Jalani Rekaman di US, D'Masiv Wujudkan Mimpi Masuki New Era

Selasa, 16 September 2025 - 16:56 WIB
loading...
Jalani Rekaman di US,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Grup band D'Masiv mewujudkan mimpi go global dalam perjalanan bermusik mereka dengan berangkat Amerika Serikat untuk menjalani rekaman untuk tiga single lagu barunya yang berbahasa Inggris di Clear Lake Studio,Burbank California.

Bisa dikatakan, rencana dan perjuangan go global dalam karir bermusik ini menjadi New Era bagi band yang digawangi Rian (Vokal), Rama (Gitar), Kiki (gitar), Ray (Bass) dan Wahyu (drum) yang merupakan langkah mewujudkan mimpi.

"Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga niat dan cita-cita kita dahulu untuk bisa rekaman di luar negeri. Rencananya Selasa (16/9/2025) ini kita akan terbang ke Amerika Serikat untuk menjalani rekaman lagu baru kami yang berbahasa Inggris. Harapannya ini akan bisa jadi langkah awal kita go international," ungkap Rian vokalis D'Masiv dalam wawancara khusus di sela sela persiapan menuju rekaman di Amerika Serikat di basecamp D”Masiv, Ciledug, Minggu (14/9/2025) sore.

Diterangkan pemilik clothing Giant Heart ini, selama dua minggu, Band yang telah berkarier di industri musik sejak tahun 2003 ini mengumumkan rencana besar untuk mencoba menembus pasar global dengan menjalani proses rekaman dibantu produser dan music engineering berbakat langganan nominasi Grammy Awards Mark Needham yang pernah menukangi musisi dunia Coldplay, Elton John, Shakira, The Killers sampai Lisa Blackpink.

"Kenapa kita jauh-jauh kesana karena kita sudah 18 tahun di industri musik Indonesia sehingga kita perlu juga melangkah lebih dengan merasakan rekaman dengan sentuhan internasional apalagi mereka yang nanti membantu proses rekaman di sana adalah orang-orang hebat yang pernah melahirkan musisi-musisi dunia. Selain itu mumpung kita semua belum ada yang berusia 40 tahun sehingga masih mampu untuk go international," lanjutnya.

Tak ketinggalan juga campur tangan dari Sat Bisla, presiden & pendiri A&R Worldwide/ seorang yang bertangan dingin yang menjadi founder MUSEXPO acara tahunan yang menggabungkan musik, teknologi, dan inovasi di industri hiburan. Beberapa hal yang membuat Musexpo 2025 istimewa antara lain Networking dan Kolaborasi bertemu di ajang ini.

Ajang ini menjadi tempat berkumpulnya musisi, produser, eksekutif label, dan profesional industri, memungkinkan kolaborasi dan peluang bisnis yang berharga nama musisi seperti Ed Sheeran dan Katy Perry, Muse.

Singkatnya, Musexpo terus menjadi sorotan di kalangan musisi karena potensinya untuk mendongkrak karier dan memberikan eksposur yang luas. Meski waktu yang disediakan juga sangat terbatas.

Sebagai salah satu acara, yang dipercaya paling berpengaruh dalam industri musik global. Tercatat sejumlah nama beken telah lahir dari ajang ini, seperti Coldplay, Muse, Adele, Keane, Jessie J, Lorde, dan sejumlah nama lainnya. Singkatnya, Museexpo adalah tempat menggembleng talenta musik dunia, sebelum menemui nasib besar mereka.

Setelah 18 tahun bernaung di bawah label Musica Studios, D'Masiv akhirnya memutuskan untuk menjadi band independen. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mereka untuk menembus pasar internasional dan mereka memulai dengan melakukan rekaman langsung di Amerika

"Jadi memang di album delapan kemarin itu akhir dari D'Masiv dengan Musica dan berpisah baik-baik. Setelah kontrak kita beres, kita sudah mempersiapkan semuanya untuk bisa merilis album internasional," kata Rian.

Dalam perjalanan karier selama 22 tahun, D'Masiv merasa perlu menaikkan level dengan memaksimalkan potensi mereka di kancah internasional."Kita harus menaikkan level D'Masiv. Kita sudah 22 tahun berkarya, sudah manggung dari Sabang sampai Merauke. Kita ingin lebih jauh lagi, memanfaatkan kesempatan yang ada," tambah Rian.

