Talenan Kayu Menghitam, Masih Aman Digunakan? Ini Penjelasan Ahli IPB
Minggu, 19 Oktober 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Hal serupa juga terjadi pada talenan plastik. Menurut Harum, goresan-goresan akibat pemakaian dapat memerangkap sisa makanan dan menjadi tempat tumbuh mikroba. Beberapa jenis kapang dapat menghasilkan pigmen ataupun spora berwarna hitam, yang menyebabkan perubahan warna pada talenan.
Ia menambahkan, mikroba yang tumbuh di dalam talenan dapat berupa mikroba patogen atau mikroba pembusuk. Jenis mikroba tersebut sulit diidentifikasi tanpa analisis laboratorium, namun risikonya tidak bisa diabaikan.
Baca juga: 6 Peralatan Dapur dari Kayu Dadalala Ini Bisa Lebih Awet Loh!
“Jika mikroba patogen, misalnya Salmonella, E. coli, atau Listeria monocytogenes, tumbuh di talenan dan mencemari makanan, maka berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari yang sifatnya jangka pendek seperti diare maupun jangka panjang akibat akumulasi mikotoksin,” jelas Harum.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar talenan selalu dijaga tetap bersih dan kering. Setelah digunakan, talenan sebaiknya langsung dicuci dengan air sabun dan air panas, lalu dikeringkan. Proses sanitasi dengan disinfektan seperti klorin juga dapat dilakukan secara berkala.
Ia menambahkan, mikroba yang tumbuh di dalam talenan dapat berupa mikroba patogen atau mikroba pembusuk. Jenis mikroba tersebut sulit diidentifikasi tanpa analisis laboratorium, namun risikonya tidak bisa diabaikan.
Baca juga: 6 Peralatan Dapur dari Kayu Dadalala Ini Bisa Lebih Awet Loh!
“Jika mikroba patogen, misalnya Salmonella, E. coli, atau Listeria monocytogenes, tumbuh di talenan dan mencemari makanan, maka berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, mulai dari yang sifatnya jangka pendek seperti diare maupun jangka panjang akibat akumulasi mikotoksin,” jelas Harum.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar talenan selalu dijaga tetap bersih dan kering. Setelah digunakan, talenan sebaiknya langsung dicuci dengan air sabun dan air panas, lalu dikeringkan. Proses sanitasi dengan disinfektan seperti klorin juga dapat dilakukan secara berkala.
Lihat Juga :