Fahmi Bo Idap Diabetes dan Asam Urat, Tubuhnya Makin Kurus hingga Tak Bisa Jalan
Rabu, 24 September 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau di kosan yang sana kan kamar mandinya ada di luar, merangkak terus pindah ke sini. Merangkak cuma beberapa minggu sudah nggak bisa lagi," jelasnya.
Kondisi kesehatan Fahmi yang semakin menurun membuatnya harus menjalani perawatan medis. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan selama total 18 hari di dua rumah sakit berbeda.
"Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, sembilan hari, terus RS Pelni sembilan hari juga. Dirawatnya dari 13 hari yang lalu, pulang kan hari Sabtu," ujarnya.
Menurut Fahmi, kondisi jantungnya sudah membaik setelah menjalani perawatan. Namun, masalah ortopedi pada kakinya masih menjadi hambatan besar.
"Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan. Nggak mungkin kalau berobat jalan, saya harus pakai ambulans terus kan, sekarang nggak bisa berdiri," ungkapnya.
Baca Juga: Memprihatinkan, Fahmi Bo Kini Harus Merangkak setelah Kena Serangan Jantung
Kini, Fahmi hanya bisa terbaring di kasur dengan bantuan alat pernapasan. Kondisinya makin memprihatinkan karena sudah hampir tiga minggu tidak memiliki nafsu makan. Berat badannya menurun drastis, hanya bisa bertahan dengan sedikit asupan makanan lembut.
"Nggak makan tiga minggu, nggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum. Ya itu aja makanannya, pisang sedikit," ucapnya.
Fahmi Bo dikenal publik lewat perannya sebagai penjual bubur kacang hijau dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP). Namun, sejak tahun 2022 ia sudah berhenti syuting karena kondisi tubuhnya tidak lagi mendukung. Rasa sakit di kakinya membuatnya tidak mampu berdiri lama, apalagi mendorong gerobak seperti yang dituntut perannya.
Sempat Dirawat Intensif di Rumah Sakit
Kondisi kesehatan Fahmi yang semakin menurun membuatnya harus menjalani perawatan medis. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan selama total 18 hari di dua rumah sakit berbeda.
"Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, sembilan hari, terus RS Pelni sembilan hari juga. Dirawatnya dari 13 hari yang lalu, pulang kan hari Sabtu," ujarnya.
Menurut Fahmi, kondisi jantungnya sudah membaik setelah menjalani perawatan. Namun, masalah ortopedi pada kakinya masih menjadi hambatan besar.
"Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan. Nggak mungkin kalau berobat jalan, saya harus pakai ambulans terus kan, sekarang nggak bisa berdiri," ungkapnya.
Baca Juga: Memprihatinkan, Fahmi Bo Kini Harus Merangkak setelah Kena Serangan Jantung
Kehilangan Nafsu Makan dan Berat Badan Turun Drastis
Kini, Fahmi hanya bisa terbaring di kasur dengan bantuan alat pernapasan. Kondisinya makin memprihatinkan karena sudah hampir tiga minggu tidak memiliki nafsu makan. Berat badannya menurun drastis, hanya bisa bertahan dengan sedikit asupan makanan lembut.
"Nggak makan tiga minggu, nggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum. Ya itu aja makanannya, pisang sedikit," ucapnya.
Berhenti Syuting sejak 2022
Fahmi Bo dikenal publik lewat perannya sebagai penjual bubur kacang hijau dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP). Namun, sejak tahun 2022 ia sudah berhenti syuting karena kondisi tubuhnya tidak lagi mendukung. Rasa sakit di kakinya membuatnya tidak mampu berdiri lama, apalagi mendorong gerobak seperti yang dituntut perannya.
Lihat Juga :