Cegah Leptospirosis, Penyakit Berbahaya yang Mengintai saat Banjir
Sabtu, 13 September 2025 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Fase pertama: penderita mengalami demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare.
Setelah sempat membaik, sebagian pasien bisa jatuh sakit kembali.
Fase kedua: kondisi lebih parah, seperti gagal ginjal atau hati, hingga radang selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis).
Leptospirosis dapat berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Tanpa pengobatan, proses pemulihan bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Untuk mencegah penularan, masyarakat yang terkena banjir dianjurkan segera mandi dan membersihkan diri. Gunakan pakaian pelindung seperti alas kaki atau sepatu boot saat melintasi genangan air.
Selain itu, pastikan luka terbuka ditutup dengan perban atau pembalut tahan air sebelum melewati area banjir. Tindakan sederhana ini dapat mengurangi risiko terkena leptospirosis.
Setelah sempat membaik, sebagian pasien bisa jatuh sakit kembali.
Fase kedua: kondisi lebih parah, seperti gagal ginjal atau hati, hingga radang selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis).
Leptospirosis dapat berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Tanpa pengobatan, proses pemulihan bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Cara Mencegah Leptospirosis
Untuk mencegah penularan, masyarakat yang terkena banjir dianjurkan segera mandi dan membersihkan diri. Gunakan pakaian pelindung seperti alas kaki atau sepatu boot saat melintasi genangan air.
Selain itu, pastikan luka terbuka ditutup dengan perban atau pembalut tahan air sebelum melewati area banjir. Tindakan sederhana ini dapat mengurangi risiko terkena leptospirosis.
(nnz)
Lihat Juga :