Suti Karno Jalani Hidup Baru dengan Satu Kaki, Tetap Bersyukur Meski Masih Nyeri
Sabtu, 27 September 2025 - 15:52 WIB
loading...
Suti Karno jalani hidup baru dengan satu kaki, tetap bersyukur meski masih nyeri. (Foto: Instagram @sutykarno)
A
A
A
JAKARTA - Aktris senior Suti Karno masih menjalani pemulihan usai mengidap diabetes dan gangguan jantung. Kondisinya kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya, meski harus beradaptasi dengan kehidupan baru setelah salah satu kakinya diamputasi.
Adik Rano Karno itu berusaha tetap menikmati hidup dan tidak berkecil hati. Sebaliknya, ia justru makin bersyukur karena masih diberi kesempatan menjaga pola hidup sehat.
"Kalau fisik saya alhamdulillah baik. Cuma kan saya sudah enggak punya kaki, enggak bisa numbuh kakinya," kata Suti Karno di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Iya, bersyukur sekali kita harus bersyukur, selalu bersyukur. Bahwa ini tidak punya kaki, diamputasi. Kaki saya tidak memutuskan gerak saya. Walaupun tanpa kaki, tapi bergeraknya dengan hati," ucapnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Suti Karno Dirikan Yayasan Disabilitas, Latih Anak Difabel Nyanyi hingga Akting
Sebagai bentuk ikhtiar, Suti rutin menjalani kontrol medis tiga kali dalam sebulan untuk memeriksa kondisi saraf kakinya hingga perkembangan jantung.
"Kemarin saya baru kontrol tanggal 23. Karena kan saya ada dokter saraf, dokter penyakit dalam, sama dokter jantung. Jadi, sebulan itu saya tiga. Tiga dokter, pasti saya datangi gitu. Tapi lain-lain hari ya. Kan pengguna juga BPJS. Gitu ya," ucapnya.
Meski begitu, Suti masih kerap merasakan nyeri di bagian kakinya yang sudah diamputasi. Menurut dokter, kondisi tersebut wajar dialami oleh pengidap diabetes.
Baca Juga: Suti Karno Adaptasi Pakai Kaki Palsu usai Diamputasi karena Diabetes
Lucunya, ia kerap reflek mencoba memijat kaki yang sudah tidak ada hingga menyadari tak ada yang bisa disentuh.
"Kan saya juga mempertanyakan kepada dokter, 'Sampai kapan, dok, masih terasa sakit?' Setiap orang beda-beda. Ada yang bisa hilang, ada yang enggak, gitu," tutur Suti Karno.
"Jadi, kadang-kadang saya merasa sakit, 'Lah, kaki gue enggak ada, apa yang mau dipegang?'," katanya.
Adik Rano Karno itu berusaha tetap menikmati hidup dan tidak berkecil hati. Sebaliknya, ia justru makin bersyukur karena masih diberi kesempatan menjaga pola hidup sehat.
"Kalau fisik saya alhamdulillah baik. Cuma kan saya sudah enggak punya kaki, enggak bisa numbuh kakinya," kata Suti Karno di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Iya, bersyukur sekali kita harus bersyukur, selalu bersyukur. Bahwa ini tidak punya kaki, diamputasi. Kaki saya tidak memutuskan gerak saya. Walaupun tanpa kaki, tapi bergeraknya dengan hati," ucapnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Suti Karno Dirikan Yayasan Disabilitas, Latih Anak Difabel Nyanyi hingga Akting
Sebagai bentuk ikhtiar, Suti rutin menjalani kontrol medis tiga kali dalam sebulan untuk memeriksa kondisi saraf kakinya hingga perkembangan jantung.
"Kemarin saya baru kontrol tanggal 23. Karena kan saya ada dokter saraf, dokter penyakit dalam, sama dokter jantung. Jadi, sebulan itu saya tiga. Tiga dokter, pasti saya datangi gitu. Tapi lain-lain hari ya. Kan pengguna juga BPJS. Gitu ya," ucapnya.
Meski begitu, Suti masih kerap merasakan nyeri di bagian kakinya yang sudah diamputasi. Menurut dokter, kondisi tersebut wajar dialami oleh pengidap diabetes.
Baca Juga: Suti Karno Adaptasi Pakai Kaki Palsu usai Diamputasi karena Diabetes
Lucunya, ia kerap reflek mencoba memijat kaki yang sudah tidak ada hingga menyadari tak ada yang bisa disentuh.
"Kan saya juga mempertanyakan kepada dokter, 'Sampai kapan, dok, masih terasa sakit?' Setiap orang beda-beda. Ada yang bisa hilang, ada yang enggak, gitu," tutur Suti Karno.
"Jadi, kadang-kadang saya merasa sakit, 'Lah, kaki gue enggak ada, apa yang mau dipegang?'," katanya.
(tty)
Lihat Juga :