6.000 Kasus Keracunan Makanan Akibat MBG, Begini Cara Deteksi Dini Menurut Dokter Anak

Jum'at, 26 September 2025 - 06:00 WIB
loading...
6.000 Kasus Keracunan...
Kasus keracunan makanan pada anak-anak semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Kasus keracunan makanan pada anak-anak semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia. Kejadian yang diduga akibat program Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) ini sudah mencatatkan hampir 6.000 kasus keracunan, hingga dinyatakan status KLB (Kejadian Luar Biasa).

Dokter Spesialis Anak, Dr. Yogi Prawira mengatakan untuk mencegah keracunan pada anak semakin serius, bisa dilihat pada tanda-tanda awal. Ini dapat mencegah kondisi anak yang keracunan memburuk.

"Keracunan pada anak itu sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, baik di luar negeri maupun di Indonesia. Tentu kita mendukung program dari pemerintah, tapi ketika ada KLB, maka kita perlu melakukan mitigasi," kata Dr. Yogi dalam konferensi pers secara daring, dikutip Jumat (26/9/2025).

Baca juga: LSI Denny JA Ingatkan Waspadai Tangan Jahil Rusak MBG: Darurat Yes, Setop Program No

Dr. Yogi mengatakan bahwa tanda-tanda keracunan makanan dapat dideteksi sejak dini. Ia juga mengungkapkan bahwa keracunan makanan dan alergi berbeda. Sebab, efek yang ditimbulkan pada tubuh juga berbeda.

"Alergi dan keracunan berbeda. Kalau keracunan setelah mengkonsumsi makanan. sedangkan alergi merupakan reaksi tubuh saat mengkonsumsi makanan tapi sifatnya individual. Kalau keracunan muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah mengkonsumsi makanan. Kalau alergi biasanya beberapa menit atau jam setelah mengkonsumsi makanan," ujarnya.

Baca juga: Marak Kasus Keracunan MBG, DPR Sentil SPPG: Bahan Baku Asal, Cara Masak Abai Higienitas

Meski dapat terjadi beberapa hari setelah mengkonsumsi makanan, gejala keracunan sudah dapat dilihat dari beberapa tanda yang muncul, seperti dibagikan Dr. Yogi:

1. Demam, nyeri kepala atau pusing, pandangan kabur

2. Mual, muntah, nyeri perut, BAB cair, BAB berdarah

3. Dehidrasi (mulut kering, kehausan terus-menerus, pusing, berkemih lebih sedikit, warna air kemih pekat, lemas)

4. Kelemahan anggota gerak.

"Pada saat kita melakukan pemantauan anak yang dicurigai keracunan, maka ini harus segera dibawa ke rumah sakit. Pada anak, risiko dehidrasi lebih besar ketimbang usia dewasa. Ada komplikasi dari dehidrasi bisa alami gangguan lainnya. Kita harus bisa lebih hati-hati dalam memantau," ujar Dr. Yogi.

Untuk menghindari keracunan makanan, Dr. Yogi menyarankan selalu menjaga kebersihan. Menurutnya, menerapkan cuci tangan seperti yang disosialisasikan saat pandemo Covid-19 harus tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Secara prinsip, keracunan makanan bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja. Penting bagi kita untuk mengajarkan kepada anak-anak untuk selalu menjaga kebersihan," tuturnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gara-gara Lagu Mas Bahlil...
Gara-gara Lagu 'Mas Bahlil Ganteng', Rafathar Jadi Ngefans sama Bahlil
Diisukan Punya 750 Dapur...
Diisukan Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor ke Polda Metro
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak...
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak Keracunan, Forum RCCE Desak BGN Segera Lakukan Perbaikan!
MBG-Swasta di Sekolah...
MBG-Swasta di Sekolah Khusus Banten Kini Diperkuat Command Center AI YIPB, Grab-OVO
Ramai Kasus Keracunan,...
Ramai Kasus Keracunan, Ini 5 Tips Biasakan Anak Konsumsi Makanan Bergizi
IDAI Kirim Surat Terbuka...
IDAI Kirim Surat Terbuka ke BGN Buntut Keracunan Massal MBG, Begini Isinya
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Dari Dunia Korporat...
Dari Dunia Korporat ke Industri Hiburan, Ryan Goutama Temukan Passion di Depan Kamera
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved