Kisahkan Perjalanan Koruptor di Akhirat, Angelina Sondakh Tersentuh Film Shiratakul Mustaqim
Minggu, 21 September 2025 - 16:58 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mantan politisi Angelina Sondakh begitu tersentuh ketika melihat trailler film Shiratakul Mustaqim. Menurutnya film ini seperti menyentil dirinya yang pernah menjalani hukuman di penjara untuk mempertanggungjawabkan kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang pada tahun 2012. Angelina Sondakh mendekam di sel penjara selama 10 tahun.
Alhasil, dengan kehadiran dia ini bukan sekadar sensasi, melainkan ajakan bagi publik untuk merenungkan konsekuensi dari perbuatan korupsi.
"Bagaimana rasanya menonton film tentang koruptor di akhirat setelah pernah merasakannya di dunia? Itu pertanyaan yang kami ajukan, bukan hanya untuk Ibu Angelina, tapi juga untuk publik agar merenung," tanya Dheeraj.
"Yang pasti sih, ini film akan luar biasa karena saya ada di sini sebagai mantan koruptor. Saya yang pernah mengalami dan sangat dekat dengan kegiatan serta aktivitas korupsi, berharap film ini bisa membuka mata hati bukan hanya para pejabat dan penguasa, tapi seluruh rakyat Indonesia. Amin," ungkap Angelina Sondakh.
Setelah 10 tahun mendekam di penjara, Angie --sapaan Angelina Sondakh justru kaget dan merasa sedih bahwa kenyataan kasus korupsi di Indonesia justru meningkat dan marak dilakukan bahkan sampai ke daerah.
"Putusan saya adalah hukuman tinggi agar ada efek jera dan Indonesia bebas korupsi. Namun selama 10 tahun menjalani masa pidana, saya sedih melihat korupsi bukan makin berkurang, tapi malah makin masif dan meluas,"ujarnya.
Angelina juga mengkritik sikap permisif masyarakat terhadap korupsi. Termasuk yang mungkin teralihkan oleh gaya hidup hedonis.
"Seakan-akan masyarakat kita menjadi permisif terhadap aksi-aksi korupsi dan lupa bahwa nantinya akan ada Shiratal Mustaqim. Saya berharap film ini bukan hanya soal Shiratal Mustaqim, karena balasan seorang koruptor itu dirasakan juga di dunia. Azabnya tidak usah menunggu sampai Shiratal Mustaqim," katanya.
Angelina pun berharap film Jembatan Shiratal Mustaqim bisa menjadi peledak kesadaran bagi masyarakat agar memahami bahwa korupsi hanya mendatangkan kesenangan sementara.
"Kekuasaan itu adiktif, dipuja-puja, dan menjadi kaya itu menyenangkan, tapi dampaknya harus dipikirkan," tuturnya.
Sementara itu,Rumah produksi Dee Company resmi meluncurkan trailer film horor religi terbarunya berjudul Jembatan Shiratal Mustaqim. Produser dari Dee Company, Dheeraj Kalwani mengungkapkan ide film ini lahir dari keprihatinan atas maraknya praktik korupsi di Tanah Air.
“Korupsi merampas doa anak dan keluarga, hingga seseorang berjalan sendirian di Shiratal Mustaqim. Lewat film ini kami ingin mengajak penonton merenung bahwa amal saleh dan doa keluarga jauh lebih berharga daripada harta haram,” ungkap Dheeraj Kalwani di peluncuran trailer, XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (18/9).
Visual film ini digarap serius dengan CGI yang memakan waktu hingga setahun. Dalam trailer digambarkan adegan neraka yang mencekam dan manusia berjuang melewati jembatan.
Cuplikan trailer yang menampilkan suasana Padang Mahsyar, neraka, surga, hingga jembatan Shiratal Mustaqim yang tipis penuh duri, sukses mencuri perhatian warganet dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Imelda Therinne yang berperan sebagai ibu Arya mengaku tertantang dengan kisah Jembatan Shiratal Mustaqim. Saat membaca skenario, kelasih Kevin Julio itu pan tak pikir oanjang untuk menerima tawaran
"Dan aku sebagai, seorang ya pemain gitu, tentunya kan membaca skrip. Dan ternyata menurut aku menarik sekali skripnya ditulis dengan hati-hati dan betul," jelas Imelda Therinne.
"Sebagai aktor, aku, justru jadi semangat untuk membawakan plot aku di sini karena film ini bukan hanya, bukan film yang judgemental gitu, mengangkat sisi-sisi perspektif di berbagai kehidupan gitu," ungkap Imelda.
Secara garis besar, Jembatan Shiratal Mustaqim bercerita tentang Arya (Raihan Khan), pemuda yang hidup di daerah terdampak tsunami. Di balik bencana itu tersimpan kasus penggelapan dana bantuan.
Bersama sang ibu (Imelda Therinne), Arya berusaha mencari kebenaran, namun harus menghadapi teror gaib berupa penglihatan mengerikan tentang jembatan Shiratal Mustaqim yang hanya bisa dilewati dengan amal dan doa keluarga.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 9 Oktober 2025 garapan Bounty Umbata ini dibintangi oleh Imelda Therinne, Raihan Khan, Agus Kuncoro, Mike Lucock, Rory Ashari dan Eduwart Manalu ini langsung menarik perhatian karena mengangkat isu korupsi serta balasan yang menanti di akhirat.
