Deretan 5 Artis Jadi Komisaris dan Direktur BUMN, Giring hingga Cak Lontong
Rabu, 10 September 2025 - 17:09 WIB
loading...
Deretan artis jadi komisaris di perusahaan BUMN dan swasta semakin banyak dalam beberapa tahun terakhir. Foto/Instagram Giring Ganesha.
A
A
A
JAKARTA - Deretan artis jadi komisaris di perusahaan BUMN dan swasta semakin banyak dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya berkarier di dunia hiburan, para selebritas ini kini dipercaya untuk memegang jabatan strategis.
Mulai dari musisi, vokalis band, hingga komedian, mereka kini menduduki kursi komisaris dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor usaha di Indonesia.
Baca juga: Prabowo Hilangkan Bonus Komisaris BUMN: Enak di Lo, Enggak Enak di Rakyat!
Fenomena ini bukan hal baru. Namun setiap kali nama artis diumumkan menduduki jabatan komisaris, publik selalu dibuat penasaran. Siapa saja sosok artis yang dipercaya, dan apa alasan mereka dipilih?
Berikut 5 nama artis jadi komisaris dan direktur BUMN yang menempati posisi penting tersebut.
Musisi legendaris Yovie Widianto baru saja ditunjuk sebagai komisaris PT Pupuk Indonesia pada 16 Juni 2025. Pianis sekaligus pendiri grup musik Kahitna ini memang dikenal memiliki peran besar dalam perkembangan industri musik Tanah Air.
Selain aktif di dunia musik, Yovie juga dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Kreatif. Kehadirannya di kursi komisaris diharapkan membawa perspektif baru, terutama terkait pengembangan kreativitas dan inovasi di sektor industri pupuk. Fenomena artis jadi komisaris seperti Yovie menegaskan bahwa latar belakang seni pun bisa memberi nilai tambah dalam dunia bisnis.
Baca juga: Penghapusan Tantiem Komisaris BUMN Bisa Hemat Anggaran Negara Rp17 Triliun
Nama Giring Ganesha tak asing di dunia musik maupun politik. Eks vokalis Nidji ini kini diangkat sebagai Komisaris Independen PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).
Selain itu, Giring juga menjabat sebagai Wakil Menteri Kebudayaan periode 2024–2029. Sebelumnya, ia dikenal sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Perjalanan karir Giring menunjukkan transformasi luar biasa dari penyanyi menjadi politisi sekaligus komisaris.
Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen juga dipercaya untuk menduduki jabatan strategis. Ia kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), perusahaan yang dikenal dengan produksi film legendaris "Si Unyil".
Baca juga: Intip Gaji Tsamara Amany sebagai Stafsus Menteri Sekaligus Komisaris PTPN
Transformasi Ifan dari vokalis band Seventeen menjadi pemimpin perusahaan film menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan artis dalam memimpin sektor kreatif. Fenomena artis jadi komisaris sekaligus direktur utama seperti Ifan menunjukkan bahwa dunia hiburan dan bisnis bisa berjalan beriringan.
Aktor dan produser Ari Sihasale, yang juga suami Nia Zulkarnaen, kini menjabat sebagai komisaris di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC. Kariernya yang panjang di dunia hiburan, mulai dari grup vokal Cool Colors hingga kiprahnya di dunia perfilman, menjadi bekal penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional melalui ITDC.
Fenomena artis jadi komisaris ini menimbulkan beragam respons dari masyarakat. Sebagian menilai sebagai bentuk apresiasi atas kiprah publik figur yang sudah berkontribusi luas, sementara sebagian lain mempertanyakan relevansinya. Namun, dengan latar belakang yang beragam, kelima artis tersebut diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam mengelola BUMN.
Pelawak senior Cak Lontong resmi diangkat sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sejak Mei 2025. Dikenal dengan gaya humor cerdas dan logika absurdnya, ia menegaskan bahwa peran barunya bukan beban, melainkan bentuk kontribusi kepada masyarakat.
Cak Lontong menekankan bahwa profesi komedian sekalipun bisa membawa nilai edukasi. Baginya, menjadi komisaris adalah tantangan baru untuk memberi manfaat lebih luas. Publik menilai penunjukan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya di bidang seni sekaligus kemampuannya memberikan kritik sosial yang cerdas.
