Pestapora 2025 Disponsori Freeport, Sal Priadi Donasikan Honor Manggung untuk Krisis Iklim
Minggu, 07 September 2025 - 13:00 WIB
loading...
Sal Priadi akhirnya memberikan tanggapan terkait keterlibatannya dalam Pestapora 2025 karena yang diduga mendapat sponsor dari PT Freeport Indonesia. Foto/Instagram @salpriadi
A
A
A
JAKARTA - Musisi Sal Priadi akhirnya memberikan tanggapan terkait keterlibatannya dalam Pestapora 2025 yang sempat menjadi sorotan publik karena diduga mendapat sponsor dari PT Freeport Indonesia . Ia mengaku baru mengetahui kabar mengenai sponsor tersebut pada malam sebelum dirinya tampil.
Melalui broadcast channel Instagram resminya, Sal Priadi menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar dirinya dan manajemen lebih teliti dalam menyikapi kerja sama. Terutama yang berkaitan dengan nilai dan prinsip yang ia junjung.
"Terus terang aku baru tau soal ini malam tadi. Aku akui jarang sekali teliti satu-satu dan mendetail soal sponsor, ini tentu akan jadi pelajaran buat aku dan sudah disampaikan kepada management untuk lebih peka, teliti dan waspada demi keselarasan nilai-nilai yang kami percaya," kata Sal dalam broadcast channel Instagram @salpriadi, Minggu (7/9/2025).
![Pestapora 2025 Disponsori Freeport, Sal Priadi Donasikan Honor Manggung untuk Krisis Iklim]()
Foto/Instagram @salpriadi
Baca Juga: Daftar Musisi yang Batal Manggung di Pestapora 2025 Imbas Freeport Jadi Sponsor
Dalam pernyataannya, penyanyi 33 tahun ini menekankan bahwa dirinya akan selalu berpihak pada kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidup.
Ia mengaku terus mempelajari isu krisis iklim, termasuk dinamika konflik sosial dan ekologis yang terjadi di Papua. Dengan tegas, ia menyatakan bahwa sikapnya terhadap isu lingkungan bukan sekadar pernyataan publik, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata.
"Terkait keberpihakan, aku jelas akan selalu berpihak pada kemanusiaan dan kelestarian ekologi. Meski climate crisis adalah topik yang masih, selalu, terus aku pelajari dan spesifik dalam hal ini juga pada konflik yang terjadi di tanah Papua sana," jelasnya.
Meski kecewa dengan keterlibatan sponsor, pelantun Gala Bunga Matahari itu memutuskan untuk tetap naik panggung di Pestapora. Alasannya, ia menghargai penonton yang telah membeli tiket dengan usaha yang tidak selalu mudah.
Baginya, membatalkan penampilan bukanlah pilihan tepat karena bisa mengecewakan banyak pihak yang sudah menantikan konser tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya tetap tampil bukan berarti dirinya setuju dengan keputusan penyelenggara terkait sponsor.
"Terkait manggung, aku memilih sikap menunjukkan kekecewaanku dengan menyampaikannya pada pihak penyelenggara, meski bentuk reaksiku bukan membatalkan manggung, bukan berarti aku setuju dengan sikap mereka," ujarnya.
"Pertunjukan akan tetap terjadi, dengan alasan yang mungkin terdengar sederhana, tapi untukku penting. Waktu pertunjukan sudah sangat dekat, ada cerita-cerita orang-orang yang sudah beli tiket dan mau nonton dengan usaha yang belum tentu mudah semua, hal itu sangat menggerakkan aku," tambahnya.
Baca Juga: Penyanyi Sal Priadi Terima Royalti Senilai Rp114 Juta dari WAMIPenyanyi Sal Priadi Terima Royalti Senilai Rp114 Juta dari WAMI
Sebagai bentuk sikap nyata, pemilik nama asli Salmantyo Ashrizky Priadi itu memutuskan untuk mendonasikan seluruh keuntungan pribadinya dari penampilan di Pestapora 2025. Dana tersebut akan disalurkan melalui lembaga terpercaya yang fokus pada penanganan krisis iklim.
Langkah ini mendapat apresiasi dari publik karena dianggap sebagai bentuk konsistensi antara ucapan dan tindakan seorang musisi yang peduli pada isu lingkungan. Ia berharap tindakannya bisa menjadi pengingat bersama bahwa industri hiburan perlu lebih peka terhadap isu sosial dan ekologis.
"Dan sebagai respons nyata, seluruh keuntungan pribadiku dari penampilan Sal Priadi di panggung Pestapora pada 07 September 2025 akan didonasikan untuk mendukung penanganan krisis iklim melalui lembaga terpercaya yang akan kami tentukan," ucapnya.
"Semoga ini menjadi pembelajaran kita semua. Terima kasih untuk selalu membersamai dalam perjalanan ini," lanjutnya.
Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup, turut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kontroversi yang terjadi. Melalui akun Instagram resmi Pestapora, ia mengakui adanya kelalaian pihak penyelenggara dalam menyeleksi sponsor yang sesuai dengan nilai-nilai festival.
Ia pun menegaskan bahwa setelah hari pertama konser berlangsung, pihaknya resmi memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada aliran dana yang masuk ke pihak penyelenggara dari PT Freeport Indonesia.
"Saya sekali lagi mewakili Pestapora meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia," bebernya dikutip dari Instagram @pestapora.
