Lita Gading Penuhi Panggilan Klarifikasi Buntut Laporan Ahmad Dhani
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 16:11 WIB
loading...
Lita Gading akhirnya memenuhi panggilan klarifikasi buntut laporan Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya pada Jumat (29/8/2025). Foto/Instagram Lita Gading.
A
A
A
JAKARTA - Lita Gading akhirnya memenuhi panggilan klarifikasi buntut laporan Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya pada Jumat (29/8/2025). Sebelumnya, ia sempat absen panggilan penyidik karena tengah berada di luar negeri.
"Iya, karena kebetulan saya dari luar negeri, saya ada kerjaan di sana, dan saya baru pulang minggu kemarin, jadi baru hari ini, ya," kata Lita Gading di Polda Metro Jaya.
Kuasa hukum Lita, Syamsul Jahidin juga memastikan kliennya bakal kooperatif dalam menghadapi laporan sang musisi.
Baca juga: Kasus Dugaan Eksploitasi Anak: Al Ghazali Diperiksa, Ahmad Dhani Serahkan Bukti Tambahan
"Yang pasti insyaallah kita akan ikuti proses hukum yang ada. Jadi klien saya ini, kalau ada yang bilang mangkir, ini datang dengan panggilan hukum," tegasnya.
Lita berdalih konten yang dibuat untuk mengedukasi masyarakat soal kesehatan mental anak. Dia pun tak menampik pembuatan konten itu atas pertimbangan keilmuannya sebagai seorang psikolog.
"Dalam bentuk apapun kesehatan mental itu penting, jadi saya harus memberikan sebuah edukasi ke publik supaya kita paham, ya, gitu. Dan masyarakat umum juga paham, gitu,” kata Lita Gading.
Baca juga: Lita Gading Sindir Wakil Rakyat Berulah di Podcast, Sentil Ahmad Dhani?
Selain itu, Lita juga punya alasan khusus membuat video dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
Ia menilai, pesan tersebut bisa mudah dimengerti oleh masyarakat.
"Padahal saya penyampaiannya juga sangat-sangat sederhana bahasanya supaya mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakat, gitu," tegasnya.
Sebagai informasi, Ahmad Dhani melaporkan beberapa akun media sosial yang terindikasi melanggar hak anak hingga menyebabkan putrinya, SA, mengalami bullying di Polda Metro Jaya, pada Kamis, 10 Juli 2025.
Salah satu akun yang dilaporkan Dhani adalah milik Lita Gading, seorang psikolog sekaligus content creator yang diduga mengeksploitasi SA dengan menjadikannya sebagai objek dalam salah satu kontennya.
"Iya, karena kebetulan saya dari luar negeri, saya ada kerjaan di sana, dan saya baru pulang minggu kemarin, jadi baru hari ini, ya," kata Lita Gading di Polda Metro Jaya.
Kuasa hukum Lita, Syamsul Jahidin juga memastikan kliennya bakal kooperatif dalam menghadapi laporan sang musisi.
Baca juga: Kasus Dugaan Eksploitasi Anak: Al Ghazali Diperiksa, Ahmad Dhani Serahkan Bukti Tambahan
"Yang pasti insyaallah kita akan ikuti proses hukum yang ada. Jadi klien saya ini, kalau ada yang bilang mangkir, ini datang dengan panggilan hukum," tegasnya.
Lita berdalih konten yang dibuat untuk mengedukasi masyarakat soal kesehatan mental anak. Dia pun tak menampik pembuatan konten itu atas pertimbangan keilmuannya sebagai seorang psikolog.
"Dalam bentuk apapun kesehatan mental itu penting, jadi saya harus memberikan sebuah edukasi ke publik supaya kita paham, ya, gitu. Dan masyarakat umum juga paham, gitu,” kata Lita Gading.
Baca juga: Lita Gading Sindir Wakil Rakyat Berulah di Podcast, Sentil Ahmad Dhani?
Selain itu, Lita juga punya alasan khusus membuat video dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
Ia menilai, pesan tersebut bisa mudah dimengerti oleh masyarakat.
"Padahal saya penyampaiannya juga sangat-sangat sederhana bahasanya supaya mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakat, gitu," tegasnya.
Sebagai informasi, Ahmad Dhani melaporkan beberapa akun media sosial yang terindikasi melanggar hak anak hingga menyebabkan putrinya, SA, mengalami bullying di Polda Metro Jaya, pada Kamis, 10 Juli 2025.
Salah satu akun yang dilaporkan Dhani adalah milik Lita Gading, seorang psikolog sekaligus content creator yang diduga mengeksploitasi SA dengan menjadikannya sebagai objek dalam salah satu kontennya.
(nnz)
Lihat Juga :