Alhasil, dengan kehadiran dia ini bukan sekadar sensasi, melainkan ajakan bagi publik untuk merenungkan konsekuensi dari perbuatan korupsi.
"Bagaimana rasanya menonton film tentang koruptor di akhirat setelah pernah merasakannya di dunia? Itu pertanyaan yang kami ajukan, bukan hanya untuk Ibu Angelina, tapi juga untuk publik agar merenung," tanya Dheeraj.
"Yang pasti sih, ini film akan luar biasa karena saya ada di sini sebagai mantan koruptor. Saya yang pernah mengalami dan sangat dekat dengan kegiatan serta aktivitas korupsi, berharap film ini bisa membuka mata hati bukan hanya para pejabat dan penguasa, tapi seluruh rakyat Indonesia. Amin," ungkap Angelina Sondakh.
Setelah 10 tahun mendekam di penjara, Angie --sapaan Angelina Sondakh justru kaget dan merasa sedih bahwa kenyataan kasus korupsi di Indonesia justru meningkat dan marak dilakukan bahkan sampai ke daerah.
"Putusan saya adalah hukuman tinggi agar ada efek jera dan Indonesia bebas korupsi. Namun selama 10 tahun menjalani masa pidana, saya sedih melihat korupsi bukan makin berkurang, tapi malah makin masif dan meluas,"ujarnya.
Angelina juga mengkritik sikap permisif masyarakat terhadap korupsi. Termasuk yang mungkin teralihkan oleh gaya hidup hedonis.
"Seakan-akan masyarakat kita menjadi permisif terhadap aksi-aksi korupsi dan lupa bahwa nantinya akan ada Shiratal Mustaqim. Saya berharap film ini bukan hanya soal Shiratal Mustaqim, karena balasan seorang koruptor itu dirasakan juga di dunia. Azabnya tidak usah menunggu sampai Shiratal Mustaqim," katanya.
Angelina pun berharap film Jembatan Shiratal Mustaqim bisa menjadi peledak kesadaran bagi masyarakat agar memahami bahwa korupsi hanya mendatangkan kesenangan sementara.
"Kekuasaan itu adiktif, dipuja-puja, dan menjadi kaya itu menyenangkan, tapi dampaknya harus dipikirkan," tuturnya.
Sementara itu,Rumah produksi Dee Company resmi meluncurkan trailer film horor religi terbarunya berjudul Jembatan Shiratal Mustaqim. Produser dari Dee Company, Dheeraj Kalwani mengungkapkan ide film ini lahir dari keprihatinan atas maraknya praktik korupsi di Tanah Air.
“Korupsi merampas doa anak dan keluarga, hingga seseorang berjalan sendirian di Shiratal Mustaqim. Lewat film ini kami ingin mengajak penonton merenung bahwa amal saleh dan doa keluarga jauh lebih berharga daripada harta haram,” ungkap Dheeraj Kalwani di peluncuran trailer, XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (18/9).
Visual film ini digarap serius dengan CGI yang memakan waktu hingga setahun. Dalam trailer digambarkan adegan neraka yang mencekam dan manusia berjuang melewati jembatan.
Cuplikan trailer yang menampilkan suasana Padang Mahsyar, neraka, surga, hingga jembatan Shiratal Mustaqim yang tipis penuh duri, sukses mencuri perhatian warganet dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Imelda Therinne yang berperan sebagai ibu Arya mengaku tertantang dengan kisah Jembatan Shiratal Mustaqim. Saat membaca skenario, kelasih Kevin Julio itu pan tak pikir oanjang untuk menerima tawaran
"Dan aku sebagai, seorang ya pemain gitu, tentunya kan membaca skrip. Dan ternyata menurut aku menarik sekali skripnya ditulis dengan hati-hati dan betul," jelas Imelda Therinne.
"Sebagai aktor, aku, justru jadi semangat untuk membawakan plot aku di sini karena film ini bukan hanya, bukan film yang judgemental gitu, mengangkat sisi-sisi perspektif di berbagai kehidupan gitu," ungkap Imelda.
Secara garis besar, Jembatan Shiratal Mustaqim bercerita tentang Arya (Raihan Khan), pemuda yang hidup di daerah terdampak tsunami. Di balik bencana itu tersimpan kasus penggelapan dana bantuan.
Bersama sang ibu (Imelda Therinne), Arya berusaha mencari kebenaran, namun harus menghadapi teror gaib berupa penglihatan mengerikan tentang jembatan Shiratal Mustaqim yang hanya bisa dilewati dengan amal dan doa keluarga.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 9 Oktober 2025 garapan Bounty Umbata ini dibintangi oleh Imelda Therinne, Raihan Khan, Agus Kuncoro, Mike Lucock, Rory Ashari dan Eduwart Manalu ini langsung menarik perhatian karena mengangkat isu korupsi serta balasan yang menanti di akhirat.
(unt)
Lihat Juga :