Dokter Spesialis Jantung Tegaskan Pentingnya BHD untuk Selamatkan Nyawa Sesama

Selasa, 07 Oktober 2025 - 22:10 WIB
loading...
Dokter Spesialis Jantung...
Dokter jantung dr. Hasjim Hasbullah (tengah) menekankan pentingnya BHD untuk selamatkan nyawa sesama. Foto/Dok Siloam Hospital
A A A
JAKARTA - Penyerahan penghargaan MURI kepada Siloam Hospitals atas pencapaian rekor pelatihan Bantuan Hidup Dasar dengan peserta terbanyak berlangsung di Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini turut hadir CEO Siloam Hospitals Caroline Riady, Direktur MURI Osmar Semesta Susilo, Spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Hasjim Hasbullah, hingga Vania Lundina selaku Bystander Rescuer.

Dokter Hasjim selaku spesialis jantung dan pembuluh darah menekankan betapa pentingnya bantuan hidup dasar atau BLS. Menurutnya, skill BLS ini sangat dibutuhkan untuk orang awam.

Terlebih situasi gawat darurat bisa terjadi kapanpun dan di manapun. Ia pun menjelaskan bahwa tujuan BLS ini tidak hanya untuk menyelamatkan nyawa, namun juga mencegah cacat.

Pasalnya menurut Dokter Hasjim, banyak orang yang selamat seusai mengalami henti jantung. Namun kondisinya cacat karena penanganan yang tidak tepat sehingga berpengaruh pada otak.

"Saya sering mendapatkan pasien yang terlambat, jantungnya memompa tapi tidak sadar akhirnya masuk ICU. Semua itu bisa kita cegah jika menerapkan BHD," jelas dr.Hasjim.

Dokter Hasjim mencontohkan saat terjadi kondisi gawat darurat, kita tidak dapat mengharapkan tenaga kesehatan datang tepat waktu. Sementara kemampuan otak manusia bertahan tanpa oksigen hanya sekitar 4-6 menit.

Momen itu lah yang dikenal dengan 'Golden Time'. Sehingga pada saat tersebut, BHD sangat dibutuhkan sembari menunggu bantuan lanjutan dari tenaga kesehatan datang.

"Bayangkan apa bisa nakes datang hanya dalam waktu empat menit?" tanya dr. Hasjim.

Baca Juga : Ilmuwan China Ciptakan "Lem Tulang", Sekali Suntik Patah Tulang Sembuh dalam 3 Menit

Ia juga menjelaskan akibat fatal jika korban henti jantung tidak segera diberikan BHD. Akibatnya, kemungkinan selamat bisa berkurang 10-12 persen per menitnya.

"Kemungkinan selamat berkurang 10-12% per menit jika korban henti jantung tidak segera diberikan BHD," jelas dr. Hasjim.

Untuk itu Dokter Hasjim menekankan pentingnya BHD sekaligus memberikan poin-poin penting yang harus dilakukan dalam situasi gawat darurat. Dalam kesempatan ini, para undangan juga diedukasi secara langsung dan dapat mempraktekkan BHD kepada manekin yang telah disediakan.

Baca Juga : Tren Tato Gigi di China, Dokter Ingatkan Dapaknya bagi Kesehatan

Sehingga BHD bukan hanya sekedar teori. Namun juga dapat diterapkan secara langsung.

"Banyak BHD yang salah. Yang benar adalah posisi tubuh penolong tegak lurus. Kompresi dilakukan sampai bantuan datang. Itu sebabnya BHD harus dikuasai semua orang," jelas Hasjim.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Kaya Nutrisi, Semangka...
Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved