14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor
Kamis, 04 September 2025 - 18:00 WIB
loading...
Sebanyak 14 film Indonesia tayang September 2025, menghadirkan beragam genre mulai dari drama keluarga, kisah percintaan yang menyentuh, hingga horor. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 14 film Indonesia tayang September 2025, menghadirkan beragam genre mulai dari drama keluarga penuh haru, kisah percintaan yang menyentuh, hingga horor mistis yang siap menguji adrenalin penonton. Bulan ini menjadi momen spesial bagi industri perfilman lokal karena menghadirkan variasi tontonan yang mampu menarik minat berbagai kalangan.
Deretan film tersebut di antaranya Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, Agape: The Unconditional Love, Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai, Mama: Pesan dari Neraka, hingga Dilanjutkan Salah Disudahi Perih.
Kehadiran film Indonesia ini bukan hanya menambah semarak layar lebar, tetapi juga menunjukkan konsistensi sineas Indonesia dalam menyajikan karya kreatif yang relevan dengan selera penonton masa kini. Berikut sederet film Indonesia tayang September 2025 dilansir dari IMDb, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: 13 Film Indonesia Tayang Agustus 2025, Nomor 4 soal Suami Selingkuh dengan Pengasuh
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Alin terpaksa kembali ke kampung halamannya setelah beasiswa kedokteran yang ia jalani terancam batal. Kepulangannya membuka mata bahwa kondisi keluarga semakin berat, sementara sang ayah jarang berada di rumah. Beban hidup pun banyak dipikul oleh kedua saudarinya yang harus rela mengorbankan cita-cita demi keberlangsungan keluarga.
Di tengah situasi itu, Alin menemukan buku harian sang ibu yang berisi kenangan masa mudanya, termasuk mimpi-mimpi yang belum pernah terwujud. Temuan ini membuat Alin merenung, apakah ibunya akan lebih bahagia jika tidak menikah dengan ayahnya. Keraguan itu akhirnya menjalar pada kehidupannya sendiri, membuat Alin mempertanyakan apakah Irfan benar-benar pasangan terbaik untuk masa depannya.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/Teater.co
Film ini menyoroti perjalanan Sania, seorang ibu tunggal yang tak kenal lelah berjuang demi kesembuhan putrinya, Kira, yang menderita leukemia. Kisah haru juga hadir melalui Gigi, remaja dengan penyakit jantung bawaan, yang mendapat kasih sayang tulus dari sang adik, Gino.
Tak hanya itu, cerita persahabatan Daffa dan Bimo menambah warna dalam drama ini. Dengan alur multiplot, film ini menggambarkan berbagai sisi perjuangan para caregiver yang tetap teguh berdiri, meski harus berhadapan dengan rasa sakit, pengorbanan, dan cinta tanpa batas.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Berlatar tahun 1920 di masa Hindia Belanda, kisah ini mengangkat perjalanan Giandra (Aditya Zoni), seorang dokter muda lulusan Stovia, yang tergerak setelah membaca berita tentang seorang gadis bernama Layla (Aisha Kastolan) yang dipasung di desa Karuhun. Saat itu, pemasungan dianggap sebagai cara penyembuhan gangguan mental, bertolak belakang dengan pandangan medis modern yang dianut Giandra.
Berita tersebut ditulis oleh Rikke (Aurelia Lourdes), seorang jurnalis keturunan Belanda–pribumi yang kemudian menemaninya ke desa terpencil itu. Perjalanan Giandra pun menjadi pertarungan besar antara ilmu kedokteran yang ia yakini dengan tradisi lokal yang sarat budaya, mistisisme, dan takhayul.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Putri tumbuh dengan mengenal ibunya, Sari, hanya sebagai peramal tarot ternama tanpa banyak kenangan personal yang hangat. Setelah Sari meninggal dalam kecelakaan, Putri dikejutkan dengan pesan-pesan misterius yang masuk dari nomor mendiang ibunya.
Awalnya dianggap sekadar gurauan, pesan itu justru mengungkap peristiwa-peristiwa nyata yang terjadi kemudian. Dari situlah Putri mulai percaya bahwa komunikasi itu benar-benar berasal dari arwah sang ibu.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/Instagram @moviezy.id
Film ini mengangkat kisah nyata Mongol yang pernah terjerat dalam sekte gereja setan. Ceritanya menggambarkan pengalaman menyeramkan sekaligus membuka tabir gelap tentang kekuatan gaib dan ajaran sesat yang tersembunyi di balik kedok kepercayaan.
Dibintangi oleh Mongol Stres, Jonas Rivanno, dan Kathleen Carolyne, serta digarap oleh sutradara Daniel Tito, film ini hadir bukan hanya sebagai tontonan horor, tetapi juga sebagai peringatan akan bahaya mengikuti aliran sesat.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Arini pindah ke sebuah kota kecil bersama suami dan anak-anaknya demi memulai kehidupan baru, namun kedamaian itu berubah menjadi mimpi buruk setelah mereka menemukan cermin kuno di gudang rumah. Sejak saat itu, suara gaib, penampakan menyeramkan, hingga bayangan aneh di cermin mulai menghantui keluarga kecil tersebut.
Situasi makin mencekam ketika mantan suami Arini, Hendra, kembali hadir, sementara sosok misterius bernama Bu Sri ternyata menyimpan rahasia besar di balik teror itu. Perlahan terungkap, Bu Sri mengincar tubuh muda Arini untuk ditukar melalui kekuatan gaib dari cermin. Kini, Arini harus berjuang keras menyelamatkan keluarganya dari ancaman yang bersembunyi di balik kaca tersebut.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Film horor ini mengisahkan Sari yang nekat mempraktikkan ilmu pelet kuno bernama lintrik demi merebut kembali Rendy, cinta pertamanya, meski lelaki itu sudah menjadi suami sahabatnya sendiri, Nilam. Niat terlarang tersebut justru membuka pintu pada teror mistis yang mengerikan.
Diperankan oleh Meisya Amira, Yati Surachman, Donny Damara, Karina Icha, Akbar Nasdar, hingga Fannita Posumah, film ini menghadirkan kisah horor penuh konflik cinta, pengkhianatan, dan ilmu hitam yang berujung pada malapetaka.
Baca Juga: 19 Film Indonesia Tayang Juli 2025, Nomor 7 Kisahkan Pembantaian Keluarga di Makassar
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Sejak dilahirkan, Maryam tidak pernah lepas dari gangguan makhluk gaib yang membayangi hidupnya. Selama 26 tahun, ia hidup dalam teror janji gelap dari sosok tak kasat mata yang selalu mengikutinya, membisikkan kata-kata yang hanya bisa ia dengar.
Hidup Maryam makin mencekam ketika ia menerima surat-surat misterius yang selalu kembali meski telah ia bakar dan buang. Usahanya untuk melepaskan diri justru membuat belenggu itu semakin kuat, hingga Maryam mulai kehilangan batas antara hidupnya sendiri atau sekadar menjadi milik jin yang terus menghantui.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Mirah hidup dalam kutukan mengerikan—setiap pria yang ia cintai selalu berakhir dengan kematian tragis. Setelah suaminya, Agus, meninggal secara misterius, ia dikucilkan oleh warga desa dan hanya menemukan ketenangan dengan bekerja di rumah makan Rancak Bana, tempat ia akhirnya diterima apa adanya.
Ketika Bana jatuh hati padanya, rahasia kutukan Bahu Laweyan pun terungkap, berkaitan dengan Puti, saudara tirinya yang menyimpan dendam masa lalu. Meski dihantui ketakutan, Mirah memilih untuk menantang kutukan itu dan memperjuangkan cintanya, meski harus menghadapi konsekuensi yang penuh bahaya.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Bonar tengah melalui masa sulit setelah dicampakkan oleh Cantika, kekasihnya, yang menilai ia tidak cukup serius memperjuangkan hubungan. Dihimpit berbagai masalah hidup, ia tetap mendapat dukungan dari dua sahabatnya, Awang dan Wongso, yang meski memiliki persoalan sendiri, selalu setia mendampinginya.
Di tengah keputusasaan, mereka bertiga mendapat tawaran tak terduga dari Zara untuk menjadi dukun hujan. Awalnya dianggap konyol, pekerjaan itu justru menjadi peluang demi memperbaiki keadaan. Dengan bantuan Ki Rengga, sosok sakti yang membimbing mereka, Bonar mencoba menjalani peran barunya sambil bersaing dengan Arnold—pria yang sudah mendapat restu ibu Cantika. Perjalanan ini penuh humor, kreativitas, sekaligus perjuangan Bonar untuk membuktikan dirinya.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Dua tahun setelah perceraian orang tuanya, Vira kini tinggal bersama ibunya, Yanti, dan adik laki-lakinya, Dino. Kehidupan mereka terlihat membaik—Yanti berubah menjadi lebih ceria, tampil cantik, sukses, hingga mampu membeli rumah baru serta membuka salon yang selalu dipenuhi pelanggan.
Namun, di balik kesuksesan itu, Vira mulai menyadari ada sesuatu yang janggal. Ia menyaksikan ibunya bertindak kasar pada pelanggan, bahkan sampai menyerang Dino, lalu keesokan harinya berperilaku normal seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Kecurigaan itu membuat Vira bertekad mencari kebenaran: masihkah sosok yang bersamanya benar-benar ibunya?
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Solah Vincenzio pulang ke kampung halamannya bersama Fajrul, Jaka, dan Supra dengan harapan disambut bak pahlawan. Namun, alih-alih diterima hangat, ia justru dianggap sebagai hantu. Kekecewaannya bertambah ketika mengetahui Dara Gonzalez, gadis yang lama ia cintai, akan menikah dengan adiknya, Iqbal.
Kebahagiaan pernikahan itu tak berlangsung mulus karena muncul teror mengerikan dari Nenek Gayung, roh pemandikan mayat yang mencari korban baru. Demi menyelamatkan Iqbal dan Dara, Solah bersama teman-temannya harus menghadapi sosok mistis tersebut dengan bantuan Kang Mas Pusi.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Janji Senja bercerita tentang Pak Arman, seorang ayah sederhana yang menaruh harapan besar pada putri sulungnya, Maria, untuk menjadi anggota TNI-AD sebagai bentuk pengabdian bagi bangsa. Namun, kebahagiaan keluarga itu terhenti ketika Pak Arman meninggal setelah Maria lulus SMA, meninggalkan luka sekaligus tekad bagi putrinya untuk mewujudkan cita-cita sang ayah.
Sementara itu, Petrus, anak laki-laki satu-satunya, memilih tinggal di desa demi menjaga keluarga dan kebun sagu warisan ayahnya. Tiga tahun kemudian, Maria yang sedang menempuh pendidikan militer pulang dengan penuh kerinduan, tetapi justru harus menghadapi kenyataan pahit: ibunya jatuh sakit dan meninggal. Kisah ini menggambarkan bahwa kepulangan tidak selalu membawa kebahagiaan, melainkan bisa menjadi momen perpisahan terakhir dengan orang tersayang.
![14 Film Indonesia Tayang September 2025, Didominasi Drama Keluarga dan Horor]()
Foto/IMDb
Alfa dan Darian, pasangan muda yang telah melalui berbagai konflik, akhirnya memilih berpisah. Namun, desakan keluarga membuat keduanya ingin memperbaiki hubungan dan menikah kembali. Masalah muncul karena aturan setelah perceraian ketiga mengharuskan Alfa menikah dengan pria lain terlebih dahulu sebelum bisa bersatu lagi dengan Darian.
Kehadiran Zainun sebagai suami sementara membuka babak baru yang jauh lebih rumit. Cemburu dan rasa ingin tahu Darian justru memperkeruh keadaan, menimbulkan situasi penuh kekacauan, tawa, sekaligus luka lama yang kembali terbuka. Perjalanan mereka pun berubah menjadi drama penuh kejutan yang sulit ditebak.
Baca Juga: 9 Film Indonesia Tayang Juni 2025, Keluarga Super Irit Diadaptasi dari Komik Korea
Deretan film tersebut di antaranya Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, Agape: The Unconditional Love, Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai, Mama: Pesan dari Neraka, hingga Dilanjutkan Salah Disudahi Perih.
Kehadiran film Indonesia ini bukan hanya menambah semarak layar lebar, tetapi juga menunjukkan konsistensi sineas Indonesia dalam menyajikan karya kreatif yang relevan dengan selera penonton masa kini. Berikut sederet film Indonesia tayang September 2025 dilansir dari IMDb, Kamis (4/9/2025).
14 Film Indonesia Tayang September 2025
Baca Juga: 13 Film Indonesia Tayang Agustus 2025, Nomor 4 soal Suami Selingkuh dengan Pengasuh
1. Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah (4 September)

Foto/IMDb
Alin terpaksa kembali ke kampung halamannya setelah beasiswa kedokteran yang ia jalani terancam batal. Kepulangannya membuka mata bahwa kondisi keluarga semakin berat, sementara sang ayah jarang berada di rumah. Beban hidup pun banyak dipikul oleh kedua saudarinya yang harus rela mengorbankan cita-cita demi keberlangsungan keluarga.
Di tengah situasi itu, Alin menemukan buku harian sang ibu yang berisi kenangan masa mudanya, termasuk mimpi-mimpi yang belum pernah terwujud. Temuan ini membuat Alin merenung, apakah ibunya akan lebih bahagia jika tidak menikah dengan ayahnya. Keraguan itu akhirnya menjalar pada kehidupannya sendiri, membuat Alin mempertanyakan apakah Irfan benar-benar pasangan terbaik untuk masa depannya.
2. Agape: The Unconditional Love (4 September)

Foto/Teater.co
Film ini menyoroti perjalanan Sania, seorang ibu tunggal yang tak kenal lelah berjuang demi kesembuhan putrinya, Kira, yang menderita leukemia. Kisah haru juga hadir melalui Gigi, remaja dengan penyakit jantung bawaan, yang mendapat kasih sayang tulus dari sang adik, Gino.
Tak hanya itu, cerita persahabatan Daffa dan Bimo menambah warna dalam drama ini. Dengan alur multiplot, film ini menggambarkan berbagai sisi perjuangan para caregiver yang tetap teguh berdiri, meski harus berhadapan dengan rasa sakit, pengorbanan, dan cinta tanpa batas.
3. Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai (4 September)

Foto/IMDb
Berlatar tahun 1920 di masa Hindia Belanda, kisah ini mengangkat perjalanan Giandra (Aditya Zoni), seorang dokter muda lulusan Stovia, yang tergerak setelah membaca berita tentang seorang gadis bernama Layla (Aisha Kastolan) yang dipasung di desa Karuhun. Saat itu, pemasungan dianggap sebagai cara penyembuhan gangguan mental, bertolak belakang dengan pandangan medis modern yang dianut Giandra.
Berita tersebut ditulis oleh Rikke (Aurelia Lourdes), seorang jurnalis keturunan Belanda–pribumi yang kemudian menemaninya ke desa terpencil itu. Perjalanan Giandra pun menjadi pertarungan besar antara ilmu kedokteran yang ia yakini dengan tradisi lokal yang sarat budaya, mistisisme, dan takhayul.
4. Mama: Pesan dari Neraka (11 September)

Foto/IMDb
Putri tumbuh dengan mengenal ibunya, Sari, hanya sebagai peramal tarot ternama tanpa banyak kenangan personal yang hangat. Setelah Sari meninggal dalam kecelakaan, Putri dikejutkan dengan pesan-pesan misterius yang masuk dari nomor mendiang ibunya.
Awalnya dianggap sekadar gurauan, pesan itu justru mengungkap peristiwa-peristiwa nyata yang terjadi kemudian. Dari situlah Putri mulai percaya bahwa komunikasi itu benar-benar berasal dari arwah sang ibu.
5. Gereja Setan (11 September)

Foto/Instagram @moviezy.id
Film ini mengangkat kisah nyata Mongol yang pernah terjerat dalam sekte gereja setan. Ceritanya menggambarkan pengalaman menyeramkan sekaligus membuka tabir gelap tentang kekuatan gaib dan ajaran sesat yang tersembunyi di balik kedok kepercayaan.
Dibintangi oleh Mongol Stres, Jonas Rivanno, dan Kathleen Carolyne, serta digarap oleh sutradara Daniel Tito, film ini hadir bukan hanya sebagai tontonan horor, tetapi juga sebagai peringatan akan bahaya mengikuti aliran sesat.
6. Sukma (11 September)

