Tasya Farasya Ditalak Ahmad Assegaf sejak 10 September 2025, sebelum Gugatan Cerai Diajukan
Rabu, 24 September 2025 - 15:20 WIB
loading...
Influencer Tasya Farasya ditalak sang suami, Ahmad Assegaf sejak awal September 2025, sebelum gugatan cerai resmi diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Foto/Instagram Tasya Farasya
A
A
A
JAKARTA - Influencer Tasya Farasya ditalak sang suami, Ahmad Assegaf sejak awal September 2025, sebelum gugatan cerai resmi diajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Fakta ini diungkap kuasa hukum Tasya, Sangun Rahgado.
Menurut Sangun, sejak talak dijatuhkan, Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf secara agama sudah tidak lagi berstatus sebagai suami istri.
![Tasya Farasya Ditalak Ahmad Assegaf sejak 10 September 2025, sebelum Gugatan Cerai Diajukan]()
Foto/Ravie Mulia Wardani
Baca Juga: Respons Ahmad Assegaf Diisukan Tilap Uang Rp23 Miliar hingga Digugat Cerai Tasya Farasya
Sangun mengatakan bahwa kliennya telah menerima talak dari Ahmad sejak 10 September 2025. Gugatan cerai ke pengadilan kemudian diajukan sebagai langkah formalitas agar status perceraian kliennya juga sah secara hukum negara dan memiliki kekuatan legal yang jelas.
"Sejak 10 September, sebelum gugatan ini kami ajukan, Ibu Tasya sudah ditalak. Jadi secara agama sebetulnya sudah bukan suami istri lagi," kata Sangun di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).
Selain talak, Sangun juga menegaskan bahwa Tasya dan Ahmad sudah lama tidak tinggal satu atap. Meski tidak menyebutkan sejak kapan pasangan ini berpisah rumah, hal tersebut memperlihatkan bahwa konflik rumah tangga mereka sudah berlangsung cukup lama sebelum perceraian mencuat ke publik.
Meski Sangun memberikan penjelasan detail soal talak, tim kuasa hukum Tasya lainnya, M. Fattah Riphat, enggan memberikan informasi lebih lanjut terkait sejak kapan pasangan tersebut resmi pisah rumah.
"Itu teknis, tanyakan langsung ke yang bersangkutan. Kami fokus hanya pada gugatan dan upaya hukum lain terkait dugaan-dugaan yang ada," jelas Fattah.
Baca Juga: Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Hadiri Sidang Cerai Perdana, Tak Bertegur Sapa
Lebih lanjut, Sangun mengungkapkan adanya dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh Ahmad di perusahaan milik Tasya. Dugaan ini menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat keputusan beauty vlogger itu untuk mengajukan gugatan cerai.
"Yang menjadi titik berat adalah adanya dugaan, ini dugaan. Tapi kami telah ada data-datanya pada kami juga, telah kami pelajari semua, adanya dugaan penggelapan dalam perusahaan," ungkapnya.
Meski begitu, Sangun menolak memberikan detail lebih lanjut terkait jumlah dana yang diduga digelapkan. Ia hanya menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki data dan bukti awal yang cukup kuat untuk mendukung klaim tersebut.
Sangun menekankan bahwa inti masalah perceraian bukanlah sekadar nilai kerugian. Menurutnya, kekecewaan mendalam dan rasa sakit hati yang dialami ibu dua anak itu menjadi alasan terbesar mengapa rumah tangga ini sulit untuk dipertahankan.
"Untuk nominal, cukup besar ya, cukup fantastis juga. Bagi klien kami bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran rupiah, mau nilainya puluhan miliar rupiah, mau nilainya belasan juta rupiah atau satu juta rupiah pun," ujarnya.
"Ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami ibu Tasya atas kepercayaan tadi diberikan. Namun dikhianati begitu saja," sambungnya.
Baca Juga: Terungkap Alasan Tasya Farasya Gugat Cerai Ahmad Assegaf, Sakit Hati soal Dugaan Penggelapan
Dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Agama Jaksel, Tasya dan Ahmad dijadwalkan menjalani mediasi. Namun, upaya tersebut gagal menemukan titik temu karena keduanya sama sekali tidak menunjukkan keinginan untuk rujuk.
"Hasil dari mediasi adalah sebetulnya kalau secara tertulis ini dibilangnya adalah sepakat sebagian. Tapi kalau kita ngomongin pokok perkara, ini tetap deadlock (buntu). Deadlock dalam artian bahwa hasil dari mediasi ini tidak dapat rujuk kembali," pungkasnya.
