Warga Jepang Usia 20-an Ogah Punya Anak, Pernikahan Tak Lagi Prioritas
Senin, 08 September 2025 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Angka untuk responden berusia 20-an bahkan mengalami penurunan 8,4 poin persentase dibandingkan survei tahun 2023. Temuan ini mencerminkan tren yang terus berlanjut.
Ketika diminta menjelaskan alasan mereka enggan memiliki anak, responden berusia 20-an memberikan jawaban yang cukup konsisten.
Sekitar 41,1 persen menyebut biaya membesarkan anak terlalu tinggi, sementara 40,7 persen mengaku tidak percaya diri dalam mengasuh anak.
Alasan lain yang juga muncul termasuk kondisi kerja yang menuntut, ketidakstabilan ekonomi, hingga kurangnya dukungan sosial.
Seorang perwakilan Mynavi menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan ketidakamanan ekonomi menjadi faktor utama yang membatasi keinginan generasi muda untuk berkeluarga.
Baca Juga: Viral Tren Friendship Marriage di Jepang, Menikah Tanpa Cinta dan Seks
Selain pertanyaan tentang anak, survei ini juga meneliti pandangan responden terhadap pernikahan.
Alasan Tidak Ingin Memiliki Anak
Ketika diminta menjelaskan alasan mereka enggan memiliki anak, responden berusia 20-an memberikan jawaban yang cukup konsisten.
Sekitar 41,1 persen menyebut biaya membesarkan anak terlalu tinggi, sementara 40,7 persen mengaku tidak percaya diri dalam mengasuh anak.
Alasan lain yang juga muncul termasuk kondisi kerja yang menuntut, ketidakstabilan ekonomi, hingga kurangnya dukungan sosial.
Seorang perwakilan Mynavi menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan ketidakamanan ekonomi menjadi faktor utama yang membatasi keinginan generasi muda untuk berkeluarga.
Baca Juga: Viral Tren Friendship Marriage di Jepang, Menikah Tanpa Cinta dan Seks
Pandangan tentang Pernikahan
Selain pertanyaan tentang anak, survei ini juga meneliti pandangan responden terhadap pernikahan.
Lihat Juga :