M/G Nesya Naila Naulia
Mulai dari musisi, vokalis band, hingga komedian, mereka kini menduduki kursi komisaris dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor usaha di Indonesia.
Baca juga: Prabowo Hilangkan Bonus Komisaris BUMN: Enak di Lo, Enggak Enak di Rakyat!
Fenomena ini bukan hal baru. Namun setiap kali nama artis diumumkan menduduki jabatan komisaris, publik selalu dibuat penasaran. Siapa saja sosok artis yang dipercaya, dan apa alasan mereka dipilih?
Berikut 5 nama artis jadi komisaris dan direktur BUMN yang menempati posisi penting tersebut.
5 Artis Jadi Komisaris dan Direktur BUMN
1. Yovie Widianto Resmi Jadi Komisaris PT Pupuk Indonesia
Musisi legendaris Yovie Widianto baru saja ditunjuk sebagai komisaris PT Pupuk Indonesia pada 16 Juni 2025. Pianis sekaligus pendiri grup musik Kahitna ini memang dikenal memiliki peran besar dalam perkembangan industri musik Tanah Air.
Selain aktif di dunia musik, Yovie juga dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Kreatif. Kehadirannya di kursi komisaris diharapkan membawa perspektif baru, terutama terkait pengembangan kreativitas dan inovasi di sektor industri pupuk. Fenomena artis jadi komisaris seperti Yovie menegaskan bahwa latar belakang seni pun bisa memberi nilai tambah dalam dunia bisnis.
Baca juga: Penghapusan Tantiem Komisaris BUMN Bisa Hemat Anggaran Negara Rp17 Triliun
2. Giring Ganesha, Eks Vokalis Nidji Jadi Komisaris GMFI
Nama Giring Ganesha tak asing di dunia musik maupun politik. Eks vokalis Nidji ini kini diangkat sebagai Komisaris Independen PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).
Selain itu, Giring juga menjabat sebagai Wakil Menteri Kebudayaan periode 2024–2029. Sebelumnya, ia dikenal sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Perjalanan karir Giring menunjukkan transformasi luar biasa dari penyanyi menjadi politisi sekaligus komisaris.
3. Ifan Seventeen Jadi Direktur Utama PFN
Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen juga dipercaya untuk menduduki jabatan strategis. Ia kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), perusahaan yang dikenal dengan produksi film legendaris "Si Unyil".
Baca juga: Intip Gaji Tsamara Amany sebagai Stafsus Menteri Sekaligus Komisaris PTPN
Transformasi Ifan dari vokalis band Seventeen menjadi pemimpin perusahaan film menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kemampuan artis dalam memimpin sektor kreatif. Fenomena artis jadi komisaris sekaligus direktur utama seperti Ifan menunjukkan bahwa dunia hiburan dan bisnis bisa berjalan beriringan.
4. Ari Sihasale di ITDC
Aktor dan produser Ari Sihasale, yang juga suami Nia Zulkarnaen, kini menjabat sebagai komisaris di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC. Kariernya yang panjang di dunia hiburan, mulai dari grup vokal Cool Colors hingga kiprahnya di dunia perfilman, menjadi bekal penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional melalui ITDC.
Fenomena artis jadi komisaris ini menimbulkan beragam respons dari masyarakat. Sebagian menilai sebagai bentuk apresiasi atas kiprah publik figur yang sudah berkontribusi luas, sementara sebagian lain mempertanyakan relevansinya. Namun, dengan latar belakang yang beragam, kelima artis tersebut diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam mengelola BUMN.
5. Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol
Pelawak senior Cak Lontong resmi diangkat sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sejak Mei 2025. Dikenal dengan gaya humor cerdas dan logika absurdnya, ia menegaskan bahwa peran barunya bukan beban, melainkan bentuk kontribusi kepada masyarakat.
Cak Lontong menekankan bahwa profesi komedian sekalipun bisa membawa nilai edukasi. Baginya, menjadi komisaris adalah tantangan baru untuk memberi manfaat lebih luas. Publik menilai penunjukan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya di bidang seni sekaligus kemampuannya memberikan kritik sosial yang cerdas.
M/G Nesya Naila Naulia
(nnz)
Lihat Juga :