Pandji Pragiwaksono Sindir Menkeu Purbaya soal 17+8 Tuntutan Rakyat: yang Gini-gini Bikin Demo
Selasa, 09 September 2025 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Ia bahkan menegaskan, apabila pemerintah mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi di kisaran enam hingga tujuh persen, maka protes serupa akan otomatis berkurang.
"Saya belum mempelajari itu (17+8 Tuntutan Rakyat), tapi basically begini, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa, mungkin sebagian ngerasa keganggu, hidupnya masih kurang ya," jelas Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta pada Senin, 8 September 2025.
"Once saya ciptakan pertumbuhan ekonomi enam persen, tujuh persen, itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan mendemo," tambahnya.
Pernyataan Menkeu dan respons Pandji menimbulkan perdebatan di kalangan warganet. Sebagian netizen membela Purbaya dengan alasan bahwa unjuk rasa memang tidak mewakili mayoritas rakyat.
Baca Juga: Tak Masuk Daftar Artis Terancam Nganggur Pascademo Kawal Putusan MK, Pandji Pragiwaksono Gelar Syukuran
Mereka menilai fokus pemerintah pada pertumbuhan ekonomi lebih penting ketimbang menanggapi setiap aksi demonstrasi. Namun, tak sedikit pula yang menilai komentar sang menteri justru kontraproduktif.
"Saya belum mempelajari itu (17+8 Tuntutan Rakyat), tapi basically begini, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa, mungkin sebagian ngerasa keganggu, hidupnya masih kurang ya," jelas Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta pada Senin, 8 September 2025.
"Once saya ciptakan pertumbuhan ekonomi enam persen, tujuh persen, itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan mendemo," tambahnya.
Pernyataan Menkeu dan respons Pandji menimbulkan perdebatan di kalangan warganet. Sebagian netizen membela Purbaya dengan alasan bahwa unjuk rasa memang tidak mewakili mayoritas rakyat.
Baca Juga: Tak Masuk Daftar Artis Terancam Nganggur Pascademo Kawal Putusan MK, Pandji Pragiwaksono Gelar Syukuran
Mereka menilai fokus pemerintah pada pertumbuhan ekonomi lebih penting ketimbang menanggapi setiap aksi demonstrasi. Namun, tak sedikit pula yang menilai komentar sang menteri justru kontraproduktif.
Lihat Juga :