Denny Sumargo Beberkan Keberadaan Ahmad Sahroni sebelum Rumahnya Dijarah
Selasa, 23 September 2025 - 09:00 WIB
loading...
Artis Denny Sumargo akhirnya angkat bicara mengenai keberadaan Ahmad Sahroni sehari sebelum rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa. Foto/Instagram Denny Sumargo dan dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Artis Denny Sumargo akhirnya angkat bicara mengenai keberadaan Ahmad Sahroni sehari sebelum rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa. Densu, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa isu yang menyebut Sahroni kabur ke luar negeri tidak benar.
Hal itu Densu sampaikan setelah dirinya bertemu langsung dengan anggota DPR nonaktif tersebut pada 29 Agustus 2025. Pertemuan ini berlangsung di kediaman pribadi Ahmad Sahroni , tepat satu hari sebelum massa menyerbu dan merusak rumah mewahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Densu mengaku sengaja mendatangi Sahroni untuk menyampaikan kekhawatiran atas situasi publik yang semakin memanas. Ia bahkan mendorong agar politisi tersebut segera tampil di hadapan publik guna memberikan klarifikasi dan permintaan maaf demi meredakan tensi yang sudah terlanjur tinggi.
Baca Juga: Siapa Artis Inisial A yang Disebut Denny Sumargo Hamili Pacar dan Selingkuhannya?
Suami Olivia Allan ini secara terbuka mengungkap bahwa inisiatif pertemuan itu datang darinya. Ia sama sekali tidak mengenal Sahroni sebelumnya, namun melalui bantuan seorang rekan, ia memberanikan diri untuk menghubungi politisi tersebut. Langkah ini ia ambil setelah mendengar kabar miring bahwa Sahroni sudah meninggalkan Indonesia.
"Waktu itu saya yang menghubungi beliau. Saya belum pernah kenal Ahmad Saroni. Jadi saat itu melalui salah satu rekan, saya menghubungi beliau karena saya mendengar isu bahwa Ahmad Saroni saat itu kabur ke luar negeri," kata Densu dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa (23/9/2025).
"Ternyata pada saat itu beliau ada di rumah dan dia baru dari Singapura kalau nggak salah keterangannya," sambungnya.
Pernyataan bintang film 5 CM tersebut sekaligus meluruskan spekulasi yang beredar di media sosial. Ia memastikan bahwa hingga tanggal 30 Agustus 2025, atau sehari sebelum rumah dijarah, Sahroni masih berada di Jakarta dan tidak melakukan perjalanan keluar negeri sebagaimana isu yang beredar.
![Denny Sumargo Beberkan Keberadaan Ahmad Sahroni sebelum Rumahnya Dijarah]()
Foto/Instagram Denny Sumargo
Baca Juga: Denny Sumargo Minta Prabowo Selamatkan Raja Ampat dari Tambang Nikel: Papua Bukan Tanah Eksploitasi
Dalam pertemuan itu, Densu mengaku menyarankan agar Sahroni segera mengambil langkah preventif. Menurutnya, klarifikasi dan permintaan maaf terbuka kepada publik menjadi solusi terbaik untuk mendinginkan suasana yang kian panas.
"Dia nggak lari ke luar negeri. Jadi, saat itu saya ketemu beliau untuk meminta kepada beliau segera melakukan tindakan preventif untuk meminta maaf dan juga untuk mengclearkan suasana yang sudah mulai panas saat itu," ucapnya.
Saran tersebut, kata Densu, diterima dengan baik oleh Sahroni. Namun, hanya sehari setelah pertemuan tersebut, rumah mewah milik Sahroni menjadi sasaran amukan massa yang merasa tersulut oleh pernyataannya mengenai pembubaran DPR.
"Saran saya sepertinya tidak menjadi masalah saat itu dan saat saya menunggu jawaban beliau, sayangnya esoknya 30 Agustus rumah beliau sudah diziarah. Dan setahu saya tanggal 29 dan tanggal 30 Agustus itu beliau masih di Jakarta dan tidak kabur ke luar negeri," tuturnya.
Baca Juga: Jam Tangan Richard Mille Ahmad Sahroni Dijarah, Harganya Fantastis Rp11,7 Miliar
Meski telah meluruskan isu keberadaan Sahroni, mantan atlet basket itu menegaskan bahwa dirinya tidak dapat memastikan apakah setelah penjarahan Sahroni tetap berada di Indonesia atau meninggalkan Tanah Air. Ia menilai, hanya Sahroni sendiri yang berhak memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat.
"Tapi apakah setelah tanggal 30 Agustus itu beliau kabur ke luar negeri atau tidak, saya tidak tahu. Biarkan beliau nanti yang menjelaskan pada saat nanti waktunya tiba beliau muncul di depan kami," tegasnya.
Aksi penjarahan terhadap rumah Ahmad Sahroni dipicu oleh pernyataannya yang menyebut orang-orang yang menghendaki pembubaran DPR sebagai “mental tolol sedunia”. Ucapan itu viral di media sosial dan menyulut kemarahan publik, terutama di tengah isu kenaikan gaji anggota dewan.
Pada 31 Agustus 2025, massa mendatangi kediaman Sahroni. Awalnya mereka hanya berorasi, namun situasi semakin panas ketika massa mulai melempari rumah dengan batu. Pagar rumah dijebol, mobil mewah dirusak, hingga bagian dalam rumah diacak-acak.
Barang-barang berharga seperti jam tangan Richard Mille, tas Hermes, hingga patung Iron Man dilaporkan dijarah. Sementara beberapa orang bahkan sempat berenang di kolam renang pribadi milik Sahroni.
Setelah kondisi berhasil dikendalikan aparat keamanan, sejumlah barang berharga yang sempat dijarah dikabarkan telah dikembalikan. Rumah Sahroni kini dijaga ketat oleh aparat gabungan dari Marinir AL, Babinsa, serta warga setempat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah pelaku dan tengah melakukan pengejaran. Meski demikian, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai total kerugian yang dialami Ahmad Sahroni akibat insiden tersebut.
Hal itu Densu sampaikan setelah dirinya bertemu langsung dengan anggota DPR nonaktif tersebut pada 29 Agustus 2025. Pertemuan ini berlangsung di kediaman pribadi Ahmad Sahroni , tepat satu hari sebelum massa menyerbu dan merusak rumah mewahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Densu mengaku sengaja mendatangi Sahroni untuk menyampaikan kekhawatiran atas situasi publik yang semakin memanas. Ia bahkan mendorong agar politisi tersebut segera tampil di hadapan publik guna memberikan klarifikasi dan permintaan maaf demi meredakan tensi yang sudah terlanjur tinggi.
Pertemuan Sehari sebelum Insiden Penjarahan
Baca Juga: Siapa Artis Inisial A yang Disebut Denny Sumargo Hamili Pacar dan Selingkuhannya?
Klarifikasi Denny Sumargo soal Isu Pelarian
Suami Olivia Allan ini secara terbuka mengungkap bahwa inisiatif pertemuan itu datang darinya. Ia sama sekali tidak mengenal Sahroni sebelumnya, namun melalui bantuan seorang rekan, ia memberanikan diri untuk menghubungi politisi tersebut. Langkah ini ia ambil setelah mendengar kabar miring bahwa Sahroni sudah meninggalkan Indonesia.
"Waktu itu saya yang menghubungi beliau. Saya belum pernah kenal Ahmad Saroni. Jadi saat itu melalui salah satu rekan, saya menghubungi beliau karena saya mendengar isu bahwa Ahmad Saroni saat itu kabur ke luar negeri," kata Densu dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa (23/9/2025).
"Ternyata pada saat itu beliau ada di rumah dan dia baru dari Singapura kalau nggak salah keterangannya," sambungnya.
