Produser EDM Indonesia Juara ICEPERIENCE.ID, Langsung Gabung Label Dunia
Senin, 25 Agustus 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dari biasanya, EMPC tahun lalu menghadirkan proses mentoring yang lebih intensif lewat fase writing camp yang diadakan selama lima hari di Bali. Tujuannya, untuk membekali para finalis dengan pengalaman nyata dalam proses produksi musik profesional, sekaligus memperluas wawasan finalis tentang industri musik EDM secara menyeluruh.
Para finalis EMPC yakni Elian, Alva Gracia, dan TAF dimentori langsung oleh para produser dari Barong Family yaitu: Wiwek, Moksi, Mike dan SIHK. Di fase writing camp ini juga, para finalis mendapatkan transfer skill & knowledge langsung dari para musisi global yang jadi surprise guest seperti Valy Mo, TANE, dan Brett Allen. Menurut salah satu mentor sekaligus juri, SIHK, ketiga finalis mendapatkan beragam insight penting seputar teknik produksi, penulisan lagu, kolaborasi, serta strategi membangun brand sebagai music producer selama writing camp di Bali.
“Lebih dari membuat track lagu, writing camp ini merupakan proses pendewasaan sebagai produser musik. Lalu bagaimana mereka menemukan suara mereka sendiri dan bersiap untuk masuk ke skena musik yang lebih besar, baik di Indonesia maupun internasional. Kami ingin para produser ini tidak hanya siap dari sisi teknis, tetapi juga mental dan karakter sebagai musisi global,” tutur SIHK.
Ketiga nama finalis menjalani proses seleksi ketat dari ratusan karya yang masuk. Kurasi dilakukan secara anonim untuk menjamin objektivitas, dengan penilaian yang menitikberatkan pada originalitas, karakter musik, dan keberanian dalam mengeksplorasi sound dan genre. Ia pun memuji musikalitas yang dimiliki oleh TAF sebagai pemenang. “Ketiga finalis menunjukkan kematangan artistik yang luar biasa. Tapi TAF punya keunggulan dari sisi visi musikalitas yang paling matang,” ujar SIHK lagi.
Di sisi lain, Perwakilan ICEPERIENCE.ID Fabianus Arry Kurniawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang EMPC 2024 serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa sejak awal, ICEPERIENCE.ID berkomitmen untuk menjadi ruang yang tak hanya menyediakan panggung, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya otentik dan berkualitas yang mampu bersaing di level global.
Para finalis EMPC yakni Elian, Alva Gracia, dan TAF dimentori langsung oleh para produser dari Barong Family yaitu: Wiwek, Moksi, Mike dan SIHK. Di fase writing camp ini juga, para finalis mendapatkan transfer skill & knowledge langsung dari para musisi global yang jadi surprise guest seperti Valy Mo, TANE, dan Brett Allen. Menurut salah satu mentor sekaligus juri, SIHK, ketiga finalis mendapatkan beragam insight penting seputar teknik produksi, penulisan lagu, kolaborasi, serta strategi membangun brand sebagai music producer selama writing camp di Bali.
“Lebih dari membuat track lagu, writing camp ini merupakan proses pendewasaan sebagai produser musik. Lalu bagaimana mereka menemukan suara mereka sendiri dan bersiap untuk masuk ke skena musik yang lebih besar, baik di Indonesia maupun internasional. Kami ingin para produser ini tidak hanya siap dari sisi teknis, tetapi juga mental dan karakter sebagai musisi global,” tutur SIHK.
Ketiga nama finalis menjalani proses seleksi ketat dari ratusan karya yang masuk. Kurasi dilakukan secara anonim untuk menjamin objektivitas, dengan penilaian yang menitikberatkan pada originalitas, karakter musik, dan keberanian dalam mengeksplorasi sound dan genre. Ia pun memuji musikalitas yang dimiliki oleh TAF sebagai pemenang. “Ketiga finalis menunjukkan kematangan artistik yang luar biasa. Tapi TAF punya keunggulan dari sisi visi musikalitas yang paling matang,” ujar SIHK lagi.
Di sisi lain, Perwakilan ICEPERIENCE.ID Fabianus Arry Kurniawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang EMPC 2024 serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa sejak awal, ICEPERIENCE.ID berkomitmen untuk menjadi ruang yang tak hanya menyediakan panggung, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya otentik dan berkualitas yang mampu bersaing di level global.
Lihat Juga :