Udang Beku Cikande Terkontaminasi Cesium-137, FDA AS Minta Penarikan Produk
Kamis, 02 Oktober 2025 - 14:03 WIB
loading...
FDA meminta udang beku di Cikande mengandung Cesium - 137 ditarik. Foto/Ist
A
A
A
CIKANDE - Kabar mengejutkan datang dari kawasan industri di Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) menemukan kontaminasi material radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang beku yang diproduksi di wilayah tersebut. Temuan ini diumumkan FDA pada Jumat (22/8/2025).
Menurut FDA, paparan jangka panjang dosis rendah Cesium-137 berisiko menimbulkan kerusakan DNA pada sel-sel tubuh manusia, yang dapat berujung pada meningkatnya potensi kanker. “Kontaminasi ini sangat serius karena menyangkut keamanan pangan lintas negara,” demikian keterangan resmi FDA.
Produk udang beku tersebut diketahui telah beredar di sejumlah negara bagian Amerika Serikat sejak Senin (28/7/2025) hingga Kamis (7/8/2025). Distribusi dilakukan oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS), perusahaan eksportir yang berbasis di Indonesia.
Atas dasar itu, FDA merekomendasikan penarikan produk (recall) sekaligus menetapkan bahwa PT BMS melanggar Undang-Undang Federal tentang Makanan, Obat, dan Kosmetik.
Menanggapi temuan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan kawasan Modern Cikande, Serang sebagai Kejadian Khusus Cemaran Radiasi Cesium-137. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq.
“Seluruh aktivitas di kawasan kini berada di bawah kendali Satgas Radiasi. Penanganan menyeluruh dan langkah pengamanan sedang dilakukan demi melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat,” ujar Hanif.
Hasil pemantauan KLH/BPLH menemukan 10 titik terkontaminasi radiasi Cesium-137. Dua di antaranya telah berhasil didekontaminasi, sementara aktivitas gudang yang terdampak telah dihentikan sepenuhnya.
Sebagai langkah antisipasi, sejak Rabu (1/10/2025) otoritas juga memperketat pengawasan keluar-masuk kawasan industri melalui Radiation Portal Monitoring (RPM).
Menurut Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), Cesium-137 dapat masuk ke tubuh melalui makanan, minuman, udara yang terhirup, hingga kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi.
Setelah masuk ke aliran darah, zat radioaktif ini akan menyebar ke seluruh tubuh, dengan potensi menumpuk di jaringan otot. Penumpukan inilah yang dapat meningkatkan risiko kanker jika tidak segera ditangani.
Menurut FDA, paparan jangka panjang dosis rendah Cesium-137 berisiko menimbulkan kerusakan DNA pada sel-sel tubuh manusia, yang dapat berujung pada meningkatnya potensi kanker. “Kontaminasi ini sangat serius karena menyangkut keamanan pangan lintas negara,” demikian keterangan resmi FDA.
Produk udang beku tersebut diketahui telah beredar di sejumlah negara bagian Amerika Serikat sejak Senin (28/7/2025) hingga Kamis (7/8/2025). Distribusi dilakukan oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS), perusahaan eksportir yang berbasis di Indonesia.
Atas dasar itu, FDA merekomendasikan penarikan produk (recall) sekaligus menetapkan bahwa PT BMS melanggar Undang-Undang Federal tentang Makanan, Obat, dan Kosmetik.
Menanggapi temuan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan kawasan Modern Cikande, Serang sebagai Kejadian Khusus Cemaran Radiasi Cesium-137. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq.
“Seluruh aktivitas di kawasan kini berada di bawah kendali Satgas Radiasi. Penanganan menyeluruh dan langkah pengamanan sedang dilakukan demi melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat,” ujar Hanif.
Hasil pemantauan KLH/BPLH menemukan 10 titik terkontaminasi radiasi Cesium-137. Dua di antaranya telah berhasil didekontaminasi, sementara aktivitas gudang yang terdampak telah dihentikan sepenuhnya.
Sebagai langkah antisipasi, sejak Rabu (1/10/2025) otoritas juga memperketat pengawasan keluar-masuk kawasan industri melalui Radiation Portal Monitoring (RPM).
Menurut Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), Cesium-137 dapat masuk ke tubuh melalui makanan, minuman, udara yang terhirup, hingga kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi.
Setelah masuk ke aliran darah, zat radioaktif ini akan menyebar ke seluruh tubuh, dengan potensi menumpuk di jaringan otot. Penumpukan inilah yang dapat meningkatkan risiko kanker jika tidak segera ditangani.
(wur)
Lihat Juga :