Berlayar ke Gaza, Wanda Hamidah Hadapi Intimidasi Mafia di Pelabuhan Portopalo Italia
Senin, 29 September 2025 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 5 Potret Wanda Hamidah Berlayar ke Gaza, Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia
Wanda menyebut Portopalo sebagai pelabuhan yang “amat sangat tidak aman”. Hampir seluruh kapal mengalami pencurian barang-barang penting seperti laptop, monitor hingga GPS.
Lebih parahnya, kapal Kamar bahkan disiram bensin oleh orang tak dikenal, diduga sebagai bentuk intimidasi agar mereka segera pergi.
Baca juga: Ini Alasan Wanda Hamidah Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia yang Berlayar ke Gaza
"Setiap hari mulai datang intimidasi dan tekanan kepada kami untuk pergi meninggalkan kapal. Mereka berharap kami pergi supaya mereka bisa memereteli kapal, membawa kabur atau menjual kapal-kapal yang bersandar di Portopalo," ujarnya.
Tak hanya itu, Wanda juga mengungkap bahwa sebagian kapten kapal yang mereka sewa dari Tunisia ternyata terlibat dalam praktik mafia, bahkan kabur setelah menerima bayaran.
Meski dalam tekanan, Wanda menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia kini bertahan di Kapal Sumud Nusantara, yang dibeli hasil patungan donatur dari Malaysia, Indonesia, Maldives, dan Pakistan.
Pelabuhan Portopalo Dianggap Berbahaya
Wanda menyebut Portopalo sebagai pelabuhan yang “amat sangat tidak aman”. Hampir seluruh kapal mengalami pencurian barang-barang penting seperti laptop, monitor hingga GPS.
Lebih parahnya, kapal Kamar bahkan disiram bensin oleh orang tak dikenal, diduga sebagai bentuk intimidasi agar mereka segera pergi.
Baca juga: Ini Alasan Wanda Hamidah Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia yang Berlayar ke Gaza
"Setiap hari mulai datang intimidasi dan tekanan kepada kami untuk pergi meninggalkan kapal. Mereka berharap kami pergi supaya mereka bisa memereteli kapal, membawa kabur atau menjual kapal-kapal yang bersandar di Portopalo," ujarnya.
Tak hanya itu, Wanda juga mengungkap bahwa sebagian kapten kapal yang mereka sewa dari Tunisia ternyata terlibat dalam praktik mafia, bahkan kabur setelah menerima bayaran.
Bertahan dengan Kapal Sumud Nusantara
Meski dalam tekanan, Wanda menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia kini bertahan di Kapal Sumud Nusantara, yang dibeli hasil patungan donatur dari Malaysia, Indonesia, Maldives, dan Pakistan.
Lihat Juga :