Selain Gugat Cerai, Tasya Farasya Somasi Ahmad Assegaf soal Dugaan Penggelapan
Kamis, 25 September 2025 - 08:20 WIB
loading...
Influencer Tasya Farasya tidak hanya menggugat cerai sang suami, Ahmad Assegaf, tetapi juga melayangkan somasi atas dugaan penggelapan uang perusahaannya. Foto/Instagram Tasya Farasya
A
A
A
JAKARTA - Influencer Tasya Farasya tidak hanya menggugat cerai sang suami, Ahmad Assegaf , tetapi juga melayangkan somasi atas dugaan penggelapan uang perusahaannya. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Tasya, Fattah Riphat.
Menurut Fattah, somasi tersebut diajukan untuk mencari kepastian hukum dan memastikan kejelasan persoalan yang dihadapi Tasya Farasya . Somasi ini dinilai sebagai langkah awal yang ditempuh sebelum melanjutkan ke tahap hukum yang lebih lanjut.
"Juga terkait dengan dugaan penggelapan itu, kami pun juga melakukan upaya hukum," kata Fattah di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada Rabu, 24 September 2025.
"Kami sudah mengajukan somasi terhadap mantan suami ibu Tasya terkait dugaan tersebut untuk selanjutnya nanti kita lihat perkembangannya bagaimana," sambungnya.
Baca Juga: Tasya Farasya Ditalak Ahmad Assegaf sejak 10 September 2025, sebelum Gugatan Cerai Diajukan
Fattah menegaskan bahwa tujuan utama pengajuan somasi bukanlah untuk menyerang Ahmad secara pribadi, melainkan untuk mencari kepastian atas dugaan penggelapan yang sudah menjadi perhatian publik.
"Kita sudah melakukan somasi dan fokusnya apa? Fokusnya bukan untuk menyerang. Oh ini kita serang dan sebagainya, bukan. Fokusnya hanya untuk memastikan ini sebenarnya bagaimana sih gitu loh," jelasnya.
Lebih lanjut, Fattah mengungkap bahwa somasi telah resmi dikirimkan dan bahkan sudah diterima oleh pihak Ahmad. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Ahmad atas somasi tersebut.
"Tapi langkah pertama yang telah kita lakukan adalah somasi. Somasi telah kami kirimkan dan telah diterima juga. Belum (belum direspons)," ujarnya.
Kuasa hukum Tasya lainnya, Sangun Ragahdo, menambahkan bahwa somasi tersebut masih dalam tenggat waktu yang diberikan meski sudah berjalan cukup lama sejak dikirim.
"Sudah, sudah lewat, tapi belum sampai tenggat waktu yang kita berikan. Kalau ditanya somasi sudah dikirim sebulan belum juga masih baru, baru kami kirim," tambah Sangun.
![Selain Gugat Cerai, Tasya Farasya Somasi Ahmad Assegaf soal Dugaan Penggelapan]()
Foto/Instagram Ahmad Assegaf
Baca Juga: Gugat Cerai Ahmad Assegaf, Tasya Farasya Tuntut Nafkah Rp100
Selain mengajukan somasi, tim kuasa hukum Tasya juga tengah mempersiapkan langkah hukum lain, yakni kemungkinan melaporkan Ahmad Assegaf ke kepolisian.
"Kami pun juga sudah mempersiapkan bukti-bukti, mempersiapkan dokumen-dokumen untuk upaya hukum selanjutnya yaitu melaporkan ke pihak kepolisian," ungkap Fattah.
Meski demikian, Sangun menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut. Pertimbangan dilakukan agar langkah hukum yang diambil benar-benar tepat dan memiliki dasar yang kuat.
"Kami masih mempertimbangkan (laporkan Ahmad ke polisi), masih kami dalami bagaimana juga ini kan meskipun secara secara hukum sih kalau kami lihat ya ini lah," ujar Sangun.
Baca Juga: Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Gagal Mediasi, Sidang Cerai Berlanjut
Lebih jauh, Sangun menegaskan bahwa inti persoalan ini bukanlah sekadar soal nominal kerugian yang disebut mencapai angka besar. Baginya, kekecewaan Tasya terletak pada pengkhianatan terhadap kepercayaan yang sudah diberikan kepada suami yang seharusnya menjadi partner hidup sekaligus partner bisnis.
"Bagi klien kami, bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran rupiah, mau nilainya puluhan miliar rupiah, mau nilainya belasan juta rupiah atau Rp1 juta pun ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami," tutur Sangun.
"Ibu Tasya atas kepercayaan telah diberikan namun dikhianati begitu saja. Sehingga gugatan ini kami ajukan," tutupnya.
