Tompi Kritik Menkeu Purbaya, Sebut Dana Rp200 Triliun Tak Turunkan Bunga Pinjaman
Minggu, 21 September 2025 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan tersebut seharusnya untuk menggerakkan roda perekonomian nasional.
"Bukankah niatnya menggerakkan ekonomi?" ujarnya.
Kritik pelantun Menghujam Jantungku ini pun memicu diskusi publik tentang efektivitas kebijakan fiskal pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Tompi Sentil Pengelola Royalti: yang Duduk Orangnya Itu Lagi, Kapan Berubah?
"Aku takut bank dikejar target penyerapan terus nanti analisa data dilonggarin biar yang ngajuin pinjaman pada lolos, kalo udah gitu kredit macet siap menanti," tulis warganet.
"Mau bunga diturunin pun untuk pengusaha menengah bawah pikir-pikir mau ambil, daya beli masyarakat lagi nggk nentu. Yang menghidupi UMKM bawah justru mas-mas plecit, cicilan harian modal Rp5 ribu dan mingguan Rp20 ribu tentram. Wkwkwk," kata warganet.
"Siapa yang mau pinjem dok? Masyarakat ekonominya lagi susah. Gimana buat bayar cicilannya. Lagi pula kalo minjem kan harus punya jaminan. Mana punya mereka, nanti yang manfaatin ya cuma orang-orang yang mampu, yang punya jaminan. Aku takut kredit macet aja. Ngeri," kata warganet.
"Bukankah niatnya menggerakkan ekonomi?" ujarnya.
Kritik pelantun Menghujam Jantungku ini pun memicu diskusi publik tentang efektivitas kebijakan fiskal pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Tompi Sentil Pengelola Royalti: yang Duduk Orangnya Itu Lagi, Kapan Berubah?
"Aku takut bank dikejar target penyerapan terus nanti analisa data dilonggarin biar yang ngajuin pinjaman pada lolos, kalo udah gitu kredit macet siap menanti," tulis warganet.
"Mau bunga diturunin pun untuk pengusaha menengah bawah pikir-pikir mau ambil, daya beli masyarakat lagi nggk nentu. Yang menghidupi UMKM bawah justru mas-mas plecit, cicilan harian modal Rp5 ribu dan mingguan Rp20 ribu tentram. Wkwkwk," kata warganet.
"Siapa yang mau pinjem dok? Masyarakat ekonominya lagi susah. Gimana buat bayar cicilannya. Lagi pula kalo minjem kan harus punya jaminan. Mana punya mereka, nanti yang manfaatin ya cuma orang-orang yang mampu, yang punya jaminan. Aku takut kredit macet aja. Ngeri," kata warganet.
Lihat Juga :