menganggap garam laut lebih sehat daripada garam meja. Namun, konsumsi natrium yang berlebihan telah dikaitkan dengan tingkat tekanan darah tinggi dan peningkatan risiko penyakit jantung.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Kuliner Nusantara Makin...
Kuliner Nusantara Makin Dicintai, Sajian Sambal Bakar Raih Penghargaan Favorit Asia
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Solusi Praktis Restoran...
Solusi Praktis Restoran Modern: Kelola Semua Pesanan Daring Cukup dari Satu Layar
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Cublak Suweng Satukan...
Cublak Suweng Satukan Kopi Gayo dan Temanggung dalam Satu Cita Rasa
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Rekomendasi
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved