Pikat Wisatawan Indonesia, Arab Saudi Hadirkan Deretan Destinasi Baru
Senin, 01 September 2025 - 17:00 WIB
loading...
Arab Saudi kian serius memikat wisatawan Indonesia dengan menghadirkan beragam destinasi menarik. Saudi memperkenalkan potensi pariwisata barunya. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Arab Saudi kian serius memikat wisatawan Indonesia dengan menghadirkan beragam destinasi menarik. Melalui Indonesia Travel Trade B2B Roadshow pada 18–22 Agustus 2025, Saudi memperkenalkan potensi pariwisata barunya. Roadshow ini digelar di Jakarta, serta untuk pertama kalinya di Medan dan Solo. Lebih dari 800 agen perjalanan dan 35 mitra industri ikut serta.
Langkah ini memperkuat citra Saudi sebagai destinasi leisure, religi, dan bisnis dengan merek pariwisata nasional “Saudi, Welcome to Arabia”. Selain promosi destinasi, Saudi juga menawarkan program pengembalian PPN sebesar 15 persen. Fasilitas ini memberi keuntungan langsung bagi wisatawan yang berbelanja di sana.
Madinah menjadi sorotan utama karena memadukan spiritualitas dengan pengalaman modern. Selain Masjid Nabawi, wisatawan bisa menikmati Quba Walking Trail sepanjang 3 km. Ada pula Al Sirah Exhibition, As Safiyyah Museum, hingga Sumur Gharqad yang penuh sejarah. Madinah bahkan menawarkan konsep pernikahan unik di suasana spiritual.
Tak kalah menarik, Al Baha menyuguhkan pesona alam dan budaya. Dataran tinggi sejuk 2.500 meter, air terjun, serta desa marmer Dhee Ayn jadi andalan. Jalur Gajah bersejarah yang tercatat dalam Al-Qur’an juga bisa ditelusuri. “Al Baha memperkaya perjalanan spiritual dengan keindahan alam,” jelas keterangan resmi Saudi Tourism Authority (STA) di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Baca Juga: Nuansa Nasionalis dan Budaya Lokal Meriahkan Bulan Kemerdekaan di Hotel
![Pikat Wisatawan Indonesia, Arab Saudi Hadirkan Deretan Destinasi Baru]()
Foto/istimewa
Sementara itu, Aseer hadir dengan pesisir pantai, gurun, dan pegunungan menjulang. Desa warna-warni, pasar tradisional, dan kuliner khas menambah daya tariknya. Saat musim semi, bunga Jacaranda ungu bermekaran dalam festival Purple Season. Suasana ini menjadikan Aseer salah satu destinasi paling menawan di Saudi.
Ada pula King Abdullah Economic City (KAEC) yang menawarkan pengalaman modern. Kota tepi Laut Merah ini menghadirkan pantai alami, lapangan golf, dan resor mewah. Dengan akses cepat melalui Kereta Haramain, KAEC cocok jadi persinggahan jamaah Umrah. Kini kota ini berkembang sebagai destinasi gaya hidup sekaligus bisnis.
Saudi juga menyiapkan atraksi baru bernama Ala Khotah pada akhir 2025. Program ini menghidupkan kembali perjalanan Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Wisatawan diajak menapaki jejak sejarah lewat pengalaman imersif yang memberi pengalaman spiritual lebih dalam.
Kemudahan akses turut mendukung minat wisatawan Indonesia. Pemegang visa Inggris, AS, atau Schengen bisa langsung ajukan e-visa atau Visa on Arrival. Jamaah Umrah juga bisa memperpanjang perjalanan ke Laut Merah, gurun, atau AlUla.
Baca Juga: Hotel Model J Hadir di BSD, Tambah Pilihan Staycation Modern Dekat Jakarta
Langkah ini memperkuat citra Saudi sebagai destinasi leisure, religi, dan bisnis dengan merek pariwisata nasional “Saudi, Welcome to Arabia”. Selain promosi destinasi, Saudi juga menawarkan program pengembalian PPN sebesar 15 persen. Fasilitas ini memberi keuntungan langsung bagi wisatawan yang berbelanja di sana.
Madinah menjadi sorotan utama karena memadukan spiritualitas dengan pengalaman modern. Selain Masjid Nabawi, wisatawan bisa menikmati Quba Walking Trail sepanjang 3 km. Ada pula Al Sirah Exhibition, As Safiyyah Museum, hingga Sumur Gharqad yang penuh sejarah. Madinah bahkan menawarkan konsep pernikahan unik di suasana spiritual.
Tak kalah menarik, Al Baha menyuguhkan pesona alam dan budaya. Dataran tinggi sejuk 2.500 meter, air terjun, serta desa marmer Dhee Ayn jadi andalan. Jalur Gajah bersejarah yang tercatat dalam Al-Qur’an juga bisa ditelusuri. “Al Baha memperkaya perjalanan spiritual dengan keindahan alam,” jelas keterangan resmi Saudi Tourism Authority (STA) di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Baca Juga: Nuansa Nasionalis dan Budaya Lokal Meriahkan Bulan Kemerdekaan di Hotel
.jpg)
Foto/istimewa
Sementara itu, Aseer hadir dengan pesisir pantai, gurun, dan pegunungan menjulang. Desa warna-warni, pasar tradisional, dan kuliner khas menambah daya tariknya. Saat musim semi, bunga Jacaranda ungu bermekaran dalam festival Purple Season. Suasana ini menjadikan Aseer salah satu destinasi paling menawan di Saudi.
Ada pula King Abdullah Economic City (KAEC) yang menawarkan pengalaman modern. Kota tepi Laut Merah ini menghadirkan pantai alami, lapangan golf, dan resor mewah. Dengan akses cepat melalui Kereta Haramain, KAEC cocok jadi persinggahan jamaah Umrah. Kini kota ini berkembang sebagai destinasi gaya hidup sekaligus bisnis.
Saudi juga menyiapkan atraksi baru bernama Ala Khotah pada akhir 2025. Program ini menghidupkan kembali perjalanan Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Wisatawan diajak menapaki jejak sejarah lewat pengalaman imersif yang memberi pengalaman spiritual lebih dalam.
Kemudahan akses turut mendukung minat wisatawan Indonesia. Pemegang visa Inggris, AS, atau Schengen bisa langsung ajukan e-visa atau Visa on Arrival. Jamaah Umrah juga bisa memperpanjang perjalanan ke Laut Merah, gurun, atau AlUla.
Baca Juga: Hotel Model J Hadir di BSD, Tambah Pilihan Staycation Modern Dekat Jakarta
(dra)
Lihat Juga :