Tasya Farasya secara resmi mendaftarkan gugatan cerainya melalui sistem e-court pada 12 September 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Meski pihak pengadilan tidak membeberkan alasan detail perceraian, spekulasi publik mengaitkannya dengan dugaan perselingkuhan dan penggelapan uang yang menyeret nama Ahmad.
Menurut Sangun, sejak talak dijatuhkan, Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf secara agama sudah tidak lagi berstatus sebagai suami istri.

Foto/Ravie Mulia Wardani
Baca Juga: Respons Ahmad Assegaf Diisukan Tilap Uang Rp23 Miliar hingga Digugat Cerai Tasya Farasya
Tasya Farasya Ditalak Ahmad Assegaf sejak 10 September 2025
Sangun mengatakan bahwa kliennya telah menerima talak dari Ahmad sejak 10 September 2025. Gugatan cerai ke pengadilan kemudian diajukan sebagai langkah formalitas agar status perceraian kliennya juga sah secara hukum negara dan memiliki kekuatan legal yang jelas.
"Sejak 10 September, sebelum gugatan ini kami ajukan, Ibu Tasya sudah ditalak. Jadi secara agama sebetulnya sudah bukan suami istri lagi," kata Sangun di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).
Pisah Rumah sejak Lama
Selain talak, Sangun juga menegaskan bahwa Tasya dan Ahmad sudah lama tidak tinggal satu atap. Meski tidak menyebutkan sejak kapan pasangan ini berpisah rumah, hal tersebut memperlihatkan bahwa konflik rumah tangga mereka sudah berlangsung cukup lama sebelum perceraian mencuat ke publik.
Meski Sangun memberikan penjelasan detail soal talak, tim kuasa hukum Tasya lainnya, M. Fattah Riphat, enggan memberikan informasi lebih lanjut terkait sejak kapan pasangan tersebut resmi pisah rumah.
"Itu teknis, tanyakan langsung ke yang bersangkutan. Kami fokus hanya pada gugatan dan upaya hukum lain terkait dugaan-dugaan yang ada," jelas Fattah.
Baca Juga: Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Hadiri Sidang Cerai Perdana, Tak Bertegur Sapa
Dugaan Penggelapan Dana Perusahaan
Lebih lanjut, Sangun mengungkapkan adanya dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh Ahmad di perusahaan milik Tasya. Dugaan ini menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat keputusan beauty vlogger itu untuk mengajukan gugatan cerai.
"Yang menjadi titik berat adalah adanya dugaan, ini dugaan. Tapi kami telah ada data-datanya pada kami juga, telah kami pelajari semua, adanya dugaan penggelapan dalam perusahaan," ungkapnya.
Meski begitu, Sangun menolak memberikan detail lebih lanjut terkait jumlah dana yang diduga digelapkan. Ia hanya menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki data dan bukti awal yang cukup kuat untuk mendukung klaim tersebut.
Sangun menekankan bahwa inti masalah perceraian bukanlah sekadar nilai kerugian. Menurutnya, kekecewaan mendalam dan rasa sakit hati yang dialami ibu dua anak itu menjadi alasan terbesar mengapa rumah tangga ini sulit untuk dipertahankan.
"Untuk nominal, cukup besar ya, cukup fantastis juga. Bagi klien kami bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran rupiah, mau nilainya puluhan miliar rupiah, mau nilainya belasan juta rupiah atau satu juta rupiah pun," ujarnya.
"Ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami ibu Tasya atas kepercayaan tadi diberikan. Namun dikhianati begitu saja," sambungnya.
Baca Juga: Terungkap Alasan Tasya Farasya Gugat Cerai Ahmad Assegaf, Sakit Hati soal Dugaan Penggelapan
Mediasi Gagal dan Proses Sidang Berlanjut
Dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Agama Jaksel, Tasya dan Ahmad dijadwalkan menjalani mediasi. Namun, upaya tersebut gagal menemukan titik temu karena keduanya sama sekali tidak menunjukkan keinginan untuk rujuk.
"Hasil dari mediasi adalah sebetulnya kalau secara tertulis ini dibilangnya adalah sepakat sebagian. Tapi kalau kita ngomongin pokok perkara, ini tetap deadlock (buntu). Deadlock dalam artian bahwa hasil dari mediasi ini tidak dapat rujuk kembali," pungkasnya.
Gugatan Cerai Tasya Farasya
Tasya Farasya secara resmi mendaftarkan gugatan cerainya melalui sistem e-court pada 12 September 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Meski pihak pengadilan tidak membeberkan alasan detail perceraian, spekulasi publik mengaitkannya dengan dugaan perselingkuhan dan penggelapan uang yang menyeret nama Ahmad.
(dra)
Lihat Juga :