Streetstage Hadir Jadi Wadah Modern Dance Tanpa Batas untuk Generasi Muda
Senin, 15 September 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Melalui proses seleksi bertahap selama 2 minggu, komunitas ini menjalani pelatihan intensif selama lebih dari dua bulan, dari pertengahan Juni hingga akhir Agustus 2025. Latihan keras ini bertujuan mempersiapkan mereka agar siap tampil maksimal di atas panggung, secara teknis dan juga mental. Materi pelatihan mencakup berbagai aspek esensial dalam seni tari. Anak-anak tidak hanya diajarkan dasar-dasar menari, tetapi juga mendalami sejarah dan budaya hip-hop. Selain itu, mereka dilatih untuk menguasai koreografi, teknik pernapasan, sinkronisasi gerakan dan ekspresi wajah guna memberikan penampilan terbaik.
Dari rangkaian proses pelatihan selama 15 kali dalam 2 bulan ini, Street Stage berhasil membentuk dan mengembangkan dua tim penari, yaitu Nonaspark, beranggotakan empat remaja wanita usia SMA. Dan tim kedua, KidzKrew, terdiri dari enam anak-anak usia antara SD hingga SMP. Kedua tim ini tidak hanya sekadar berlatih intensif, tapi juga mempersiapkan diri untuk panggung-panggung kompetisi di Jakarta.
Pada 8 Agustus 2025, tim Nonaspark memulai debut mereka di kompetisi yang diselenggarakan oleh DOSS Mega Store di Atrium Ratu Plaza. Selanjutnya, pada 24 Agustus 2025, kedua tim, baik KidzKrew maupun Nonaspark, tampil dalam acara "Merdek-Kids Dance Party" yang diadakan oleh Dance Life di Aeon Mall Tanjung Barat. Puncak dari rangkaian acara ini berlangsung di tanggal 14 September, berkolaborasi dengan Gigi Art of Dance Studio dan modern dance crew dari JIS yang bernama SEPTA.
Sementara itu, Supervisor Yayasan Amal Mulia, Sifa Nur Ribkah, menyampaikan rasa terimakasih pada streetstage yang sudah melatih anak-anak Yayasan tersebut. Sebab, mereka jadi lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum. Dia berharap, Streetstage bisa lebih berkembang dan mencari serta mendapatkan bakat yang luar biasa di Indonesia, serta menjadi wadah komunias professional hingga bisa go international.
Dari rangkaian proses pelatihan selama 15 kali dalam 2 bulan ini, Street Stage berhasil membentuk dan mengembangkan dua tim penari, yaitu Nonaspark, beranggotakan empat remaja wanita usia SMA. Dan tim kedua, KidzKrew, terdiri dari enam anak-anak usia antara SD hingga SMP. Kedua tim ini tidak hanya sekadar berlatih intensif, tapi juga mempersiapkan diri untuk panggung-panggung kompetisi di Jakarta.
Pada 8 Agustus 2025, tim Nonaspark memulai debut mereka di kompetisi yang diselenggarakan oleh DOSS Mega Store di Atrium Ratu Plaza. Selanjutnya, pada 24 Agustus 2025, kedua tim, baik KidzKrew maupun Nonaspark, tampil dalam acara "Merdek-Kids Dance Party" yang diadakan oleh Dance Life di Aeon Mall Tanjung Barat. Puncak dari rangkaian acara ini berlangsung di tanggal 14 September, berkolaborasi dengan Gigi Art of Dance Studio dan modern dance crew dari JIS yang bernama SEPTA.
Sementara itu, Supervisor Yayasan Amal Mulia, Sifa Nur Ribkah, menyampaikan rasa terimakasih pada streetstage yang sudah melatih anak-anak Yayasan tersebut. Sebab, mereka jadi lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum. Dia berharap, Streetstage bisa lebih berkembang dan mencari serta mendapatkan bakat yang luar biasa di Indonesia, serta menjadi wadah komunias professional hingga bisa go international.
(dra)
Lihat Juga :