Wanda Hamidah Diteror Drone Israel, Rencana Berlayar ke Gaza Tertahan di Tunisa
Jum'at, 12 September 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
"Ada beberapa kendala yang tidak bisa diperincikan, tapi kami memahami sekali perkembangan yang sedang terjadi. Pasti banyak tekanan dari Amerika dan juga dari zionis Israel yang berusaha menghambat keberangkatan kami," tambahnya.
Meski keberangkatan tertunda hampir satu minggu, perempuan kelahiran 21 September 1977 ini mengungkapkan bahwa para aktivis kemanusiaan tetap menunjukkan kesabaran. Ratusan relawan dari berbagai negara memilih untuk bertahan di pelabuhan dengan kondisi seadanya.
Sebagian bahkan memutuskan tidur di sekitar area pelabuhan demi menjaga stamina dan kesiapan jika sewaktu-waktu kapal diizinkan berlayar.
"Walaupun keberangkatan ini sudah lewat lebih dari beberapa hari, hampir satu minggu, Alhamdulillah ratusan aktivis kemanusiaan dari seluruh dunia tetap sabar menanti dan kemungkinan malam ini akan banyak aktivis kemanusiaan yang memilih tidur di pelabuhan," ujarnya.
"Aktivis kemanusiaan dari Indonesia, International Global Sumud Flotilla, kami memilih untuk tidur di luar pelabuhan untuk menjaga tenaga dan energi kami supaya kami siap berlayar," sambungnya.
![Wanda Hamidah Diteror Drone Israel, Rencana Berlayar ke Gaza Tertahan di Tunisa]()
Foto/Instagram @wandahamidahbsa
Baca Juga: Tersandung Kasus Pencemaran Nama Baik, Wanda Hamidah: Kalau Salah Saya Minta Maaf
Aktivis Kemanusiaan Bertahan di Pelabuhan
Meski keberangkatan tertunda hampir satu minggu, perempuan kelahiran 21 September 1977 ini mengungkapkan bahwa para aktivis kemanusiaan tetap menunjukkan kesabaran. Ratusan relawan dari berbagai negara memilih untuk bertahan di pelabuhan dengan kondisi seadanya.
Sebagian bahkan memutuskan tidur di sekitar area pelabuhan demi menjaga stamina dan kesiapan jika sewaktu-waktu kapal diizinkan berlayar.
"Walaupun keberangkatan ini sudah lewat lebih dari beberapa hari, hampir satu minggu, Alhamdulillah ratusan aktivis kemanusiaan dari seluruh dunia tetap sabar menanti dan kemungkinan malam ini akan banyak aktivis kemanusiaan yang memilih tidur di pelabuhan," ujarnya.
"Aktivis kemanusiaan dari Indonesia, International Global Sumud Flotilla, kami memilih untuk tidur di luar pelabuhan untuk menjaga tenaga dan energi kami supaya kami siap berlayar," sambungnya.

Foto/Instagram @wandahamidahbsa
Baca Juga: Tersandung Kasus Pencemaran Nama Baik, Wanda Hamidah: Kalau Salah Saya Minta Maaf
Lihat Juga :