Foto/IMDb
Arini pindah ke sebuah kota kecil bersama suami dan anak-anaknya demi memulai kehidupan baru, namun kedamaian itu berubah menjadi mimpi buruk setelah mereka menemukan cermin kuno di gudang rumah. Sejak saat itu, suara gaib, penampakan menyeramkan, hingga bayangan aneh di cermin mulai menghantui keluarga kecil tersebut.
Situasi makin mencekam ketika mantan suami Arini, Hendra, kembali hadir, sementara sosok misterius bernama Bu Sri ternyata menyimpan rahasia besar di balik teror itu. Perlahan terungkap, Bu Sri mengincar tubuh muda Arini untuk ditukar melalui kekuatan gaib dari cermin. Kini, Arini harus berjuang keras menyelamatkan keluarganya dari ancaman yang bersembunyi di balik kaca tersebut.
7. Lintrik Ilmu Pemikat (11 September)

Foto/IMDb
Film horor ini mengisahkan Sari yang nekat mempraktikkan ilmu pelet kuno bernama lintrik demi merebut kembali Rendy, cinta pertamanya, meski lelaki itu sudah menjadi suami sahabatnya sendiri, Nilam. Niat terlarang tersebut justru membuka pintu pada teror mistis yang mengerikan.
Diperankan oleh Meisya Amira, Yati Surachman, Donny Damara, Karina Icha, Akbar Nasdar, hingga Fannita Posumah, film ini menghadirkan kisah horor penuh konflik cinta, pengkhianatan, dan ilmu hitam yang berujung pada malapetaka.
Baca Juga: 19 Film Indonesia Tayang Juli 2025, Nomor 7 Kisahkan Pembantaian Keluarga di Makassar
8. Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat (18 September)

Foto/IMDb
Sejak dilahirkan, Maryam tidak pernah lepas dari gangguan makhluk gaib yang membayangi hidupnya. Selama 26 tahun, ia hidup dalam teror janji gelap dari sosok tak kasat mata yang selalu mengikutinya, membisikkan kata-kata yang hanya bisa ia dengar.
Hidup Maryam makin mencekam ketika ia menerima surat-surat misterius yang selalu kembali meski telah ia bakar dan buang. Usahanya untuk melepaskan diri justru membuat belenggu itu semakin kuat, hingga Maryam mulai kehilangan batas antara hidupnya sendiri atau sekadar menjadi milik jin yang terus menghantui.
9. Perempuan Pembawa Sial (18 September)

Foto/IMDb
Mirah hidup dalam kutukan mengerikan—setiap pria yang ia cintai selalu berakhir dengan kematian tragis. Setelah suaminya, Agus, meninggal secara misterius, ia dikucilkan oleh warga desa dan hanya menemukan ketenangan dengan bekerja di rumah makan Rancak Bana, tempat ia akhirnya diterima apa adanya.
Ketika Bana jatuh hati padanya, rahasia kutukan Bahu Laweyan pun terungkap, berkaitan dengan Puti, saudara tirinya yang menyimpan dendam masa lalu. Meski dihantui ketakutan, Mirah memilih untuk menantang kutukan itu dan memperjuangkan cintanya, meski harus menghadapi konsekuensi yang penuh bahaya.
10. Jadi Tuh Barang (18 September)

Foto/IMDb
Bonar tengah melalui masa sulit setelah dicampakkan oleh Cantika, kekasihnya, yang menilai ia tidak cukup serius memperjuangkan hubungan. Dihimpit berbagai masalah hidup, ia tetap mendapat dukungan dari dua sahabatnya, Awang dan Wongso, yang meski memiliki persoalan sendiri, selalu setia mendampinginya.
Di tengah keputusasaan, mereka bertiga mendapat tawaran tak terduga dari Zara untuk menjadi dukun hujan. Awalnya dianggap konyol, pekerjaan itu justru menjadi peluang demi memperbaiki keadaan. Dengan bantuan Ki Rengga, sosok sakti yang membimbing mereka, Bonar mencoba menjalani peran barunya sambil bersaing dengan Arnold—pria yang sudah mendapat restu ibu Cantika. Perjalanan ini penuh humor, kreativitas, sekaligus perjuangan Bonar untuk membuktikan dirinya.
11. Dia Bukan Ibu (25 September)