Pernyataan bintang film 5 CM tersebut sekaligus meluruskan spekulasi yang beredar di media sosial. Ia memastikan bahwa hingga tanggal 30 Agustus 2025, atau sehari sebelum rumah dijarah, Sahroni masih berada di Jakarta dan tidak melakukan perjalanan keluar negeri sebagaimana isu yang beredar.

Foto/Instagram Denny Sumargo
Baca Juga: Denny Sumargo Minta Prabowo Selamatkan Raja Ampat dari Tambang Nikel: Papua Bukan Tanah Eksploitasi
Saran Preventif untuk Ahmad Sahroni
Dalam pertemuan itu, Densu mengaku menyarankan agar Sahroni segera mengambil langkah preventif. Menurutnya, klarifikasi dan permintaan maaf terbuka kepada publik menjadi solusi terbaik untuk mendinginkan suasana yang kian panas.
"Dia nggak lari ke luar negeri. Jadi, saat itu saya ketemu beliau untuk meminta kepada beliau segera melakukan tindakan preventif untuk meminta maaf dan juga untuk mengclearkan suasana yang sudah mulai panas saat itu," ucapnya.
Saran tersebut, kata Densu, diterima dengan baik oleh Sahroni. Namun, hanya sehari setelah pertemuan tersebut, rumah mewah milik Sahroni menjadi sasaran amukan massa yang merasa tersulut oleh pernyataannya mengenai pembubaran DPR.
"Saran saya sepertinya tidak menjadi masalah saat itu dan saat saya menunggu jawaban beliau, sayangnya esoknya 30 Agustus rumah beliau sudah diziarah. Dan setahu saya tanggal 29 dan tanggal 30 Agustus itu beliau masih di Jakarta dan tidak kabur ke luar negeri," tuturnya.
Baca Juga: Jam Tangan Richard Mille Ahmad Sahroni Dijarah, Harganya Fantastis Rp11,7 Miliar
Tak Ingin Berspekulasi Lebih Jauh
Meski telah meluruskan isu keberadaan Sahroni, mantan atlet basket itu menegaskan bahwa dirinya tidak dapat memastikan apakah setelah penjarahan Sahroni tetap berada di Indonesia atau meninggalkan Tanah Air. Ia menilai, hanya Sahroni sendiri yang berhak memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat.
"Tapi apakah setelah tanggal 30 Agustus itu beliau kabur ke luar negeri atau tidak, saya tidak tahu. Biarkan beliau nanti yang menjelaskan pada saat nanti waktunya tiba beliau muncul di depan kami," tegasnya.
Latar Belakang Aksi Penjarahan
Aksi penjarahan terhadap rumah Ahmad Sahroni dipicu oleh pernyataannya yang menyebut orang-orang yang menghendaki pembubaran DPR sebagai “mental tolol sedunia”. Ucapan itu viral di media sosial dan menyulut kemarahan publik, terutama di tengah isu kenaikan gaji anggota dewan.
Pada 31 Agustus 2025, massa mendatangi kediaman Sahroni. Awalnya mereka hanya berorasi, namun situasi semakin panas ketika massa mulai melempari rumah dengan batu. Pagar rumah dijebol, mobil mewah dirusak, hingga bagian dalam rumah diacak-acak.
Barang-barang berharga seperti jam tangan Richard Mille, tas Hermes, hingga patung Iron Man dilaporkan dijarah. Sementara beberapa orang bahkan sempat berenang di kolam renang pribadi milik Sahroni.
Respons Pascakejadian
Setelah kondisi berhasil dikendalikan aparat keamanan, sejumlah barang berharga yang sempat dijarah dikabarkan telah dikembalikan. Rumah Sahroni kini dijaga ketat oleh aparat gabungan dari Marinir AL, Babinsa, serta warga setempat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah pelaku dan tengah melakukan pengejaran. Meski demikian, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai total kerugian yang dialami Ahmad Sahroni akibat insiden tersebut.
(dra)
Lihat Juga :