Eza Gionino Hadiri Sidang Cerai Perdana, Tegaskan Ingin Damai dengan Meiza Aulia
Senin, 22 September 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan sebelum sidang dimulai, aktor tersebut kembali menegaskan bahwa dirinya masih mengharapkan perdamaian dengan istrinya. Ia menyebut bahwa keinginannya adalah agar rumah tangga tetap bisa dipertahankan, terutama demi anak-anak mereka.
"Keinginannya, ekspektasinya itu adalah pertama, perdamaiannya untuk rumah tangga saya. Terus yang kedua, untuk soal anak, ya. Itu sih," kata Eza di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Senin (22/9/2025).
Ketika disinggung mengenai hak asuh anak, pria 35 tahun itu tidak memberikan jawaban panjang. Ia hanya menyampaikan harapan agar proses mediasi bisa berjalan lancar dan membuahkan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
"Bismillah ya, gitu. Kita ambil jalan terbaiknya aja nanti," jelasnya.
Kuasa hukum Eza, Raka Daniar, juga menegaskan kembali bahwa fokus utama kliennya bukan hanya sekadar mempertahankan rumah tangga. Tetapi juga memastikan hak anak untuk tetap dapat bertemu dengan ayahnya meski perceraian nantinya benar-benar terjadi.
"Dan fokus utama kami, prioritas utama kami adalah untuk perdamaian. Dan juga terhadap anak-anak, punya kebebasan untuk bertemu dengan ayahnya, untuk Mas Eza," ujar Raka.
"Keinginannya, ekspektasinya itu adalah pertama, perdamaiannya untuk rumah tangga saya. Terus yang kedua, untuk soal anak, ya. Itu sih," kata Eza di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Senin (22/9/2025).
Fokus pada Hak Asuh dan Masa Depan Anak
Ketika disinggung mengenai hak asuh anak, pria 35 tahun itu tidak memberikan jawaban panjang. Ia hanya menyampaikan harapan agar proses mediasi bisa berjalan lancar dan membuahkan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
"Bismillah ya, gitu. Kita ambil jalan terbaiknya aja nanti," jelasnya.
Kuasa hukum Eza, Raka Daniar, juga menegaskan kembali bahwa fokus utama kliennya bukan hanya sekadar mempertahankan rumah tangga. Tetapi juga memastikan hak anak untuk tetap dapat bertemu dengan ayahnya meski perceraian nantinya benar-benar terjadi.
"Dan fokus utama kami, prioritas utama kami adalah untuk perdamaian. Dan juga terhadap anak-anak, punya kebebasan untuk bertemu dengan ayahnya, untuk Mas Eza," ujar Raka.
Lihat Juga :