Tasya Farasya secara resmi mendaftarkan gugatan cerainya melalui sistem e-court pada 12 September 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Meski pihak pengadilan tidak menjelaskan secara detail alasan perceraian tersebut, isu publik terus berkembang. Spekulasi pun muncul, mulai dari dugaan perselingkuhan hingga penggelapan dana yang menyeret nama Ahmad Assegaf.
Menurut Fattah, somasi tersebut diajukan untuk mencari kepastian hukum dan memastikan kejelasan persoalan yang dihadapi Tasya Farasya . Somasi ini dinilai sebagai langkah awal yang ditempuh sebelum melanjutkan ke tahap hukum yang lebih lanjut.
"Juga terkait dengan dugaan penggelapan itu, kami pun juga melakukan upaya hukum," kata Fattah di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada Rabu, 24 September 2025.
"Kami sudah mengajukan somasi terhadap mantan suami ibu Tasya terkait dugaan tersebut untuk selanjutnya nanti kita lihat perkembangannya bagaimana," sambungnya.
Upaya Hukum Somasi yang Dilayangkan Tasya Farasya
Baca Juga: Tasya Farasya Ditalak Ahmad Assegaf sejak 10 September 2025, sebelum Gugatan Cerai Diajukan
Somasi Bukan untuk Menyerang
Fattah menegaskan bahwa tujuan utama pengajuan somasi bukanlah untuk menyerang Ahmad secara pribadi, melainkan untuk mencari kepastian atas dugaan penggelapan yang sudah menjadi perhatian publik.
"Kita sudah melakukan somasi dan fokusnya apa? Fokusnya bukan untuk menyerang. Oh ini kita serang dan sebagainya, bukan. Fokusnya hanya untuk memastikan ini sebenarnya bagaimana sih gitu loh," jelasnya.
Lebih lanjut, Fattah mengungkap bahwa somasi telah resmi dikirimkan dan bahkan sudah diterima oleh pihak Ahmad. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Ahmad atas somasi tersebut.
"Tapi langkah pertama yang telah kita lakukan adalah somasi. Somasi telah kami kirimkan dan telah diterima juga. Belum (belum direspons)," ujarnya.
Kuasa hukum Tasya lainnya, Sangun Ragahdo, menambahkan bahwa somasi tersebut masih dalam tenggat waktu yang diberikan meski sudah berjalan cukup lama sejak dikirim.
"Sudah, sudah lewat, tapi belum sampai tenggat waktu yang kita berikan. Kalau ditanya somasi sudah dikirim sebulan belum juga masih baru, baru kami kirim," tambah Sangun.

Foto/Instagram Ahmad Assegaf
Baca Juga: Gugat Cerai Ahmad Assegaf, Tasya Farasya Tuntut Nafkah Rp100
Pertimbangan Laporan Polisi
Selain mengajukan somasi, tim kuasa hukum Tasya juga tengah mempersiapkan langkah hukum lain, yakni kemungkinan melaporkan Ahmad Assegaf ke kepolisian.
"Kami pun juga sudah mempersiapkan bukti-bukti, mempersiapkan dokumen-dokumen untuk upaya hukum selanjutnya yaitu melaporkan ke pihak kepolisian," ungkap Fattah.
Meski demikian, Sangun menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut. Pertimbangan dilakukan agar langkah hukum yang diambil benar-benar tepat dan memiliki dasar yang kuat.
"Kami masih mempertimbangkan (laporkan Ahmad ke polisi), masih kami dalami bagaimana juga ini kan meskipun secara secara hukum sih kalau kami lihat ya ini lah," ujar Sangun.
Baca Juga: Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Gagal Mediasi, Sidang Cerai Berlanjut
Fokus pada Masalah Kepercayaan
Lebih jauh, Sangun menegaskan bahwa inti persoalan ini bukanlah sekadar soal nominal kerugian yang disebut mencapai angka besar. Baginya, kekecewaan Tasya terletak pada pengkhianatan terhadap kepercayaan yang sudah diberikan kepada suami yang seharusnya menjadi partner hidup sekaligus partner bisnis.
"Bagi klien kami, bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran rupiah, mau nilainya puluhan miliar rupiah, mau nilainya belasan juta rupiah atau Rp1 juta pun ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami," tutur Sangun.
"Ibu Tasya atas kepercayaan telah diberikan namun dikhianati begitu saja. Sehingga gugatan ini kami ajukan," tutupnya.
Gugatan Cerai Tasya Farasya
Tasya Farasya secara resmi mendaftarkan gugatan cerainya melalui sistem e-court pada 12 September 2025 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Meski pihak pengadilan tidak menjelaskan secara detail alasan perceraian tersebut, isu publik terus berkembang. Spekulasi pun muncul, mulai dari dugaan perselingkuhan hingga penggelapan dana yang menyeret nama Ahmad Assegaf.
(dra)
Lihat Juga :