Prilly Latuconsina Sentil Menpar Widiyanti yang Diduga Minta Air Galon untuk Mandi saat Dinas
Senin, 22 September 2025 - 08:20 WIB
loading...
Artis Prilly Latuconsina ikut menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang diduga meminta air galon untuk mandi saat dinas. Foto/Instagram Prilly Latuconsina
A
A
A
JAKARTA - Artis Prilly Latuconsina ikut menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang diduga meminta air galon untuk mandi saat dinas. Kritik itu disampaikan setelah isu permintaan air galon saat kunjungan kerja ke Labuan Bajo menjadi viral di media sosial.
Kabar tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun media sosial @makassar.info yang mengutip keluhan seorang pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata. Pegawai itu menuturkan bahwa staf harus kerepotan memenuhi permintaan Menpar Widiyanti di daerah yang dikenal memiliki keterbatasan akses air bersih.
Isu ini dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam tanggapan. Banyak warganet menilai tindakan tersebut sebagai bentuk arogansi kekuasaan yang tidak pantas ditunjukkan oleh seorang pejabat negara, terlebih ketika kunjungan dilakukan di wilayah yang sedang berusaha mengembangkan pariwisata dan membutuhkan dukungan penuh pemerintah.
![Prilly Latuconsina Sentil Menpar Widiyanti yang Diduga Minta Air Galon untuk Mandi saat Dinas]()
Foto/Instagram Prilly Latuconsina
Baca Juga: Prilly Latuconsina Masuk Rumah Sakit dan Diopname: Aku Off Dulu Ya
Prilly turut angkat suara menanggapi isu ini. Melalui media sosial, bintang film Danur itu menyindir sang menteri agar lebih memahami esensi pariwisata Indonesia bukan hanya dari laporan atau data, melainkan dari pengalaman langsung di lapangan.
"Bu menteri, pernah nggak sih ngerasain langsung serunya nyemplung di danau, trekking hutan, atau diving bareng karang?" tulis Prilly dikutip dari Instagram @wakandatalks, Senin (22/9/2025).
"Soalnya pariwisata itu bukan cuma soal data dan laporan, tapi soal rasa dan pengalaman," sambungnya.
Perempuan 28 tahun tersebut kemudian menekankan bahwa pariwisata tidak hanya bisa dipahami dari balik meja kerja ataupun sekadar disampaikan dalam presentasi resmi. Menurutnya, esensi pariwisata justru terletak pada pengalaman langsung, mulai dari menyusuri keindahan alam, berinteraksi dengan masyarakat lokal, hingga merasakan tantangan sebagai wisatawan.
"Biar tahu rasanya jadi traveler di negeri sendiri, bukan sekadar pemaparan di podium dan promosinya cuma jadi jargon," jelasnya.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Tumbang, Dilarikan ke RS usai Muntah dan Demam Tinggi
Pernyataan pemilik nama asli Prilly Mahatei Latuconsina ini menuai dukungan dari banyak penggemarnya dan masyarakat yang sependapat bahwa pejabat publik seharusnya mampu menyelami langsung realitas pariwisata Indonesia. Bukan sekadar menjalankan seremonial formalitas.
Hingga saat ini, pihak Kementerian Pariwisata maupun Menpar Widiyanti belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu permintaan air galon tersebut.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Geram dengan Sikap DPR: Sindir Pernyataan Soal Tunjangan Naik
Kabar tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun media sosial @makassar.info yang mengutip keluhan seorang pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata. Pegawai itu menuturkan bahwa staf harus kerepotan memenuhi permintaan Menpar Widiyanti di daerah yang dikenal memiliki keterbatasan akses air bersih.
Isu ini dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam tanggapan. Banyak warganet menilai tindakan tersebut sebagai bentuk arogansi kekuasaan yang tidak pantas ditunjukkan oleh seorang pejabat negara, terlebih ketika kunjungan dilakukan di wilayah yang sedang berusaha mengembangkan pariwisata dan membutuhkan dukungan penuh pemerintah.

Foto/Instagram Prilly Latuconsina
Baca Juga: Prilly Latuconsina Masuk Rumah Sakit dan Diopname: Aku Off Dulu Ya
Prilly Latuconsina Turut Menyuarakan Kritik
Prilly turut angkat suara menanggapi isu ini. Melalui media sosial, bintang film Danur itu menyindir sang menteri agar lebih memahami esensi pariwisata Indonesia bukan hanya dari laporan atau data, melainkan dari pengalaman langsung di lapangan.
"Bu menteri, pernah nggak sih ngerasain langsung serunya nyemplung di danau, trekking hutan, atau diving bareng karang?" tulis Prilly dikutip dari Instagram @wakandatalks, Senin (22/9/2025).
"Soalnya pariwisata itu bukan cuma soal data dan laporan, tapi soal rasa dan pengalaman," sambungnya.
Perempuan 28 tahun tersebut kemudian menekankan bahwa pariwisata tidak hanya bisa dipahami dari balik meja kerja ataupun sekadar disampaikan dalam presentasi resmi. Menurutnya, esensi pariwisata justru terletak pada pengalaman langsung, mulai dari menyusuri keindahan alam, berinteraksi dengan masyarakat lokal, hingga merasakan tantangan sebagai wisatawan.
"Biar tahu rasanya jadi traveler di negeri sendiri, bukan sekadar pemaparan di podium dan promosinya cuma jadi jargon," jelasnya.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Tumbang, Dilarikan ke RS usai Muntah dan Demam Tinggi
Pernyataan pemilik nama asli Prilly Mahatei Latuconsina ini menuai dukungan dari banyak penggemarnya dan masyarakat yang sependapat bahwa pejabat publik seharusnya mampu menyelami langsung realitas pariwisata Indonesia. Bukan sekadar menjalankan seremonial formalitas.
Belum Ada Klarifikasi dari Kementerian
Hingga saat ini, pihak Kementerian Pariwisata maupun Menpar Widiyanti belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu permintaan air galon tersebut.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Geram dengan Sikap DPR: Sindir Pernyataan Soal Tunjangan Naik
(dra)
Lihat Juga :