"Kami menyadari betul kelalaian kami untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dan berdasarkan release statement semalam, kami sudah memutus kontrak kerja sama kami dengan PT Freeport Indonesia dan kami memastikan tidak ada sepeser pun aliran dana yang kami terima dari PT Freeport Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Sal Priadi Dituding Plagiat, Video Klip Gala Bunga Matahari Disebut Mirip Iklan John Lewis
Melalui broadcast channel Instagram resminya, Sal Priadi menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar dirinya dan manajemen lebih teliti dalam menyikapi kerja sama. Terutama yang berkaitan dengan nilai dan prinsip yang ia junjung.
"Terus terang aku baru tau soal ini malam tadi. Aku akui jarang sekali teliti satu-satu dan mendetail soal sponsor, ini tentu akan jadi pelajaran buat aku dan sudah disampaikan kepada management untuk lebih peka, teliti dan waspada demi keselarasan nilai-nilai yang kami percaya," kata Sal dalam broadcast channel Instagram @salpriadi, Minggu (7/9/2025).

Foto/Instagram @salpriadi
Baca Juga: Daftar Musisi yang Batal Manggung di Pestapora 2025 Imbas Freeport Jadi Sponsor
Sal Priadi Angkat Bicara soal Pestapora 2025 Disponsori Freeport
Dalam pernyataannya, penyanyi 33 tahun ini menekankan bahwa dirinya akan selalu berpihak pada kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidup.
Ia mengaku terus mempelajari isu krisis iklim, termasuk dinamika konflik sosial dan ekologis yang terjadi di Papua. Dengan tegas, ia menyatakan bahwa sikapnya terhadap isu lingkungan bukan sekadar pernyataan publik, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata.
"Terkait keberpihakan, aku jelas akan selalu berpihak pada kemanusiaan dan kelestarian ekologi. Meski climate crisis adalah topik yang masih, selalu, terus aku pelajari dan spesifik dalam hal ini juga pada konflik yang terjadi di tanah Papua sana," jelasnya.
Keputusan Tetap Tampil di Panggung
Meski kecewa dengan keterlibatan sponsor, pelantun Gala Bunga Matahari itu memutuskan untuk tetap naik panggung di Pestapora. Alasannya, ia menghargai penonton yang telah membeli tiket dengan usaha yang tidak selalu mudah.
Baginya, membatalkan penampilan bukanlah pilihan tepat karena bisa mengecewakan banyak pihak yang sudah menantikan konser tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya tetap tampil bukan berarti dirinya setuju dengan keputusan penyelenggara terkait sponsor.
"Terkait manggung, aku memilih sikap menunjukkan kekecewaanku dengan menyampaikannya pada pihak penyelenggara, meski bentuk reaksiku bukan membatalkan manggung, bukan berarti aku setuju dengan sikap mereka," ujarnya.
"Pertunjukan akan tetap terjadi, dengan alasan yang mungkin terdengar sederhana, tapi untukku penting. Waktu pertunjukan sudah sangat dekat, ada cerita-cerita orang-orang yang sudah beli tiket dan mau nonton dengan usaha yang belum tentu mudah semua, hal itu sangat menggerakkan aku," tambahnya.
Baca Juga: Penyanyi Sal Priadi Terima Royalti Senilai Rp114 Juta dari WAMIPenyanyi Sal Priadi Terima Royalti Senilai Rp114 Juta dari WAMI
Donasikan Honor untuk Penanganan Krisis Iklim
Sebagai bentuk sikap nyata, pemilik nama asli Salmantyo Ashrizky Priadi itu memutuskan untuk mendonasikan seluruh keuntungan pribadinya dari penampilan di Pestapora 2025. Dana tersebut akan disalurkan melalui lembaga terpercaya yang fokus pada penanganan krisis iklim.
Langkah ini mendapat apresiasi dari publik karena dianggap sebagai bentuk konsistensi antara ucapan dan tindakan seorang musisi yang peduli pada isu lingkungan. Ia berharap tindakannya bisa menjadi pengingat bersama bahwa industri hiburan perlu lebih peka terhadap isu sosial dan ekologis.
"Dan sebagai respons nyata, seluruh keuntungan pribadiku dari penampilan Sal Priadi di panggung Pestapora pada 07 September 2025 akan didonasikan untuk mendukung penanganan krisis iklim melalui lembaga terpercaya yang akan kami tentukan," ucapnya.
"Semoga ini menjadi pembelajaran kita semua. Terima kasih untuk selalu membersamai dalam perjalanan ini," lanjutnya.
Klarifikasi dari Pihak Penyelenggara Pestapora
Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup, turut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kontroversi yang terjadi. Melalui akun Instagram resmi Pestapora, ia mengakui adanya kelalaian pihak penyelenggara dalam menyeleksi sponsor yang sesuai dengan nilai-nilai festival.
Ia pun menegaskan bahwa setelah hari pertama konser berlangsung, pihaknya resmi memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada aliran dana yang masuk ke pihak penyelenggara dari PT Freeport Indonesia.
"Saya sekali lagi mewakili Pestapora meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia," bebernya dikutip dari Instagram @pestapora.
"Kami menyadari betul kelalaian kami untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dan berdasarkan release statement semalam, kami sudah memutus kontrak kerja sama kami dengan PT Freeport Indonesia dan kami memastikan tidak ada sepeser pun aliran dana yang kami terima dari PT Freeport Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Sal Priadi Dituding Plagiat, Video Klip Gala Bunga Matahari Disebut Mirip Iklan John Lewis
(dra)
Lihat Juga :