Foto/IMDb
Dua tahun setelah perceraian orang tuanya, Vira kini tinggal bersama ibunya, Yanti, dan adik laki-lakinya, Dino. Kehidupan mereka terlihat membaik—Yanti berubah menjadi lebih ceria, tampil cantik, sukses, hingga mampu membeli rumah baru serta membuka salon yang selalu dipenuhi pelanggan.
Namun, di balik kesuksesan itu, Vira mulai menyadari ada sesuatu yang janggal. Ia menyaksikan ibunya bertindak kasar pada pelanggan, bahkan sampai menyerang Dino, lalu keesokan harinya berperilaku normal seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Kecurigaan itu membuat Vira bertekad mencari kebenaran: masihkah sosok yang bersamanya benar-benar ibunya?
12. Kang Solah x Nenek Gayung (25 September)
.jpg)
Foto/IMDb
Solah Vincenzio pulang ke kampung halamannya bersama Fajrul, Jaka, dan Supra dengan harapan disambut bak pahlawan. Namun, alih-alih diterima hangat, ia justru dianggap sebagai hantu. Kekecewaannya bertambah ketika mengetahui Dara Gonzalez, gadis yang lama ia cintai, akan menikah dengan adiknya, Iqbal.
Kebahagiaan pernikahan itu tak berlangsung mulus karena muncul teror mengerikan dari Nenek Gayung, roh pemandikan mayat yang mencari korban baru. Demi menyelamatkan Iqbal dan Dara, Solah bersama teman-temannya harus menghadapi sosok mistis tersebut dengan bantuan Kang Mas Pusi.
13. Janji Setia (25 September)

Foto/IMDb
Janji Senja bercerita tentang Pak Arman, seorang ayah sederhana yang menaruh harapan besar pada putri sulungnya, Maria, untuk menjadi anggota TNI-AD sebagai bentuk pengabdian bagi bangsa. Namun, kebahagiaan keluarga itu terhenti ketika Pak Arman meninggal setelah Maria lulus SMA, meninggalkan luka sekaligus tekad bagi putrinya untuk mewujudkan cita-cita sang ayah.
Sementara itu, Petrus, anak laki-laki satu-satunya, memilih tinggal di desa demi menjaga keluarga dan kebun sagu warisan ayahnya. Tiga tahun kemudian, Maria yang sedang menempuh pendidikan militer pulang dengan penuh kerinduan, tetapi justru harus menghadapi kenyataan pahit: ibunya jatuh sakit dan meninggal. Kisah ini menggambarkan bahwa kepulangan tidak selalu membawa kebahagiaan, melainkan bisa menjadi momen perpisahan terakhir dengan orang tersayang.
14. Dilanjutkan Salah Disudahi Perih (25 September)

Foto/IMDb
Alfa dan Darian, pasangan muda yang telah melalui berbagai konflik, akhirnya memilih berpisah. Namun, desakan keluarga membuat keduanya ingin memperbaiki hubungan dan menikah kembali. Masalah muncul karena aturan setelah perceraian ketiga mengharuskan Alfa menikah dengan pria lain terlebih dahulu sebelum bisa bersatu lagi dengan Darian.
Kehadiran Zainun sebagai suami sementara membuka babak baru yang jauh lebih rumit. Cemburu dan rasa ingin tahu Darian justru memperkeruh keadaan, menimbulkan situasi penuh kekacauan, tawa, sekaligus luka lama yang kembali terbuka. Perjalanan mereka pun berubah menjadi drama penuh kejutan yang sulit ditebak.
Baca Juga: 9 Film Indonesia Tayang Juni 2025, Keluarga Super Irit Diadaptasi dari Komik Korea
(dra)
Lihat Juga :