Alhasil, langkah nekad ini menjadi sebuah lompatan besar bagi D'Masiv ini, membuktikan dedikasi mereka untuk terus berkarya dan membawa nama musik Indonesia ke panggung dunia terutama membuka pintu musisi Indonesia untuk berkarya di luar Negeri.

Rian mengungkapkan inilah waktunya kita untuk bisa ekspansi lebarkan sayap dimana sekarang ada kesempatan gak banyak band dapat kesempatan dan kita bisa membuka jalan musisi lain yang menjadi tantangan banyak musisi bagus di Indonesia tapi gak punya kesempatan dipanggung dunia

“Langkah kami (Go Global) ini bisa jadi pintu, jembatan musisi lain jadi misi bukan buat kita saja tapi untuk musik Indonesia disana bisa belajar industri musik disana royalti gimana dapatkan hak musisi seperti apa disana kita tau pastinya akan dapat banyak ilmu,”ungkap Rian.

Kiki gitaris D”Masiv menimpali bahwa mimpi D”Masiv untuk manggung keliling Indonesia, Asia dan di beberapa Negara Jepang, Eropa sudah terwujud dan kini mereka berpikir saatnya untuk dapat jauh melangkah karena musik itu sangat universal mau musik dari mana kalo ada kliknya pasti akan nyambung bilang mungkin gak mungkin ya mungkin.

Wahyu menimpali bahwa rencana ini memang sudah menjadi mimpi ketika pertama band ini dibentuk kita punya langkah mimpi pasar Indonesia kita sudah mencoba dan ini step berikutnya yang kayaknya kita mengulang perjuangan dulu saat menaklukkan pasar Indonesia sekarang perjuangan baru taklukan pasar dunia meski gak mudah di tahapan ini

“Kami jadi ingat perjuangan saat dulu mencoba pasar Indonesia kita gak ada bayangan seperti apa tapi usaha step mencoba menaklukan pasar baru semoga lancar karena tidak ada sesuatu yang mungkin kalo kita mau memperjuangkannya,” tuturnya

Senada dengan Wahyu, Rai pembetot bass D”Masiv pun jadi memang gak ada yang gak mungkin apalagi sekarang eranya digital jadi bisa memudahkan kita berpromosi secara global. “Kita sudah mempersiapkan dan berjuang untuk mencapai mimpi itu ditambah banyak dibantu berpromosi yang semakin mudah dan sekarang tinggal nunggu dari Tuhan kalo kasi jalan dari Tuhan jadi akan terjadilah kun fa ya kun,”ungkapnya.

Rian mengamini doa dan mimpi dari personil D”Masiv lainnya dengan berharap lagu-lagu baru D’Masiv nantinya dapat mendobrak selera pasar global. Meski dibuat dengan bahasa Inggris, Rian memastikan 3 single lagu baru yang akan di rekam di Amerika itu tidak menghilangkan ciri dan nuansa khas D’Masiv. Lagu-lagu tersebut juga akan dibuat menjadi album di tahun 2026. Ini akan menjadi gebrakan pertama D’Masiv setelah berstatus band indie.

”Untuk ke depannya, terutama untuk proyek internasional, kita sudah menjadi band yang independen semoga perjalanan dan rekaman ke Amerika memberikan dampak bagi karir bermusik kami dan nama serta karya kami makin dikenal,”harap Rian.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pink Aggato Rilis Dari...
Pink Aggato Rilis Dari Bali, Lagu Penguat untuk Pejuang Rantau
Sal Priadi Rilis Lagu...
Sal Priadi Rilis Lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi, Soundtrack Satire tentang Overwork
Nadzira Shafa Rilis...
Nadzira Shafa Rilis Album Perdana dengan Single Andalan ‘Jalan Tengah’
Lisa BLACKPINK Syuting...
Lisa BLACKPINK Syuting di Kemang, Polisi: Warga Ga Sadar
Penampilan DMasiv di...
Penampilan DMasiv di Synchronize Fest 2025 Curi Perhatian, Ribuan Penonton Auto Karaoke
Transformasi Romaria:...
Transformasi Romaria: Lebih Feminin, Dewasa, dan Ingin Go International
Dari Bekasi hingga Depok,...
Dari Bekasi hingga Depok, Ini 8 Lokasi Syuting Film Lisa Blackpink
Peluncuran Lagu Irama...
Peluncuran Lagu Irama Pahlawan
Pesta Rakyat HUT ke-80...
Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Monas-Semanggi, Ada Ayu Ting Ting hingga D’Masiv
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved