Tren Desain Kemasan Kosmetik, Murah tapi Tetap Elegan
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Lisaboy, sebagai importir dan distributor produk kemasan kosmetik, menyediakan berbagai pilihan bahan mulai dari akrilik, kaca, hingga plastik, yang bisa digunakan untuk produk seperti krim, serum, foundation, toner, cleanser, dan body lotion. Kombinasi kualitas dan harga terjangkau menjadi keunggulan utama yang mereka tawarkan.
“Ini menjadi solusi kemasan kosmetik bermutu tinggi dan hemat biaya sehingga membantu perekonomian dan menyediakan lapangan pekerjaan pada industri kemasan di Indonesia,” ujar David.
Menariknya, harga kemasan kosmetik yang ditawarkan Lisaboy sangat bervariasi dan ramah di kantong, terutama bagi pelaku usaha kecil.
“Untuk packaging kosmetik, mulai dari ratusan rupiah loh. Dari Rp300 itu ada, kayak prestop begitu, ada yang harganya mulai dari Rp300, botol ada yang Rp500, itu ada seperti itu. Jadi kalau mau bikin skincare pun banyak pilihannya. Kalau misalnya memang budget-nya kecil, menengah, ibaratnya mid high,” kata dia lagi.
David menyebutkan, pelaku UMKM kosmetik kini bisa membuat produk dengan tampilan profesional meski modalnya terbatas. “Jadi kalau misalnya budget terbatas, budget kecil itu bisa bikin kosmetik, bisa bikin skincare. Misalnya bikin apa? Toner. Toner itu kayak botol plastik kan begini nih, yang di atas yang putih itu. Itu harganya Rp500 sudah bisa kebeli,” ucapnya.
Persaingan ketat di industri kemasan kosmetik juga mendorong produsen seperti Lisaboy untuk terus berinovasi. Menurut David, perusahaan kini menawarkan layanan tambahan dan promo menarik agar bisa menjadi pilihan utama pelanggan.
“Ini menjadi solusi kemasan kosmetik bermutu tinggi dan hemat biaya sehingga membantu perekonomian dan menyediakan lapangan pekerjaan pada industri kemasan di Indonesia,” ujar David.
Menariknya, harga kemasan kosmetik yang ditawarkan Lisaboy sangat bervariasi dan ramah di kantong, terutama bagi pelaku usaha kecil.
“Untuk packaging kosmetik, mulai dari ratusan rupiah loh. Dari Rp300 itu ada, kayak prestop begitu, ada yang harganya mulai dari Rp300, botol ada yang Rp500, itu ada seperti itu. Jadi kalau mau bikin skincare pun banyak pilihannya. Kalau misalnya memang budget-nya kecil, menengah, ibaratnya mid high,” kata dia lagi.
David menyebutkan, pelaku UMKM kosmetik kini bisa membuat produk dengan tampilan profesional meski modalnya terbatas. “Jadi kalau misalnya budget terbatas, budget kecil itu bisa bikin kosmetik, bisa bikin skincare. Misalnya bikin apa? Toner. Toner itu kayak botol plastik kan begini nih, yang di atas yang putih itu. Itu harganya Rp500 sudah bisa kebeli,” ucapnya.
Persaingan ketat di industri kemasan kosmetik juga mendorong produsen seperti Lisaboy untuk terus berinovasi. Menurut David, perusahaan kini menawarkan layanan tambahan dan promo menarik agar bisa menjadi pilihan utama pelanggan.
Lihat Juga :